Metropolis

Sekda Sultra Ikut Rakorwil Sulampua Triwulan III Tahun 2025 di Maluku

3833
×

Sekda Sultra Ikut Rakorwil Sulampua Triwulan III Tahun 2025 di Maluku

Sebarkan artikel ini
Sekda Sultra Ikut Rakorwil Sulampua Triwulan III Tahun 2025 di Maluku.

KORANHeadline.com, AMBON – Mewakili Gubernur, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Sekda Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) Triwulan III Tahun 2025 bertajuk “Akselerasi Pembiayaan Inklusif untuk Memperkuat Ekonomi Sulampua”, bertempat di Ballroom Santika Hotel, Ambon, Maluku, Kamis (21/8/2025).

Sekda Asrun Lio mengatakan, mewakili Gubernur Sultra menyampaikan bahwa kegiatan tersebut cukup penting dalam rangka memperkuat fungsi advisory, baik kepada pemerintah pusat maupun daerah.

Untuk itu, masih dia, Pemprov Sultra memberikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yang telah menggelar diseminasi kebijakan wilayah, untuk memperkuat pembiayaan inklusif dan berkualitas, guna mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).

Sekda Sultra, Asrun Lio menerangkan, melalui hasil Rakorwil yang disampaikan oleh Koordinator Wilayah Sulampua, yakni Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan bahwa wilayah Sulampua secara konsisten menjadi growth driver perekonomian nasional. Berdasarkan rilis Q2’25, 2 provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi berasal dari wilayah Sulampua.

Baca Juga :  Pj Walikota Instruksikan Jajaran Segera Lakukan Pendataan Kerusakan dan Korban Banjir

“Rilis Q2’25 atau laporan resmi mengenai data ekonomi untuk periode April–Juni 2025 menunjukan bahwa ada lima Provinsi di Sulampua termasuk Provinsi Sulawesi Tenggara, tercatat memiliki pertumbuhan ekonomi diatas pertumbuhan ekonomi nasional yaitu sebesar 5,12% (yoy). Sedangkan khusus untuk Sultra mencapai5,89 %,” terangnya.

Ia melanjutkan, perekonomian Sulampua pada Q2’25 tumbuh 5,12% (yoy) lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya (5,03%) dan menyamai capaian pertumbuhan Nasional (5,12%). Dari sisi LU, pertumbuhan yang lebih baik ditopang sektor pertambangan, perdagangan, konstruksi, dan infokom. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan utamanya didukung perbaikan PMTB, Net Ekspor dan Kons. LNPRT.

Sekda Sultra menyampaikan, berdasarkan berita resmi statistik per 1 Agustus 2025 bahwa 38 provinsi mengalami inflasi termasuk Sultra. Tingginya pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulampua perlu didukung dengan laju inflasi yang rendah dan stabil. Pada Juli’25, lima provinsi dengan inflasi tahunan terbesar berada di wilayah Sulampua, tertinggi oleh Papua Selatan. Sedangkan Papua Barat merupakan inflasi terendah se nasional.

“Komoditas yang paling banyak menjadi penyumbang inflasi secara ytd atau Year-to-Date di wilayah Sulampua adalah emas perhiasan, cabai rawit, beras, tomat, dan ikan layang. Meskipun demikian, melalui sumber BPS dan proyeksi BI bahwa inflasi Sulampua tahun 2025 diprakirakan terjaga dalam rentang sasaran inflasi 2,5±1%,” ujarnya.



Sekda Sultra melanjutkan lagi, adapun usulan tindak lanjut rakorwil Sulampua TW III 2025 yakni diperlukan peningkatan penyaluran kredit produktif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sulampua sebagai growth driver perekonomian nasional. Serta diperlukan inovasi skema pembiayaan guna memastikan alokasi kredit lebih optimal ke sektor-sektor produktif.

Baca Juga :  Pemkot Tuntaskan Pengaspalan Jalan SMAN 10 Kendari, Kepsek dan Warga Sekolah Ucapkan Terima Kasih

Jenderal ASN Provinsi Sultra ini menyampaikan hasil rakorwil yang dipaparkan oleh Koordinator Wilayah Sulampua, dimana menyimpulkan sejumlah tantangan dan rekomendasi pengendalian inflasi:

Pertama yakni bagaimana melakukan penyaluran beras SPHP secara masif melalui berbagai kanal distribusi seperti GPM Intensif, ritel modern, kios pangan, dan mitra distribusi, dengan penyederhanaan mekanisme verifikasi yang cepat dan efektif oleh BULOG dan pihak terkait.

Kedua, melaksanakan GPM yang fokus ke komoditas inflasi, terutama beras dan hortikultura seperti Cabai Rawit, Bawang Merah, dan Tomat, yang bekerja sama dengan petani Champion Enrekang (Cabai Rawit, Bawang Merah) & Petani Malino (tomat), melalui fasilitasi distribusi pangan (FDP).

Baca Juga :  Wujud Kepedulian Sosial, Karyawan Bank Sultra Salurkan Zakat Maal ke Masyarakat yang Membutuhkan

Ketiga, Perluasan Gerakan Tanam Barito (Bawang Merah, Rica, Tomat) di Pekarangan & Lahan Menganggur, misalnya pekarangan Sekolah, Lapas, Pekarangan Desa (Penguatan Peran PKK)

Empat, optimalisasi Cold Storage, melalui penguatan peran BUMD sebagai penyedia fasilitas. Cold Storage disediakan dengan kapasitas yang tidak terlalu besar (cukup untuk kebutuhan), mempertimbangkan kapasitas ketersediaan Listrik biaya operasional.

Lima, pemanfaatan Mesin D’Ozone (Teknologi Plasma Ozone) untuk memperpanjang masa simpan komoditas pangan hortikultura. Contoh implementasi di Kelompok Tani Cabai Magelang Jateng (2017), dan Kelompok Tani Bawang Sultra (2021)

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir diantaranya Wakil Gubernur Maluku sekaligus membuka kegiatan rakorwil. Selanjutnya para Gubernur se Sulampua atau yang mewakili, Kepala Perwakilan Bank BI se Sulampua, dan berbagai pihak terkait lainnya. (red/id)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
content-1701

cuaca 638000116

cuaca 638000117

cuaca 638000118

cuaca 638000119

cuaca 638000120

cuaca 638000121

cuaca 638000122

cuaca 638000123

cuaca 638000124

cuaca 638000125

cuaca 638000126

cuaca 638000127

cuaca 638000128

cuaca 638000129

cuaca 638000130

cuaca 638000131

cuaca 638000132

cuaca 638000133

cuaca 638000134

cuaca 638000135

cuaca 638000136

cuaca 638000137

cuaca 638000138

cuaca 638000139

cuaca 638000140

cuaca 638000141

cuaca 638000142

cuaca 638000143

cuaca 638000144

cuaca 638000145

cuaca 638000146

cuaca 638000147

cuaca 638000148

cuaca 638000149

cuaca 638000150

cuaca 638000151

cuaca 638000152

cuaca 638000153

cuaca 638000154

cuaca 638000155

cuaca 638000156

cuaca 638000157

cuaca 638000158

cuaca 638000159

cuaca 638000160

cuaca 638000161

cuaca 638000162

cuaca 638000163

cuaca 638000164

cuaca 638000165

cuaca 638000166

cuaca 638000167

cuaca 638000168

cuaca 638000169

cuaca 638000170

cuaca 638000171

cuaca 638000172

cuaca 638000173

cuaca 638000174

cuaca 638000175

article 999990116

article 999990117

article 999990118

article 999990119

article 999990120

article 999990121

article 999990122

article 999990123

article 999990124

article 999990125

article 999990126

article 999990127

article 999990128

article 999990129

article 999990130

article 999990131

article 999990132

article 999990133

article 999990134

article 999990135

article 999990136

article 999990137

article 999990138

article 999990139

article 999990140

article 999990141

article 999990142

article 999990143

article 999990144

article 999990145

psda 438000111

psda 438000112

psda 438000113

psda 438000114

psda 438000115

psda 438000116

psda 438000117

psda 438000118

psda 438000119

psda 438000120

psda 438000121

psda 438000122

psda 438000123

psda 438000124

psda 438000125

psda 438000126

psda 438000127

psda 438000128

psda 438000129

psda 438000130

psda 438000131

psda 438000132

psda 438000133

psda 438000134

psda 438000135

psda 438000136

psda 438000137

psda 438000138

psda 438000139

psda 438000140

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 898100161

article 898100162

article 898100163

article 898100164

article 898100165

article 898100166

article 898100167

article 898100168

article 898100169

article 898100170

article 898100171

article 898100172

article 898100173

article 898100174

article 898100175

content-1701