KORANHeadline.com, KENDARI – Kota Kendari menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah (Komwil) VI Tahun 2026 yang berlangsung pada 2–3 Juni 2026. Kegiatan ini dihadiri para kepala daerah, pejabat pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan dari kawasan Indonesia Timur untuk memperkuat sinergi antar pemerintah kota dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan bahwa pelaksanaan Raker APEKSI Komwil VI di Kendari merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah bagi Pemerintah Kota Kendari. Menurutnya, APEKSI sebagai wadah pemerintah kota di Indonesia terbagi dalam enam regional, dan tahun ini Kendari dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan penting tersebut.
“Alhamdulillah kami Pemerintah Kota Kendari sangat berbahagia dan merasa terhormat atas kepercayaan sebagai tuan rumah kegiatan Rakerwil APEKSI Korwil VI. Dalam kondisi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi pemerintah, kita tetap dapat melaksanakan pertemuan secara langsung di Kota Kendari,” ujar Siska.
Siska menjelaskan, kepengurusan APEKSI Korwil VI yang dipimpinnya telah berjalan sekitar satu tahun satu bulan sejak dirinya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Komisariat Wilayah di Kota Makassar pada 24 April 2025. Selama masa kepengurusan tersebut, berbagai program dan kebijakan telah mulai dijalankan untuk memperkuat peran pemerintah kota di kawasan timur Indonesia.
Pada Rakerwil tahun ini, tema yang diangkat adalah “Kolaborasi dan Sinergi Membangun Indonesia Timur” dengan subtema “Penanganan dan Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi melalui Best Practice and Performance in Success Story.” Tema tersebut dipilih karena persoalan sampah menjadi isu nasional yang mendapat perhatian serius dari Presiden dan menjadi salah satu agenda utama yang dibahas dalam APEKSI.
Untuk memperkaya pembahasan, panitia menghadirkan perwakilan Menteri Lingkungan Hidup sebagai keynote speaker. Kehadiran narasumber dari pemerintah pusat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan pengelolaan sampah dan menjaga kualitas lingkungan di daerah masing-masing.
Selain menjadi forum evaluasi organisasi, Rakerwil APEKSI Komwil VI juga dimanfaatkan untuk menyusun arah kebijakan dan agenda strategis yang berorientasi pada kepentingan bersama pemerintah kota di kawasan timur Indonesia. Siska menegaskan bahwa APEKSI Korwil VI memiliki komitmen untuk mendorong seluruh kota anggotanya berkembang secara merata.
“Kita tidak mau hanya Kota Makassar yang maju, kita tidak mau hanya Kota Manado yang maju. Kita ingin 17 kota di wilayah timur ini maju setara tanpa ada yang mengalami keterbelakangan. Itu adalah misi utama kami di Regional VI,” tegasnya.
Siska menambahkan, terdapat enam kebijakan pokok yang telah ditetapkan sejak Muskorwil ke-10 di Makassar, yakni pemantauan advokasi dan regulasi, peningkatan informasi dan komunikasi, peningkatan kapasitas pemerintah kota, pengembangan kerja sama antardaerah, kemitraan antar lembaga, serta konsolidasi organisasi. Enam kebijakan tersebut terus diupayakan pelaksanaannya oleh Sekretariat APEKSI Korwil VI yang berkedudukan di Kota Makassar sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan dan kemajuan kawasan Indonesia Timur. (red)












