Advetorial

Peringati Hari Bakti PU, Kadis Cipta Karya Sultra Tekankan Sinkronisasi Program Nasional dan Daerah ke Jajaran

361
×

Peringati Hari Bakti PU, Kadis Cipta Karya Sultra Tekankan Sinkronisasi Program Nasional dan Daerah ke Jajaran

Sebarkan artikel ini
Kadis Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra Martin Effendi Patulak bersama Kadis SDA dan Bina Marga, Pahri Yamsul saat memperingati Hari Bhakti PU.

KORANHeadline.com, KENDARI – Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra kompak memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke 79 tahun 2024.

Kegiatan yang berlangsung di pelataran Dinas Cipta Karya tersebut dibuka secara langsung oleh Kadis Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang, Dr. Ir. Martin Effendi Patulak, M.Si bersama Kadis SDA dan Bina Marga, Dr. Ir. Pahri Yamsul, M.Si yang ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng, Selasa (3/12/2024).

Kebersamaan Kadis Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra Martin Effendi Patulak bersama Kadis SDA dan Bina Marga, Pahri Yamsul saat memperingati Hari Bakti PU.

Pegawai kedua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sultra ini terlihat antusias mengikuti pembukaan tersebut. Suasana makin meriah saat salah satu pegawai Dinas SDA dan Bina Marga mendapatkan hadiah motor dinas karena dinilai menjadi abdi negara yang rajin dan disiplin oleh atasannya.

Kepada media, Kadis Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Martin Effendi Patulak mengungkapkan bahwa peringatan Hari Bakti PU menjadi agenda tahunan seluruh dinas yang berada dibawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pegawai Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra dan Dinas SDA dan Bina Marga Sultra antusias mengikuti kegiatan.

“Olehnya itu hari ini kita merayakannya bersama Dinas SDA dan Bina Marga. Kita berharap dengan bertambahnya usia Dinas PU semakin memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya pembangunan infrastruktur di Sultra,” ujar Martin.

Dikesempatan baik ini, mantan Kepala Dinas Sosial juga tak lupa menekankan kepada jajaran terkait sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah sehingga outputnya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama penyediaan fasilitas air bersih dan fasilitas sanitasi.

Baca Juga :  Panggung Demokrasi, KPU Sultra Bersama Masyarakat Diskusi Soal Pilkada

“Khusus kami di dinas cipta karya, seperti yang di programkan Bapak Presiden tentang penyediaan sanitasi yang layak bagi seluruh masyarakat, ini juga mendukung program stunting. Termasuk penyediaan air minum (fasilitas air bersih, red) bagi masyarakat karena ini kebutuhan dasar jadi diperlukan untuk segera disinkronkan antara pusat, provinsi dan kabupaten kota,” terang Martin.

Ketua Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Sultra periode 2023-2028 memastikan, pihaknya selalu melakukan rapat koordinasi guna menyamakan persepsi program-program yang akan dijalankan, terutama di tahun 2025 mendatang.



Pegawai Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra dan Dinas SDA dan Bina Marga Sultra antusias mengikuti kegiatan.

“Kita selalu melakukan rapat koordinasi setiap awal tahun untuk menyamakan persepsi program-program yang akan kita jalankan di Sulawesi Tenggara,” ungkap orang nomor satu di Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra tersebut.

Diketahui, program penyediaan fasilitas air bersih dan sanitasi telah dijalankan Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang tahun ini. Artinya program ini memang menjadi prioritas bukan hanya pemerintah pusat tetapi juga pemerintah daerah.

Salah satu fasilitas sanitasi yang dibangun Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra.

Pembangunan fasilitas sanitasi dan air bersih bagi masyarakat dinilai sangat perlu guna mencegah stunting di lingkungan keluarga. Apalagi penanganan stunting ini menjadi program prioritas pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

Belum lama ini, kepada media, Martin mengungkapkan bahwa pembangunan sarana fasilitas sanitasi dan fasilitas air bersih memang merupakan tugas Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang.

“Ini program prioritas pemerintah provinsi dan selalu menjadi evaluasi bagi dinas kami untuk kinerja kami selama satu tahun. Pertama minimal kita bisa mensupport kabupaten kota dalam menyediakan air besih dan sanitasi,” bebernya

Baca Juga :  Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Dorong Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Sultra

Menurutnya, penyediaan air bersih dan sanitasi memang menjadi syarat wajib bagi Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang agar masyarakat memiliki akses yang nyaman dan tersedia.

“Apa efeknya kalau tidak dilaksanakan, maka kita tidak akan menunjang program stunting, karena salah satu penyebab stunting adalah lingkungan yang tidak sehat. Artinya mengkonsumsi air yang tidak higienis bisa menimbulkan penyakit sehingga anak-anak kita tidak bisa tumbuh dengan baik,” ungkap Martin.

Dirinya berharap program sanitasi dan air bersih bisa dituntaskan sehingga anak-anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Dirinya pun mengajak pemerintah kabupaten kota ikut ambil bagian dalam penyediaan fasilitas ini.

