KORANHeadline.com, KENDARI – Dinas Sosial Kota Kendari mengambil langkah konkret bersama Baznas Kota Kendari dalam penanganan pemulangan tahap kedua dari 11 orang Anjal Punk ke daerah asalnya, yang selama ini nberaktivitas di setiap perempatan jalan raya dalam Kota Kendari.
Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Rukmana, S.Sos., M.M., sebagai bagian dari upaya penanganan sosial yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Program pemulangan ini tidak hanya bertujuan untuk menertibkan keberadaan anjal di wilayah Kota Kendari, tetapi juga untuk mengembalikan mereka ke lingkungan keluarga atau daerah asal yang diharapkan dapat menjadi ruang pembinaan yang lebih tepat.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa penanganan masalah sosial tidak cukup hanya dengan penertiban di lapangan, tetapi perlu diikuti dengan solusi jangka panjang yang menyentuh akar persoalan.
Dalam pelaksanaannya, pembiayaan pemulangan dilakukan melalui kerja sama dengan Baznas Kota Kendari. Sinergi ini mencerminkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam menangani persoalan sosial, khususnya yang berkaitan dengan kelompok rentan.
Langkah ini diharapkan mampu mengurangi jumlah anak jalanan di Kota Kendari sekaligus memberikan kesempatan bagi mereka untuk memulai kembali kehidupan yang lebih layak di daerah asalnya, dengan dukungan keluarga dan lingkungan yang lebih kondusif. (red)















