KORANHeadline.com, KENDARI – Menjelang puncak peringatan Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Nasional yang berlangsung sejak 12 Januari hingga 12 Februari, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kendari menggelar ajang bergengsi “Yantek Competition”.
Kegiatan yang dipusatkan di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Wuawua ini diikuti oleh perwakilan petugas Pelayanan Teknik (Yantek) dari berbagai wilayah kerja PLN UP3 Kendari, Selasa (10/2).
Manager PLN UP3 Kendari, Hery Supriadi, menjelaskan bahwa kompetisi ini bertujuan untuk menguji kembali kemahiran teknis para petugas yang setiap harinya berinteraksi langsung dengan gangguan kelistrikan di rumah pelanggan.
Lokasi ULP Wuawua dipilih karena memiliki fasilitas instalasi yang lengkap untuk simulasi, mulai dari Gardu, Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), hingga Jaringan Tegangan Rendah (JTR).
”Kita panggil teman-teman yang biasa bekerja di lapangan untuk dilihat kembali skillnya. Apa yang mereka lakukan saat bekerja sehari-hari, kita nilai di sini. Hasilnya nanti akan menjadi bahan evaluasi agar pelayanan ke depan semakin baik,” ujar Hery.
Menariknya, penilaian dalam lomba ini tidak hanya fokus pada aspek teknis. Petugas juga diuji dalam hal standar pelayanan pelanggan atau yang dikenal dengan istilah PS4 dan SMS (Senyum, Sapa, Salam).
Penampilan dan keramah-tamahan menjadi poin krusial mengingat petugas Yantek adalah garda terdepan PLN saat menindaklanjuti keluhan pelanggan melalui aplikasi PLN Mobile.
Selain skill dan keramahan, faktor K3 menjadi harga mati dalam penilaian. Hery menekankan bahwa pekerjaan di bidang kelistrikan memiliki risiko tinggi karena berhadapan dengan energi yang “tidak terlihat”.
”Keselamatan jiwa itu yang paling utama. Jangan sampai ada kecerobohan yang berakibat buruk bagi petugas maupun masyarakat saat bekerja. Melalui lomba ini, kita tanamkan kembali kedisiplinan terhadap prosedur keselamatan,” tegasnya.
Peserta kompetisi ini mencakup seluruh wilayah kerja PLN UP3 Kendari, di antaranya tim dari ULP Wuawua, ULP Benua-Benua, ULP Unaaha, ULP Kolaka, ULP Bombana, ULP Kolaka Utara, hingga ULP Konawe Selatan.
Dengan adanya kompetisi ini, diharapkan seluruh petugas tetap sigap, teknis terjaga, namun tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dalam melayani pelanggan. (red/ID)















