Daerah

Ritus Kota, Wadah Silaturahmi Seniman dan Penyair Kota Kendari Siap Digelar di Taman Budaya Sultra

2714
×

Ritus Kota, Wadah Silaturahmi Seniman dan Penyair Kota Kendari Siap Digelar di Taman Budaya Sultra

Sebarkan artikel ini
Ritus Kota.

KORANHeadline.com, KENDARI – Sebanyak 20 penyair dan seniman Kota Kendari akan menghadiri Ritus Kota, Silaturahmi Seni Kendari yang akan berlangsung di Taman Budaya Sulawesi Tenggara, 27 September 2025. Pertemuan ini jadi ajang yang menjembatani ekspresi sastra dan seni di ibukota Sulawesi Tenggara, ini.

Ajang budaya ini digagas dan dilaksanakan oleh Pustaka Kabanti dan Pekamata, dua komunitas sastra dan seni yang berada dan bergiat di Kota Kendari.

Syaifuddin Gani selaku Ketua Pustaka Kabanti mengungkapkan bahwa program komunitas ini didasari pemikiran bahwa jagat seni di Kota Kendari dibangun oleh jaringan ekosistem yang saling terhubung. Dua di antara sekian jaringan itu adalah seniman dan komunitas.

“Pada perjalanannya, seniman dan komunitas memberikan kontribusinya yang unik, dengan caranya dan sejarahnya masing-masing. Ritus Kota diikhtiarkan menjadi arena silaturahmi seni Kota Kendari yang mempertimbangkan inklusivitas, lintas generasi, dan representasi perempuan,” ungkapnya, Jumat (26/9).

Baca Juga :  Didukung Masyarakat, Rahmat Jaya Rahman Matangkan Persiapan Tarung di Pilkada Bombana 2024

Menurutnya, ide ini menjadi penting sebagai ancangan untuk memotret seni di Kendari secara lebih jernih dan terbuka, untuk memberi ruang seluas mungkin bagi pegiat seni hadir dalam sebuah forum bersama.

“Di sisi lain kegiatan Ritus Kota ini diandaikan sebagai sebuah ritus kebudayaan di tengah gencarnya ritus pembangunan dan modernitas di jantung kota. Visi yang diusung adalah lahirnya keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pengembangan seni dan kebudayaan sebagai bagian penting kemajuan sebuah kota,” ujar Syaifuddin.

Para penyair, sastrawan, dan seniman yang hadir adalah mereka yang selama ini ikut mewarnai kesenian Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara. Kedua puluh peserta ini adalah Abdul Razak Abadi, Arif Relano Oba, Ashari Amrullah, Asidin La Hoga, Aulia Indah Hapsari, Irfan Ido, Irianto Ibrahim, Iwan Djibran, Iwan Konawe, Marwan Ma’ani, Muammar Qadafi Muhajir, Muh. Nasrul Evendi.

Lalu, ada Ramadoni, Rauf Alimin, Riska Ayu Putri, Sendri Yakti, Sulprina Rahmin Putri, Syaifuddin Gani, Wa Ode Nur Iman, Yusuf IW. Mereka akan menampilkan karya yang lirih, kritis, dan reflektif yang dapat dinikmati penonton. Selain ada tampilan lirik-lirik puitis yang indah dalam pembacaan puisi, juga aka nada nada menyentuh dari musikalisi puisi.



Proses jalannya kegiatan dipandu oleh pewara kenamaan Kendari, Kiki Reskiayana Ilyas. Penyelenggara kegiatan melibatkan lembaga dan komunitas sebagai mitra. Dengan demikian, akan tumbuh tradisi bermitra dalam sebuah kerja kesenian.

Baca Juga :  Peduli Lingkungan, Jasa Raharja Sultra Berbagi 400 Bibit Tanaman untuk Program Penghijauan Kota Kendari

Adapun pihak mitra adalah The La Malonda Institute, Elnical Multimedia, Idea Project, Kampung Pisang, UK Seni UHO, Ber.Project.Id, Menggaa Community, Teater Sendiri, Teater Tembako, Forum TBM Kota Kendari, Forum TBM Sultra, Teater Anamokole, Rumah Andakara, Laskar Sastra, Ika Dubas Sultra, UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra, GPMB Sultra, dan Tasaro Kopi.

