Metropolis

Pemkot Kendari Belajar Pengelolaan Rumah Sakit Modern di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo

295
×

Pemkot Kendari Belajar Pengelolaan Rumah Sakit Modern di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, bersama Direktur RSUD dr. Sukirman, melakukan kunjungan kaji tiru ke RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.

KORANHeadline.com, Sidoarjo – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, bersama Direktur RSUD Kota Kendari, dr. Sukirman, melakukan kunjungan kaji tiru ke RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo pada Sabtu (8/3/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari sistem pengelolaan rumah sakit modern, terutama dalam penambahan ruang rawat inap guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kota Kendari.

Wali Kota Siska menjelaskan bahwa saat ini kapasitas ruang rawat inap di RSUD Kota Kendari sangat terbatas, sementara jumlah pasien terus meningkat. “Banyak gedung di RSUD Kota yang sudah tua, jadi penambahan kapasitas sangat diperlukan untuk memastikan pelayanan yang lebih baik bagi pasien,” terang Wali Kota Siska.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Bersama Komisi XII DPR RI Tinjau Regional Sulawesi, Pastikan Ketersediaan BBM Aman

RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, yang merupakan rumah sakit kelas A Pendidikan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo, berhasil menerapkan sistem pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Sistem ini memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan anggaran untuk meningkatkan layanan kesehatan. Rumah sakit ini juga dikenal dengan kolaborasi yang kuat antara tenaga medis dan non-medis, yang tercermin dari tingginya jumlah kunjungan pasien rawat inap dan berbagai penghargaan yang diraih setiap tahun.

Baca Juga :  Rakor Bersama KPK, Gubernur Sultra Tegaskan Pengelolaan Pertambangan dan Penyelamatan Aset Daerah

Dari kunjungan tersebut, Pemkot Kendari berencana mengimplementasikan beberapa langkah strategis, seperti penambahan kapasitas tempat tidur, perluasan layanan kesehatan untuk memudahkan akses masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan melalui manajemen rumah sakit yang lebih profesional.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu pasien dan mendukung ketahanan sistem kesehatan Kota Kendari, terutama dalam menghadapi kondisi darurat atau wabah penyakit.

Baca Juga :  Ekspos Kinerja 100 Hari, Wali Kota Kendari Bakal Naikkan Gaji Petugas Kebersihan hingga Rp2 Juta

Dengan mempelajari keberhasilan RSUD R.T. Notopuro, Pemkot Kendari optimis dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di kota tersebut, menjadikan layanan lebih cepat, aman, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. (red/rls)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *