Advetorial

Atasi Kebutuhan Air Bersih, Dinas Cipta Karya Sultra Bangun 30 Sumur Bor di Kota Kendari

515
×

Atasi Kebutuhan Air Bersih, Dinas Cipta Karya Sultra Bangun 30 Sumur Bor di Kota Kendari

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Martin Efendi Patulak.

KORANHeadline.com, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang tengah menjalankan program pembangunan sumur bor bagi masyarakat.

Upaya ini merupakan bagian dari kepedulian dan perhatian pemerintah provinsi terhadap pemenuhan air bersih yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan Sumur Bor di salah satu Kecamatan Kota Kendari.

Terbaru, dibawah komando Martin Efendi Patulak sebagai Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra menjalankan program pembangunan sumur bor 30 titik yang tersebar di ibu kota Sulawesj Tenggara, Kota Kendari.

Martin Efendi Patulak mengungkapkan bahwa program pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk respons pemerintah provinsi terhadap kebutuhan masyarakat Kota Kendari akan sumber air bersih yang memadai.

Bantuan sumur bor di Kecamatan Puuwatu.

“Kami memahami bahwa ketersediaan air bersih adalah hal yang sangat vital. Oleh karena itu, kami melakukan survei dan menetapkan titik-titik pembangunan sumur bor di beberapa lokasi yang dinilai paling membutuhkan,” ungkap Martin, baru-baru ini.

ASN yang pernah menjabat Kadis Sosial menyebut program ini telah dimulai pada awal 2024 dan kini sebagian besar titik telah rampung dikerjakan.

Berdasarkan data, Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, saat ini tercatat sekitar 80 persen dari total 30 titik sumur bor telah selesai dibangun dan sudah termanfaatkan oleh masyarakat.

Adapun lokasi titik-titik pembangunan sumur bor tersebar di beberapa kecamatan di Kota Kendari, khususnya di wilayah yang teridentifikasi mengalami kekurangan pasokan air bersih.



Bantuan sumur bor di Kecamatan Kendari Barat.

Pembangunan sumur bor ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung agar masyarakat dapat mengakses air dengan cepat dan mudah.

Baca Juga :  Dinsos Mulai Dirikan Dapur Umum dan Penyaluran Makanan Siap Saji di Lokasi Banjir

Fasilitas tersebut meliputi pompa air, jaringan pipa distribusi, serta tempat penampungan air yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing titik. Infrastruktur yang dibangun ini dirancang agar mampu bertahan dalam jangka waktu panjang dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Bantuan sumur.bor lengkap dengan fasilitas pendukung seperti tandon dan tower.

Guna memaksimalkan program ini, Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, termasuk melibatkan tokoh masyarakat setempat untuk memastikan kelancaran program ini.

Bahkan, untuk pemaksimalan program ini dinas mengerahkan tim teknis di lapangan untuk mengawasi proses pembangunan sumur bor, sehingga hasilnya sesuai dengan standar yang ditetapkan dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

“Pembangunan sumur bor ini sangat penting, apalagi di beberapa wilayah di Kota Kendari yang sering mengalami kekeringan atau pasokan air yang terbatas. Kami berharap dengan adanya sumur bor ini, kebutuhan air bersih masyarakat bisa tercukupi, terutama saat musim kemarau,” terang Martin Efendi.

Kendati, sebagian besar titik pembangunan telah selesai, pihak dinas masih terus bekerja keras menyelesaikan sisanya agar seluruh titik bisa rampung pada akhir 2024.

Adapun, kendala utama yang dihadapi dalam pembangunan sumur bor ini antara lain kondisi geologi yang berbeda di setiap lokasi, yang mempengaruhi kedalaman pengeboran dan waktu pengerjaan.

“Beberapa lokasi memiliki kondisi tanah yang cukup sulit sehingga memerlukan waktu lebih lama untuk pengeboran. Namun, kami optimis seluruh proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu. Kami ingin memastikan masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” pinta orang nomor satu di Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra.

Baca Juga :  Kolaborasi Indonesia - Australia Edukasi Nelayan Sultra Tekan Illegal Fishing di Perbatasan

Selain menghadapi tantangan teknis, tim di lapangan juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan memelihara sumur bor ini. Dengan begitu, sumur yang sudah dibangun dapat terus berfungsi dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga sekitar.

Rupanya program pembangunan sumur bor ini mendapat respons positif dari masyarakat Kota Kendari. Warga setempat merasa terbantu dengan adanya sumber air baru ini, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah yang mengalami keterbatasan akses air bersih.