Selain pentas seni, juga akan ada testimoni dari seniman mengenai kegiatan Ritus Kota yang dihubungkan dengan kesenian di Kota Kendari dalam hubungannya dengan masyarakat, tradisi, pembangunan, dan keberlanjutan seni yang dikaitkan dengan regenerasi.

Baca Juga :  Ketua MUI Sultra K.H. Mursyidin Ajak Masyarakat Jaga Kebersamaan dan Ketertiban Pasca Pilkada

“Ritus Kota diharapkan menjadi salah satu momen untuk menyuarakan kerja kesenian kepada pemerintah Kota dan Pemda Sulawesi Tenggara, bahwa di daerah ini memiliki seniman yang patut diberi ruang terbuka. Banyak di antara mereka yang memiliki karya yang tersebar secara nasional, mengikuti festival seni nasional, bahkan internasional,” pungkasnya.

Para seniman ini datang dari komunitas, sanggar, mahasiswa, juga siswa. Perhatian pemerintah, misalnya di ranah kebijakan dan penganggaran menjadi sebuah keniscayaan untuk membangun kesenian di kota dan provinsi secara nyata.

Para penonton diharapkan datang dari berbagai kalangan seperti seniman, mahasiswa, pegiat literasi, komunitas, pegawai pemerintah, guru, siswa, dan masyarakat umum. (red/ID)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
content-1701

cuaca 638000116

cuaca 638000117

cuaca 638000118

cuaca 638000119

cuaca 638000120

cuaca 638000121

cuaca 638000122

cuaca 638000123

cuaca 638000124

cuaca 638000125

cuaca 638000126

cuaca 638000127

cuaca 638000128

cuaca 638000129

cuaca 638000130

cuaca 638000131

cuaca 638000132

cuaca 638000133

cuaca 638000134

cuaca 638000135

cuaca 638000136

cuaca 638000137

cuaca 638000138

cuaca 638000139

cuaca 638000140

cuaca 638000141

cuaca 638000142

cuaca 638000143

cuaca 638000144

cuaca 638000145

cuaca 638000146

cuaca 638000147

cuaca 638000148

cuaca 638000149

cuaca 638000150

cuaca 638000151

cuaca 638000152

cuaca 638000153

cuaca 638000154

cuaca 638000155

cuaca 638000156

cuaca 638000157

cuaca 638000158

cuaca 638000159

cuaca 638000160

cuaca 638000161

cuaca 638000162

cuaca 638000163

cuaca 638000164

cuaca 638000165

cuaca 638000166

cuaca 638000167

cuaca 638000168

cuaca 638000169

cuaca 638000170

cuaca 638000171

cuaca 638000172

cuaca 638000173

cuaca 638000174

cuaca 638000175

article 999990116

article 999990117

article 999990118

article 999990119

article 999990120

article 999990121

article 999990122

article 999990123

article 999990124

article 999990125

article 999990126

article 999990127

article 999990128

article 999990129

article 999990130

article 999990131

article 999990132

article 999990133

article 999990134

article 999990135

article 999990136

article 999990137

article 999990138

article 999990139

article 999990140

article 999990141

article 999990142

article 999990143

article 999990144

article 999990145

psda 438000111

psda 438000112

psda 438000113

psda 438000114

psda 438000115

psda 438000116

psda 438000117

psda 438000118

psda 438000119

psda 438000120

psda 438000121

psda 438000122

psda 438000123

psda 438000124

psda 438000125

psda 438000126

psda 438000127

psda 438000128

psda 438000129

psda 438000130

psda 438000131

psda 438000132

psda 438000133

psda 438000134

psda 438000135

psda 438000136

psda 438000137

psda 438000138

psda 438000139

psda 438000140

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 898100161

article 898100162

article 898100163

article 898100164

article 898100165

article 898100166

article 898100167

article 898100168

article 898100169

article 898100170

article 898100171

article 898100172

article 898100173

article 898100174

article 898100175

content-1701