Daerah

Wujud Kepedulian, PT TIS Salurkan 2,5 Ton Beras ke Warga Desa Bangun Jaya Konawe Selatan

2639
×

Wujud Kepedulian, PT TIS Salurkan 2,5 Ton Beras ke Warga Desa Bangun Jaya Konawe Selatan

Sebarkan artikel ini
Direktur PT TIS Wa Ode Suliana saat menyerahkan bantuan beras ke masyarakat.

KORANHeadline.com, KONSEL – Sebagai bentuk komitmen sosial atas kehadirannya di wilayah Desa Bangun Jaya, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan, PT Tambang Indonesia Sejahtera (TIS) menyalurkan bantuan beras sebanyak 2,5 ton kepada masyarakat setempat. Masing-masing kepala keluarga mendapatkan 2 karung beras berukuran 5 kilogram.

Aksi sosial ini diserahkan secara langsung Direktur Utama PT TIS La Ode Kais didampingi Direktur Wa Ode Suliana beserta jajaran manajemen perusahaan dan disaksikan langsung oleh mitra strategis perusahaan di halaman Basecamp Perusahaan di Desa Bangun Jaya, Selasa (23/9/2025).

Pemberian bantuan beras ini mendapat respon positif dari pemerintah Kabupaten Konawe Selatan yang dihadiri dan disaksikan oleh Camat Lainea beserta perangkatnya.

Selain sebagai bentuk komitmen sosial perusahaan, pembagian beras ini juga dilakukan perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan pemerintah pusat yang digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Masyarakat desa mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya kepada perusahaan PT TIS atas bantuan yang diberikan ini. Mereka menilai meskipun jumlah bantuan yang diterima tidak banyak jumlahnya tapi bisa meringankan beban ekomomi keluarga.

“Saya sangat berterimakasih kepada perusahaan ini (PT TIS, red) atas pemberian beras secara gratis ini karena bisa sedikit meringankan perekonomian kami. Perusahaan ini sangat menguntungkan kami sebagai masyarakat kecil,” ucap Wa Ode Novianti, salah satu warga penerima manfaat beras yang bermukim di dusun IV Desa Bangun Jaya.

Baca Juga :  PLN UP3 Kendari dan Polda Sultra Perkuat Sinergitas: Dorong Peningkatan Layanan Kelistrikan

Novianti mengaku, bukan kali pertama ia menerima bantuan beras dari perusahaan ini. Tapi ini memiliki kali keempat sejak kehadiran perusahaan ini di desa. Di sisi lain, kehadiran perusahaan ini juga dianggap bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat. Sudah ada beberapa orang masyarakat desa yang dipekerjakan oleh perusahaan.

“Kehadiran perusahaan di sini sangat menguntungkan bagi kami masyarakat, terutama kami bisa dapat pekerjaan di sini tidak ada yang merugikan kami, tapi malahan banyak bantuan dan manfaat kami terima,” ungkapnya kepada media.

Dalam kegiatan pembagian beras ini, PT TIS menyiapkan sebanyak 2,5 ton beras yang sudah dikemas dalam karung sebanyak 500 karung dengan ukuran 5 kilogram. Beras dibagikan kepada 195 orang kepala keluarga dari Desa Bangun Jaya, masing-masing 10 kilogram (dua karung), selebihnya dibagikan kepada masyarakat dari Desa Lakarama dan Wangkolabu Pulau Towea, Kecamatan Towea, Kabupaten Muna, yang memiliki lahan perkebunan di Desa Bangun Jaya dan ada di sekitar area penambangan perusahaan.

“Bantuan beras dari PT TIS ini sangat membantu kami masyarakat kecil di sini. Maka dari itu, sangat-sangat berterima kasih sekali dengan perusahaan bisa membantu kami. Sudah empat kali kami terima bantuan beras dari PT TIS ini,” terang Wa Salfina, warga dusun I Desa Bangun Jaya.

Sementara itu, Direktur Utama PT TIS, La Ode Kais, menjelaskan bakti sosial kepada masyarakat ini merupakan kewajiban perusahaan meskipun saat ini belum sepenuhnya melakukan aktivitas. Tapi kepentingan masyarakat adalah hal yang utama bagi perusahaan.

Baca Juga :  Bantu UMKM Melek Pajak, Mahasiswa STIE Enam Enam Kendari Turun Tangan Berikan Edukasi

“Perusahaan ini lahir dari masyarakat Desa Bangun Jaya jadi kepentingan masyarakat adalah yang utama. Apalagi saya sebagai putra daerah asli di sini, sehingga sudah sepatutnya memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan dan kepentingan masyarakat di sini, masyarakat bisa tumbuh sejahtera dan desa kita ini maju,” ujarnya, usai menyerahkan bantuan beras ini.

Ia menuturkan, ke depan jika perusahaan ini bisa melakukan operasional sepenuhnya, tidak menutup kemungkinan perusahaan bisa memberikan bantuan-bantuan lain, baik dari segi infrastruktur di desa maupun pengembangan sumber daya manusia di wilayah setempat maupun sekitarnya.

“Jika pada saatnya nanti perusahaan sudah bisa berjalan dengan baik, saya sudah komitmen dengan masyarakat bahwa yang menjadi hak dan pendapatan akan saya berbagi dengan masyarakat khususnya di Desa Bangun Jaya ini dan desa sekitarnya. Apalagi saya merupakan putra dapat asli di sini,” tutur La Ode Kais.

Sebagaimana arahan dari pemerintah, perusahaan juga berkomitmen untuk membangun persatuan dan kesatuan masyarakat, budaya gotong royong, serta ketertiban. Di sisi lain, PT TIS berkomitmen bagaimana bisa memberikan dukungan dan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat. Termasuk seperti pembagian beras ini.

“Selain program pembagian beras seperti ini, ke depan kalau perusahaan sudah beraktivitas sepenuhnya, kami akan mencoba bersinergi berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui dana CSR, supaya bisa mengenai atau berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tegas Kais.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Wilayah IX Ajak Insan Media Sukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional

Untuk itu, ia memohon doa dan dukungan mas setempat agar perusahaan ini bisa beroperasi dengan baik dan lancar tidak ada hambatannya, sehingga bisa dinikmati bersama-sama dengan masyarakat pula hasilnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wa Ode Suliana selaku Direktur PT TIS, menyatakan bahwa bakti sosial berbagi dengan masyarakat Desa Bangun Jaya sudah menjadi agenda terencana dari perusahaan setiap triwulan. Ini merupakan triwulan ke tiga pada tahun 2025 ini.

“Merupakan suatu kesyukuran hari ini kami bisa turun dan berbagi langsung kepada masyarakat. Ini kesempatan kami juga untuk bersilaturahmi dengan masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai pelaku investasi, lanjut dia, manajemen perusahaan akan selalu berkomitmen untuk bisa berkontribusi kepada masyarakat, sesuai kemampuan. Oleh itu, dukungan dan doa masyarakat sangat berarti dalam kegiatan perusahaan agar bisa beroperasional dengan lancar dan aman.

“InsyaAllah kami tidak bisa menjanjikan banyak hal, tetapi dimana Pak Direktur Utama saat ini sebagai putra daerah asli di Desa Bangun Jaya ini pasti memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi. Ruang-ruang komunikasi terkait kebutuhan tentu lebih cepat untuk diserap dan ditindaklanjuti,” pungkas Suliana. (red/ID)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *