Pendidikan

UPA Kebun Ilmu Hayati UHO Latih Mahasiswa FHIL Pembuatan Kompos Berbahan Baku Lokal

3869
×

UPA Kebun Ilmu Hayati UHO Latih Mahasiswa FHIL Pembuatan Kompos Berbahan Baku Lokal

Sebarkan artikel ini
Kepala UPA Kebun Ilmu Hayati, Prof Dr Faisal Danu Tuheteru, M.Si bersama mahasiswa usai kegiatan.

KORANHeadline.com, KENDARI – UPA Kebun Ilmu Hayati/Kebun Raya Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar pelatihan pembuatan kompos berbahan baku lokal kepada mahasiswa Jurusan Kehutanan dan Ilmu Lingkungan FHIL, Sabtu (12/7).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengelola limbah organik dan membuat kompos yang berkualitas.

Tampak suasana pembuatan kompos.

Kepala UPA Kebun Ilmu Hayati, Prof Dr Faisal Danu Tuheteru, M.Si menjelaskan bahwa pelatihan ini dilatar belakangi potensi sampah organik atau serasah cukup melimpah di dalam kampus UHO sebagai bahan baku pembuatan kompos.

Baca Juga :  Dikbud Kota Imbau Perpisahan Sekolah Digelar Sederhana, Berikut Point-Point Penegasannya

“Kebetulan disini ada fasilitas rumah kompos di Kebun Raya UHO yang dapat dijadikan tempat produksi kompos. Ini juga sebagai bentuk penguatan kapasitas mahasiswa UHO terkait produksi kompos,” terang Prof Danu.

Dirinya berharap, tumpukan sampah organik di kampus UHO yang belum terkelola dengan baik dapat menjadi kompos bernilai ekonomi. “Menciptakan mahasiswa yang dapat berwirausaha serta Kebun Raya UHO dapat menjadi sentral produksi kompos di Kampus UHO,” jelas Guru Besar FHIL UHO tersebut.

Baca Juga :  Bahas Pengendalian Malaria, FKM UNHAS Hadirkan Pembicara dari London School Of Hygiene and Tropical Medicine, Uk

Diketahui, sebanyak 20 mahasiswa mengikuti kegiatan ini dibawah bimbingan La Ode Muh Erif S.SI., M.Sc, Dr. Asramid Yasin dan Muh Saleh Qadri M.Si. Ketiganya merupakan dosen Prodi Ilmu Lingkungan FHIL UHO.

Ketiganya masing-masing berkesempatan membawakan materi potensi sampah organik di kampus UHO, teknis produksi kompos serta manfaat dan nilai ekonomi kompos.

Salah satu mahasiswa kehutanan, Anwar mengungkapkan bahwa kegiatan yang diikuti sangatlah bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan.

Baca Juga :  Jasa Raharja Beri Dukungan Relawan Bakti BUMN Batch VIII Dorong Kesejahteraan Warga Desa Salenrang Maros

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami dapat ilmu dan dapat berpraktek langsung terlait produksi kompos,” terang Anwar.

Sementara itu, Ismail, mahasiswa prodi Ilmu Lingkungan menyebut pelatihan hari ini sangat relevan dengan keilmuan di FHIL UHO.

“Dimana sampah organik yang tidak terkelola selama ini hanya ditumpuk dan dibakar dapat dijadikan kompos,” ujar Ismail. (red/id)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!