Daerah

Kebun Raya UHO Jadi Kelas Alam, Siswa SD Dibekali Edukasi Konservasi Anggrek Sulawesi oleh Mahasiswa KKN Tematik

450
×

Kebun Raya UHO Jadi Kelas Alam, Siswa SD Dibekali Edukasi Konservasi Anggrek Sulawesi oleh Mahasiswa KKN Tematik

Sebarkan artikel ini
Kebun Raya UHO Jadi Kelas Alam, Siswa SD Dibekali Edukasi Konservasi Anggrek Sulawesi oleh Mahasiswa KKN Tematik

KORANHeadline.com, KENDARI – Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) yang tergabung dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2026 kembali menghadirkan kegiatan edukatif bagi masyarakat.

Setelah sukses menggelar pelatihan produksi kompos bagi masyarakat lingkar kampus, kali ini mereka memberikan edukasi tentang anggrek dan teknik leaf printing kepada siswa SD IT Al Wahda Kendari di Kebun Raya UHO, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keanekaragaman hayati Sulawesi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sejak usia dini.

Para siswa diajak belajar langsung di alam terbuka sehingga memperoleh pengalaman yang lebih menarik dibandingkan pembelajaran di dalam kelas.

Program edukasi ini melibatkan 20 mahasiswa lintas disiplin ilmu, terdiri atas mahasiswa Ilmu Lingkungan dan Kehutanan dari Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL), serta mahasiswa Biologi, Statistik, dan Bioteknologi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UHO.

Kegiatan tersebut berada di bawah bimbingan tim dosen yang diketuai Prof. Dr. Faisal Danu Tuheteru, S.Hut., M.Si., bersama Prof. Dr. Ir. Husna, M.P., Prof. Dr. Ir. Hj. Sitti Leomo, M.Si., Laode Muhammad Arif, S.Si., M.Sc., Dewi Fitriani, S.Hut., M.Si., dan Adi Karya, S.Si., M.Sc.

Prof. Faisal Danu Tuheteru yang juga menjabat sebagai Kepala UPA Kebun Ilmu Hayati (Kebun Raya) UHO mengatakan, Kebun Raya UHO memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN Tematik 2026, khususnya kegiatan Edukasi Anggrek dan Leaf Printing bagi siswa sekolah dasar yang berada di sekitar kawasan kampus.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi media pembelajaran yang menyenangkan, tetapi juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, karena menghadirkan pengalaman belajar berbasis lingkungan secara langsung.

“Tentunya kegiatan ini sangat mendukung Tujuan 4 SDGs (Pendidikan Berkualitas) serta keberadaan Kebun Raya UHO dapat berdampak bagi siswa di sekitar kampus,” ujar Prof. Faisal kepada KORANHeadline.com.

Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan, Prof. Dr. Ir. Hj. Sitti Leomo, M.Si., menjelaskan bahwa Kebun Raya UHO memiliki Rumah Anggrek Sulawesi yang mengoleksi lebih dari 70 jenis anggrek, sehingga sangat potensial menjadi pusat edukasi dan konservasi bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Menurut Guru Besar Fakultas Pertanian UHO yang juga pernah menjabat Kepala UPA Kebun Ilmu Hayati UHO tersebut, pengenalan keanekaragaman hayati sejak usia dini merupakan langkah penting untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda dalam menjaga dan melestarikan kekayaan flora Indonesia.

Diakhir kegiatan, Prof. Faisal Danu Tuheteru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rektor UHO, Kepala LPPM UHO, tim dosen pembimbing, mahasiswa KKN Tematik, pihak sekolah, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program edukasi tersebut.

Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut sehingga Kebun Raya UHO semakin berperan sebagai pusat pembelajaran, konservasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan lingkungan di Sulawesi Tenggara. (red/id)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *