Daerah

Menteri PKP Maruarar Sirait Luncurkan Program Bedah Rumah di Kendari: 548 Unit Siap Dikerja

594
×

Menteri PKP Maruarar Sirait Luncurkan Program Bedah Rumah di Kendari: 548 Unit Siap Dikerja

Sebarkan artikel ini
Menteri PKP Maruarar Sirait Luncurkan Program Bedah Rumah di Kendari: 548 Unit Siap Dikerja

KORANHeadline.com, KENDARI – Kawasan pesisir Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Jumat (29/5/2026), menjadi titik dimulainya program besar bedah rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Sulawesi dan Gorontalo.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meluncurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 yang menyasar ribuan rumah tidak layak huni di kawasan Sulawesi dan Gorontalo.

Peluncuran program tersebut tidak hanya berlangsung seremonial. Dua menteri kabinet Presiden Prabowo Subianto itu turun langsung melihat kondisi rumah warga di pesisir Kota Kendari yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Mereka menyaksikan secara langsung rumah-rumah reyot yang dihuni masyarakat miskin dengan kondisi sanitasi minim hingga bangunan yang nyaris roboh.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyebut program BSPS tahun ini mengalami lonjakan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2025 hanya tersedia sekitar 1.129 unit bantuan bedah rumah di Sulawesi Tenggara, maka pada 2026 meningkat menjadi 8.973 unit.

“Kenaikannya sampai 742 persen. Ini bukti keberpihakan Presiden Prabowo kepada rakyat kecil yang membutuhkan rumah layak huni,” ujar Maruarar.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Sinergitas Bersama Pangdam XIV/Hasanuddin Jelang Ramadan dan Idulfitri

Dalam kunjungan itu, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kendari yang dinilai aktif mendukung program penanganan rumah tidak layak huni, termasuk menyiapkan rumah susun sebagai alternatif hunian sementara bagi warga.

“Saya senang sekali, Bu Wali Kota juga tadi siapkan rusun jadi warga bisa pindah. Itu artinya ada gotong royong antara pemerintah pusat dan pemerintah kota,” ujar Maruarar.

Ia juga menegaskan peningkatan tersebut tidak lepas dari dukungan DPR RI, khususnya Komisi V, yang disebut aktif memperjuangkan tambahan kuota bantuan rumah bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.



Dalam pelaksanaan BSPS tahun 2026, sebagian besar alokasi difokuskan pada wilayah pesisir sebanyak 7.238 unit. Sementara wilayah perdesaan mendapat 902 unit dan wilayah perkotaan sebanyak 833 unit.

Khusus Kota Kendari, pemerintah menyiapkan 548 unit bantuan rumah yang tersebar di 11 kecamatan. Jumlah itu meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai 121 unit.

Program BSPS menyasar masyarakat berpenghasilan rendah dengan bantuan peningkatan kualitas rumah senilai Rp20 juta per unit. Salah satu calon penerima bantuan di Kelurahan Poasia tercatat hanya memiliki penghasilan sekitar Rp1 juta per bulan.

Baca Juga :  PT Bososi Tegaskan TNI-Polri Tak Terlibat Amankan Wilayah Pertambangan di Blok Marombo Konut

Selain dihadiri langsung para pejabat pusat dan daerah, peluncuran program juga dihubungkan secara virtual dengan sejumlah kepala satuan kerja dan penerima bantuan di berbagai provinsi Sulawesi dan Gorontalo. Melalui layar video konferensi, Menteri PKP memantau langsung kesiapan pembangunan rumah di Sulawesi Utara hingga Sulawesi Selatan.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sulawesi III, Bahtiar, menjelaskan program BSPS tahun ini diproyeksikan mampu menyerap lebih dari 35 ribu tenaga kerja.

“Total tenaga kerja yang terserap sekitar 35.892 pekerja dengan dukungan tenaga pendamping teknis dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Bahtiar, tenaga pendamping memiliki peran penting mulai dari verifikasi calon penerima, penyusunan anggaran pembangunan, pengawasan kualitas bangunan, hingga memastikan proses pembangunan berjalan sesuai aturan.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai program bedah rumah menjadi bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat miskin. Ia mengaku tersentuh setelah melihat langsung kondisi rumah warga yang selama ini hidup dengan keterbatasan.

Baca Juga :  Marwan Muldidarmawan: Penguatan Tata Kelola dan Kepatuhan Jadi Kunci Jasa Raharaja Raih Penghargaan di Ajang IHCA 2025

“Kita ingin masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan pemerintah bisa merasakan kehadiran negara,” kata Tito.

Ia menegaskan program BSPS bukan sekadar pembangunan fisik rumah, tetapi bagian dari upaya mengurangi backlog perumahan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Masalah rumah tidak layak huni ini harus terus dikurangi dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Tito juga memuji langkah Menteri PKP yang turun langsung ke kawasan permukiman warga miskin. Menurutnya, tidak semua pejabat mau melihat langsung kondisi kehidupan masyarakat di lapangan.

Program BSPS sendiri menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah berharap program tersebut mampu menghadirkan lingkungan hunian yang lebih sehat, aman, dan manusiawi bagi warga di Sulawesi dan Gorontalo.

Ikut juga Wakil Menteri Dalam Negeri, Kepala BPS RI, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae beserta anggota Komisi V DPR asal Sulawesi Tenggara Ahmad Safei, Wali Kota Kendari, Wakil Wali Kota Kendari, Forkopimda dan sejumlah pejabat. (red)

 

 

 










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
content-1701

cuaca 638000116

cuaca 638000117

cuaca 638000118

cuaca 638000119

cuaca 638000120

cuaca 638000121

cuaca 638000122

cuaca 638000123

cuaca 638000124

cuaca 638000125

cuaca 638000126

cuaca 638000127

cuaca 638000128

cuaca 638000129

cuaca 638000130

cuaca 638000131

cuaca 638000132

cuaca 638000133

cuaca 638000134

cuaca 638000135

cuaca 638000136

cuaca 638000137

cuaca 638000138

cuaca 638000139

cuaca 638000140

cuaca 638000141

cuaca 638000142

cuaca 638000143

cuaca 638000144

cuaca 638000145

cuaca 638000146

cuaca 638000147

cuaca 638000148

cuaca 638000149

cuaca 638000150

cuaca 638000151

cuaca 638000152

cuaca 638000153

cuaca 638000154

cuaca 638000155

cuaca 638000156

cuaca 638000157

cuaca 638000158

cuaca 638000159

cuaca 638000160

cuaca 638000161

cuaca 638000162

cuaca 638000163

cuaca 638000164

cuaca 638000165

cuaca 638000166

cuaca 638000167

cuaca 638000168

cuaca 638000169

cuaca 638000170

cuaca 638000171

cuaca 638000172

cuaca 638000173

cuaca 638000174

cuaca 638000175

article 999990116

article 999990117

article 999990118

article 999990119

article 999990120

article 999990121

article 999990122

article 999990123

article 999990124

article 999990125

article 999990126

article 999990127

article 999990128

article 999990129

article 999990130

article 999990131

article 999990132

article 999990133

article 999990134

article 999990135

article 999990136

article 999990137

article 999990138

article 999990139

article 999990140

article 999990141

article 999990142

article 999990143

article 999990144

article 999990145

psda 438000111

psda 438000112

psda 438000113

psda 438000114

psda 438000115

psda 438000116

psda 438000117

psda 438000118

psda 438000119

psda 438000120

psda 438000121

psda 438000122

psda 438000123

psda 438000124

psda 438000125

psda 438000126

psda 438000127

psda 438000128

psda 438000129

psda 438000130

psda 438000131

psda 438000132

psda 438000133

psda 438000134

psda 438000135

psda 438000136

psda 438000137

psda 438000138

psda 438000139

psda 438000140

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 898100161

article 898100162

article 898100163

article 898100164

article 898100165

article 898100166

article 898100167

article 898100168

article 898100169

article 898100170

article 898100171

article 898100172

article 898100173

article 898100174

article 898100175

content-1701