Pendidikan

Kemah Konservasi, Mahasiswa KKN Tematik UHO Ajak Siswa SMPN 10 Kendari Jelajahi Keanekaragaman Satwa Liar di Kebun Raya

649
×

Kemah Konservasi, Mahasiswa KKN Tematik UHO Ajak Siswa SMPN 10 Kendari Jelajahi Keanekaragaman Satwa Liar di Kebun Raya

Sebarkan artikel ini
Kemah Konservasi, Mahasiswa KKN Tematik UHO Ajak Siswa SMPN 10 Kendari Jelajahi Keanekaragaman Satwa Liar di Kebun Raya

KORANHeadline.com, KENDARI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Halu Oleo (UHO) mengajak puluhan siswa SMP Negeri 10 Kendari mengenal lebih dekat keanekaragaman satwa liar melalui Kemah Konservasi yang digelar di Kebun Raya UHO pada 24–25 Juli 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Terintegrasi itu menghadirkan pengalaman belajar langsung di alam dengan tema “Pengamatan Satwa Liar, Penanaman Pohon Endemik, dan Healing Forest.” Salah satu agenda utama adalah pengamatan satwa liar untuk memperkenalkan kekayaan fauna yang hidup di kawasan Kebun Raya UHO.

Sebanyak 20 mahasiswa lintas disiplin ilmu dari Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL) serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UHO mendampingi para siswa selama kegiatan berlangsung. Mereka memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga habitat satwa serta keseimbangan ekosistem.

Ketua tim dosen pendamping, Prof. Dr. Faisal Danu Tuheteru, S.Hut., M.Si., mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkenalkan Kebun Raya UHO sebagai laboratorium alam sekaligus sarana pembelajaran lingkungan.

“Kami berharap peserta Kemah Konservasi dapat mengenal lebih dekat Kebun Raya UHO, memahami kekayaan biodiversitas, terutama flora dan fauna yang ada di dalamnya,” ujar Prof. Faisal yang juga menjabat Kepala UPA Kebun Ilmu Hayati (Kebun Raya) UHO.

Menurutnya, pembelajaran di alam terbuka mampu memberikan pengalaman berbeda bagi siswa sehingga tumbuh rasa peduli terhadap kelestarian satwa liar beserta habitatnya.

Guru pendamping SMPN 10 Kendari, Haryani, mengaku bangga sekolahnya dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, para siswa Pramuka memperoleh banyak pengalaman baru yang tidak didapatkan di ruang kelas.

“Kami merasa senang karena anak-anak mendapatkan banyak ilmu dari kegiatan Kemah Konservasi ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, UHO berharap lahir generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian keanekaragaman hayati Sulawesi Tenggara.

Diketahui, pengabdian ini juga melibatkan dosen pendamping lainnya seperti, Prof. Dr. Ir. Husna, M.P., Prof. Dr. Ir. Hj. Sitti Leomo, M.Si., Laode Muhammad Arif, S.Si., M.Sc., Dewi Fitriani, S.Hut., M.Si., dan Adi Karya, S.Si., M.Sc. (red/id)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!