“Kami berharap ini bisa tuntas 100 persen. Jadi perlahan kita support, tugas ini bukan tugas dinas cipta karja saja. Cipta karya pusat juga, kabupaten kota juga sama, punya tugas untuk penyediaan fasilitas sarana prasana,” papar Martin kepada media.

Terpisah, Kabid Cipta Karya Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, La Liusu, S.T, M.P.W.K, menambahkan bahwa pembangunan fasilitas air bersih tahun ini menyasar sejumlah kabupaten di Bumi Anoa (sebutan untuk Sultra).

“Untuk pembangunan sumur bor itu kita berada di empat kabupaten yaitu Kabupaten Muna 16 titik, Muna Barat 7 titik, Konawe Kepulauan 10 titik dan Kota Kendari 30 titik. Kota Kendari ini paling banyak,” terangnya.

Baca Juga :  Jasa Raharja Sampaikan Komitmen Dukung Upaya Strategis Seluruh Stakeholder Hadapi Nataru

Senada dengan Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, dirinya menyebut penyediaan fasilitas sanitasi dan air bersih sangat penting bagi masyarakat agar dapat menikmati air bersih yang layak.

“Pembangunan fasilitas ini agar masyarakat bisa menikmati air bersih yang layak supaya hidup sehat. Ini juga bagian dari upaya mencegah stunting, kalau airnya bersih dan sehat, saya kira pertumbuhan masyarakat juga sehat,” paparnya.

La Liusu mengungkapkan bahwa program ini juga masuk dalam program Standar Pelayanan Minimal atau SPM yang ada di Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra.

“Ini program SPM kami karena memang program pemerintah pusat juga, karena memang program utama kami,” ungkapnya lagi.

Selain itu, sambung La Liusu pihaknya juga menjalankan program sanitasi aman. Program ini dilaksanakan agar masyarakat bisa menerapkan Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS), terutama tidak Buang Air Sembarangan (BAB).

“Program ini kita kerjasamakan dengan Dinas Kesehatan Sultra, agar kita mengetahui titik-titik mana yang akan dibantu pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus),” ulasnya.

Seperti yang diungkapkan kepala dinas, lanjutnya, penanganan stunting menjadi perhatian serius pemerintah. “Ini menjadi perhatian pemerintah, ini urgen juga, kami sudah bersurat juga ke pemprov untuk penanganan stunting,” tutup La Liusu. (ADV)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
content-1701

cuaca 638000116

cuaca 638000117

cuaca 638000118

cuaca 638000119

cuaca 638000120

cuaca 638000121

cuaca 638000122

cuaca 638000123

cuaca 638000124

cuaca 638000125

cuaca 638000126

cuaca 638000127

cuaca 638000128

cuaca 638000129

cuaca 638000130

cuaca 638000131

cuaca 638000132

cuaca 638000133

cuaca 638000134

cuaca 638000135

cuaca 638000136

cuaca 638000137

cuaca 638000138

cuaca 638000139

cuaca 638000140

cuaca 638000141

cuaca 638000142

cuaca 638000143

cuaca 638000144

cuaca 638000145

cuaca 638000146

cuaca 638000147

cuaca 638000148

cuaca 638000149

cuaca 638000150

cuaca 638000151

cuaca 638000152

cuaca 638000153

cuaca 638000154

cuaca 638000155

cuaca 638000156

cuaca 638000157

cuaca 638000158

cuaca 638000159

cuaca 638000160

cuaca 638000161

cuaca 638000162

cuaca 638000163

cuaca 638000164

cuaca 638000165

cuaca 638000166

cuaca 638000167

cuaca 638000168

cuaca 638000169

cuaca 638000170

cuaca 638000171

cuaca 638000172

cuaca 638000173

cuaca 638000174

cuaca 638000175

article 999990116

article 999990117

article 999990118

article 999990119

article 999990120

article 999990121

article 999990122

article 999990123

article 999990124

article 999990125

article 999990126

article 999990127

article 999990128

article 999990129

article 999990130

article 999990131

article 999990132

article 999990133

article 999990134

article 999990135

article 999990136

article 999990137

article 999990138

article 999990139

article 999990140

article 999990141

article 999990142

article 999990143

article 999990144

article 999990145

psda 438000111

psda 438000112

psda 438000113

psda 438000114

psda 438000115

psda 438000116

psda 438000117

psda 438000118

psda 438000119

psda 438000120

psda 438000121

psda 438000122

psda 438000123

psda 438000124

psda 438000125

psda 438000126

psda 438000127

psda 438000128

psda 438000129

psda 438000130

psda 438000131

psda 438000132

psda 438000133

psda 438000134

psda 438000135

psda 438000136

psda 438000137

psda 438000138

psda 438000139

psda 438000140

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 898100161

article 898100162

article 898100163

article 898100164

article 898100165

article 898100166

article 898100167

article 898100168

article 898100169

article 898100170

article 898100171

article 898100172

article 898100173

article 898100174

article 898100175

content-1701