Daerah

Dorong Produksi Pertanian, Pemprov Sultra Bagikan Benih Mandiri Berkualitas ke Petani Konawe

3085
×

Dorong Produksi Pertanian, Pemprov Sultra Bagikan Benih Mandiri Berkualitas ke Petani Konawe

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka bersama Kadis Tanaman Pangan Sultra, Prof Taufik saat pembagian benih.

KORANHeadline.com, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan terus memperkuat program benih mandiri sebagai upaya strategis dalam mendukung peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan petani.

Komitmen tersebut ditandai dengan panen perdana hasil perbanyakan benih padi serta pembagian benih padi gratis “Sanggoleo Sultra” kepada kelompok tani, yang dilaksanakan di Wawotobi, Kabupaten Konawe, Selasa (20/1/2026).

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa program benih mandiri tidak hanya bertujuan menyediakan benih bagi petani, tetapi juga membangun ekosistem perbenihan yang kuat, berkelanjutan, berdaya tahan dan berpihak kepada petani.

Baca Juga :  LPS Gandeng Media Dorong Pengembangan Literasi Keuangan Masyarakat Sultra

“Program benih mandiri ini bukan sekadar menghasilkan benih, tetapi merupakan upaya strategis untuk membangun ekosistem benih yang kuat, berkelanjutan, berdaya tahan, dan berpihak kepada petani,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Sultra melalui UPTD Balai Perbanyakan Benih Tanaman Pangan, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara, menjaga kemurnian serta kualitas genetik benih padi yang dikembangkan. Benih tersebut kemudian diperbanyak oleh para penangkar benih yang telah dibina secara berkelanjutan.

Untuk menjamin mutu benih dan meningkatkan kepercayaan petani, seluruh proses perbenihan dikawal dan diawasi secara ketat oleh UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan (BPSTP).

Baca Juga :  Kejati Sultra dan BPVP Kendari Jalin Kerjasama Intensif untuk Pemberdayaan Pelaku Tindak Pidana Pasca Penyelesaian Perkara

“Pengawasan yang profesional dan berlanjutan dilakukan untuk memastikan benih yang sampai ke tangan petani adalah benih padi yang bermutu dan bersertifikat,” tegasnya.

Melalui mekanisme ini, Gubernur Sultra berharap petani tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh benih padi unggul yang sesuai dengan karakteristik lahan dan agroekosistem setempat.

“Dengan benih unggul, kita berharap semoga dapt meningkatkan produksi dan produktivitas padi di Sulawesi Tenggara, sehingga nantinya dapat meningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani, sekaligus dapat menumbuhkan perekonomian daerah,” kata Gubernur.

Baca Juga :  Dirut PDAM Bangun Silaturahmi ke Kejari Kendari, Sampaikan Permasalahan dan Capaian Tiga Bulan Kepemimpinan

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sultra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan program benih mandiri, khususnya Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara, para penangkar benih, penyuluh pertanian, serta kelompok tani.

Gubernur berharap panen perdana ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi serta memperluas jangkauan program benih mandiri ke seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

“Semoga kegiatan yang kita laksanakan ini dapat meningkatan kesejahteraan petani dan mendukung tercapainya swasembada pangan untuk kemandirian serta ketahanan pangan daerah dan nasional,” pungkasnya. (red/id)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *