KORANHeadline.com, KENDARI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kendari pada ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Electrical and Computer Competition (ELCCO) 2026 yang diselenggarakan di Fakultas Teknik, Universitas Udayana, Bali, pada 10–12 April 2026.
Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, SMAN 1 Kendari berhasil meraih Gold 3 Nasional (juara 3) dan Bronze 2 Nasional, setelah dua tim yang dikirimkan sukses menembus babak final 10 besar dari peserta seluruh Indonesia.
Tim peraih Gold 3 Nasional terdiri dari: Akhdan Zhafif (XI.A1), Jeremy Leonardo Gulla (XI.A1), La Ode Muhammad Rezvan Aysel (XI.A1).
Sementara tim peraih Bronze 2 Nasional adalah Bima Sutaprawira (XI.A1), Clarisa Michelle Pongliling (XI.G3), Shavana Mujahidah Deseree (XI.B1).
Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan para guru pendamping, yakni Zulfaidil, S.Pd., Gr., M.Si., Wa Ode Tuti Asndari, S.Si., Gr., Achmad Aswal, S.Pd., M.Si., serta Salis Rahmania, S.Pd., Gr.
Kepala SMAN 1 Kendari, Ruslan, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa pihak sekolah mengirim dua tim dalam ajang tersebut dan keduanya berhasil lolos seleksi tahap awal hingga masuk 10 besar nasional.
“Alhamdulillah, dua tim dari SMAN 1 Kendari berhasil masuk final 10 besar dan keduanya meraih prestasi. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pembinaan intensif guru kepada siswa. Menurutnya, prestasi akademik seperti karya tulis ilmiah menjadi fokus utama dalam pengembangan sekolah ke depan.
“Kami terus mendorong siswa untuk berprestasi di bidang akademik. Ini menjadi modal penting untuk mewujudkan sekolah unggul dengan menghadirkan kelas-kelas berprestasi,” tambahnya.
Ruslan juga menegaskan bahwa setiap siswa berprestasi di SMAN 1 Kendari mendapatkan pendampingan langsung dari guru.
“Tidak ada siswa berprestasi tanpa bimbingan. Semua diarahkan dan dibina oleh guru agar potensi mereka berkembang maksimal,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu anggota tim peraih Gold 3, Akhdan Zhafif, mengungkapkan bahwa sebelum masuk babak final, peserta harus melalui seleksi full paper.
“Dari SMAN 1 Kendari kami mengirim dua tim dan keduanya lolos. Saat final, semua peserta 10 besar sudah dipastikan mendapatkan juara. Tim kami meraih Gold 3 atau juara 3, sedangkan tim lainnya mendapatkan Bronze 2,” jelasnya.
Ia menambahkan, kompetisi tersebut berfokus pada karya tulis ilmiah di bidang teknik dan komputer, yang menuntut kemampuan riset, analisis, serta presentasi ilmiah.
Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi SMAN 1 Kendari sebagai salah satu sekolah unggulan di Sulawesi Tenggara, khususnya dalam bidang akademik dan karya ilmiah. (red)















