Daerah

Edwin Permadi Tegaskan Dukungan BI untuk Gerakan KEJAR, Literasi Keuangan Pelajar Jadi Prioritas

284
×

Edwin Permadi Tegaskan Dukungan BI untuk Gerakan KEJAR, Literasi Keuangan Pelajar Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Edwin Permadi Tegaskan Dukungan BI untuk Gerakan KEJAR, Literasi Keuangan Pelajar Jadi Prioritas

KORANHeadline.com, KENDARI – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya mendukung penuh Program Gerakan Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang diluncurkan Pemerintah Kota Kendari sebagai upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, usai peluncuran Program Simpanan Pelajar (SimPel) melalui Gerakan KEJAR di Lapangan Parkir Balai Kota Kendari, Rabu (22/7/2026).

Edwin mengatakan, Bank Indonesia akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Kendari melalui penguatan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah agar para pelajar tidak hanya terbiasa menabung, tetapi juga memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia dini.

Selain memperkuat sistem pembayaran yang aman, cepat, dan efisien, BI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga akan meningkatkan edukasi mengenai perlindungan konsumen serta keamanan transaksi digital di kalangan pelajar.

“Program KEJAR menjadi langkah strategis untuk membentuk generasi yang memiliki literasi keuangan yang baik dan siap menghadapi perkembangan ekonomi digital,” ujarnya.

Edwin juga mengungkapkan, Bank Indonesia kembali akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kendari dalam penyelenggaraan Maimo Festival yang dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus 2026.

Festival tersebut akan diramaikan dengan berbagai kegiatan, mulai dari edukasi literasi keuangan, festival UMKM, beragam perlombaan, hingga pengumuman pemenang Sekolah Hebat Menanam Cabai sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah dan mendorong kecintaan masyarakat terhadap produk lokal.

Sementara itu, Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., menegaskan bahwa Program KEJAR merupakan investasi jangka panjang dalam membangun karakter generasi muda.
Menurutnya, rekening tabungan bukan hanya tempat menyimpan uang, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter agar anak-anak terbiasa hidup hemat, disiplin, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.

“Target kami bukan hanya memenuhi capaian nasional, tetapi memastikan seluruh pelajar di Kota Kendari memiliki rekening tabungan. Menabung sejak dini harus menjadi budaya, bukan sekadar program sesaat,” tegas Siska.

Ia menjelaskan, jumlah pelajar SD dan SMP di bawah naungan Pemerintah Kota Kendari mencapai 55.763 siswa, terdiri atas 40.466 siswa SD dan 15.297 siswa SMP. Sebelum peluncuran Program KEJAR, sekitar 50.537 pelajar atau sekitar 96 persen telah memiliki rekening tabungan.

Pemerintah Kota Kendari juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk perbankan dan lembaga jasa keuangan, yang telah mendukung penyediaan saldo awal pembukaan rekening bagi para pelajar.

Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, OJK, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan, Pemkot Kendari berharap budaya menabung semakin tumbuh di lingkungan sekolah maupun keluarga sehingga lahir generasi yang cerdas secara finansial, bijak dalam mengelola keuangan, serta siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. (red)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *