Pendidikan

STIE Enam-Enam Kendari Wisuda 367 Lulusan, Proses Transformasi Menuju Universitas Resmi Diterima Kemendiktisaintek

922
×

STIE Enam-Enam Kendari Wisuda 367 Lulusan, Proses Transformasi Menuju Universitas Resmi Diterima Kemendiktisaintek

Sebarkan artikel ini
Ketua STIE Enam-Enam Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Aziz Muthalib, S.E., M.S., bersama Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Enam-Enam Bumi Kendari, Ichsanuddin Akbar, S.T., M.M.

KORANHeadline.com, KENDARI – Momen Wisuda Sarjana dan Magister Manajemen Tahap I Tahun 2026 menjadi tonggak penting bagi STIE Enam-Enam Kendari. Selain mewisuda 367 lulusan, kampus tersebut juga mengumumkan perkembangan besar dalam proses transformasi kelembagaan, yakni perubahan status dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam-Enam Kendari menjadi Universitas Enam-Enam yang kini telah diterima oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Prosesi wisuda yang berlangsung di Claro Hotel Kendari, Kamis (2/7), dipimpin Ketua STIE Enam-Enam Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Aziz Muthalib, S.E., M.S., turut hadir Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Enam-Enam Bumi Kendari, Ichsanuddin Akbar, S.T., M.M.

Dalam laporannya, Prof. Abdul Aziz menyampaikan bahwa perubahan status menjadi universitas merupakan salah satu capaian strategis yang berhasil diraih pada tahun 2026. Langkah tersebut diperkuat dengan persetujuan pembukaan tiga program studi baru, yakni Teknik Industri, Sains Data, serta Sistem dan Teknik Informatika yang telah mendapat lampu hijau dari Kemendiktisaintek.

Selain itu, STIE Enam-Enam juga tengah menunggu hasil penetapan akreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) untuk Program Studi S1 Manajemen dan S2 Magister Manajemen.

Prof. Abdul Aziz menjelaskan, kualitas sumber daya manusia kampus juga terus meningkat. Saat ini STIE Enam-Enam memiliki 88 dosen, terdiri atas lima guru besar, delapan lektor kepala, 33 lektor, dan 30 asisten ahli. Dari jumlah tersebut, 32 dosen telah bergelar doktor (S3), 56 bergelar magister (S2), serta 37 dosen telah mengantongi sertifikasi pendidik.

Di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, STIE Enam-Enam mencatat berbagai capaian. Sepanjang tahun ini terdapat 19 penelitian, termasuk 14 hibah kompetitif Kemendiktisaintek dan lima penelitian kerja sama pemerintah, dengan total anggaran lebih dari Rp2,25 miliar.

Sementara kegiatan pengabdian masyarakat mencapai 41 program dengan dukungan anggaran sekitar Rp730 juta.
Pada wisuda tahap pertama tahun 2026 ini, STIE Enam-Enam Kendari meluluskan 367 mahasiswa yang terdiri dari 94 lulusan Program Magister Manajemen, 211 lulusan Program Studi Manajemen, dan 62 lulusan Program Studi Akuntansi.

Dalam sambutannya, Prof. Abdul Aziz menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk berkarya di tengah masyarakat.
“Dunia kerja menanti kontribusi dan inovasi kalian. Jadilah pribadi yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya.

Ia juga mengajak para lulusan untuk menjaga nama baik almamater serta menjadi agen perubahan yang mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi, dunia usaha, pemerintahan, dan masyarakat. Menurutnya, transformasi STIE Enam-Enam menuju Universitas Enam-Enam diharapkan semakin memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara sekaligus melahirkan lulusan yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (red/id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!