KORANHeadline.com, KENDARI – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri bersama Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara melakukan peninjauan langsung ke lokasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Kecamatan Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan, sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas pertambangan yang berada di dekat kawasan permukiman warga.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Moh. Irhamni guna memastikan kondisi di lapangan serta mengumpulkan informasi terkait laporan yang disampaikan masyarakat.
Menanggapi kunjungan tersebut, General Manager PT WIN, Nuriman, menegaskan bahwa lokasi yang diperiksa aparat kepolisian bukan merupakan area penambangan nikel, melainkan kawasan yang digunakan perusahaan untuk membantu penyediaan sumber air bersih bagi masyarakat setempat.
“Dari awal lokasi ini memang bukan lokasi penambangan. Jika dilihat dari materialnya, tidak terdapat kandungan nikel karena material yang ada berupa semen, batu pasir, dan lempung. Jadi sejak awal tujuan kegiatan di sini adalah membantu warga menyediakan sumber air bersih serta mengurangi potensi banjir,” ujar Nuriman kepada media, Sabtu (30/5).
Menurutnya, keputusan Mabes Polri untuk memberlakukan status quo terhadap lokasi tersebut tidak menjadi persoalan bagi perusahaan karena area yang dimaksud tidak digunakan untuk aktivitas penambangan.
“Karena memang kami tidak melakukan kegiatan penambangan di sini. Yang ada adalah kegiatan membantu masyarakat sesuai permintaan warga untuk menyediakan sumber air bersih dan meratakan lahan yang akan digunakan untuk pemukiman,” tegasnya.
Nuriman juga menjelaskan bahwa lubang yang sempat menjadi perhatian publik dan viral di media sosial merupakan bagian dari pembangunan sumber air bersih untuk masyarakat.
“Lubang yang sempat viral itu sebenarnya untuk sumber air warga. Saat ini kondisinya sudah dipasangi cincin sumur, ditimbun, dan telah menjadi sumur yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Sejak awal niat kami memang untuk membantu warga,” tambahnya.
Kunjungan aparat kepolisian tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait kondisi sebenarnya di lapangan sekaligus menjawab berbagai laporan dan informasi yang berkembang di tengah masyarakat. (red)












