KORANHeadline.com, KENDARI – UPA Kebun Ilmu Hayati/Kebun Raya Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar pelatihan pembuatan kompos berbahan baku lokal kepada mahasiswa Jurusan Kehutanan dan Ilmu Lingkungan FHIL, Sabtu (12/7).
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengelola limbah organik dan membuat kompos yang berkualitas.

Kepala UPA Kebun Ilmu Hayati, Prof Dr Faisal Danu Tuheteru, M.Si menjelaskan bahwa pelatihan ini dilatar belakangi potensi sampah organik atau serasah cukup melimpah di dalam kampus UHO sebagai bahan baku pembuatan kompos.
“Kebetulan disini ada fasilitas rumah kompos di Kebun Raya UHO yang dapat dijadikan tempat produksi kompos. Ini juga sebagai bentuk penguatan kapasitas mahasiswa UHO terkait produksi kompos,” terang Prof Danu.
Dirinya berharap, tumpukan sampah organik di kampus UHO yang belum terkelola dengan baik dapat menjadi kompos bernilai ekonomi. “Menciptakan mahasiswa yang dapat berwirausaha serta Kebun Raya UHO dapat menjadi sentral produksi kompos di Kampus UHO,” jelas Guru Besar FHIL UHO tersebut.
Diketahui, sebanyak 20 mahasiswa mengikuti kegiatan ini dibawah bimbingan La Ode Muh Erif S.SI., M.Sc, Dr. Asramid Yasin dan Muh Saleh Qadri M.Si. Ketiganya merupakan dosen Prodi Ilmu Lingkungan FHIL UHO.
Ketiganya masing-masing berkesempatan membawakan materi potensi sampah organik di kampus UHO, teknis produksi kompos serta manfaat dan nilai ekonomi kompos.
Salah satu mahasiswa kehutanan, Anwar mengungkapkan bahwa kegiatan yang diikuti sangatlah bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami dapat ilmu dan dapat berpraktek langsung terlait produksi kompos,” terang Anwar.
Sementara itu, Ismail, mahasiswa prodi Ilmu Lingkungan menyebut pelatihan hari ini sangat relevan dengan keilmuan di FHIL UHO.
“Dimana sampah organik yang tidak terkelola selama ini hanya ditumpuk dan dibakar dapat dijadikan kompos,” ujar Ismail. (red/id)