Salah satu warga, Andi, yang tinggal di Kecamatan Kendari Barat, menyatakan bahwa sebelumnya mereka harus membeli air bersih atau bergantung pada pasokan air yang tidak selalu lancar. Dengan adanya sumur bor ini, dia berharap kebutuhan air bersih dapat terpenuhi dengan lebih mudah.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya sumur bor ini, karena sangat membantu kami. Sebelumnya kami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau. Sekarang, kami bisa langsung mendapatkan air dari sumur yang dibangun pemerintah ini,” ungkap Andi.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat karena akses terhadap air bersih menjadi lebih mudah. Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat menjaga fasilitas ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Kepala DPMPTSP Sultra Apresiasi Fashion Show Busana Tenun dan Pemeran Kerajinan Dekranasda

Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur dasar.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, La Liusu menambahkan bahwa program serupa akan terus dikembangkan di wilayah lain di provinsi ini yang juga membutuhkan akses air bersih.

“Kami akan terus berupaya mencari solusi terbaik untuk masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Program pembangunan sumur bor ini merupakan langkah awal dan ke depannya kami akan mempertimbangkan opsi lain seperti peningkatan sistem jaringan air bersih di seluruh wilayah provinsi,” ujar La Liusu.

Dengan rampungnya sebagian besar proyek ini, Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra berharap masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik dan ikut menjaga keberlangsungan fasilitas yang telah dibangun.

Sebagai bentuk responsif, La Liusu mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika ada kendala atau kerusakan pada fasilitas agar segera ditangani oleh dinas.

Dirinya berharap, akses air bersih di Kota Kendari dan sekitarnya akan semakin merata, serta kualitas hidup masyarakat dapat meningkat seiring dengan tersedianya infrastruktur dasar yang memadai.

Program ini juga menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain dalam rangka penyediaan layanan dasar yang esensial bagi masyarakat. (ADV)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
content-1701

cuaca 638000116

cuaca 638000117

cuaca 638000118

cuaca 638000119

cuaca 638000120

cuaca 638000121

cuaca 638000122

cuaca 638000123

cuaca 638000124

cuaca 638000125

cuaca 638000126

cuaca 638000127

cuaca 638000128

cuaca 638000129

cuaca 638000130

cuaca 638000131

cuaca 638000132

cuaca 638000133

cuaca 638000134

cuaca 638000135

cuaca 638000136

cuaca 638000137

cuaca 638000138

cuaca 638000139

cuaca 638000140

cuaca 638000141

cuaca 638000142

cuaca 638000143

cuaca 638000144

cuaca 638000145

cuaca 638000146

cuaca 638000147

cuaca 638000148

cuaca 638000149

cuaca 638000150

cuaca 638000151

cuaca 638000152

cuaca 638000153

cuaca 638000154

cuaca 638000155

cuaca 638000156

cuaca 638000157

cuaca 638000158

cuaca 638000159

cuaca 638000160

cuaca 638000161

cuaca 638000162

cuaca 638000163

cuaca 638000164

cuaca 638000165

cuaca 638000166

cuaca 638000167

cuaca 638000168

cuaca 638000169

cuaca 638000170

cuaca 638000171

cuaca 638000172

cuaca 638000173

cuaca 638000174

cuaca 638000175

article 999990116

article 999990117

article 999990118

article 999990119

article 999990120

article 999990121

article 999990122

article 999990123

article 999990124

article 999990125

article 999990126

article 999990127

article 999990128

article 999990129

article 999990130

article 999990131

article 999990132

article 999990133

article 999990134

article 999990135

article 999990136

article 999990137

article 999990138

article 999990139

article 999990140

article 999990141

article 999990142

article 999990143

article 999990144

article 999990145

psda 438000111

psda 438000112

psda 438000113

psda 438000114

psda 438000115

psda 438000116

psda 438000117

psda 438000118

psda 438000119

psda 438000120

psda 438000121

psda 438000122

psda 438000123

psda 438000124

psda 438000125

psda 438000126

psda 438000127

psda 438000128

psda 438000129

psda 438000130

psda 438000131

psda 438000132

psda 438000133

psda 438000134

psda 438000135

psda 438000136

psda 438000137

psda 438000138

psda 438000139

psda 438000140

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 898100161

article 898100162

article 898100163

article 898100164

article 898100165

article 898100166

article 898100167

article 898100168

article 898100169

article 898100170

article 898100171

article 898100172

article 898100173

article 898100174

article 898100175

content-1701