Ekobis

PT Tiran Grup dan RS Bhayangkara Sepakat Kerjasama: Perkuat Layanan Kesehatan Karyawan

3024
×

PT Tiran Grup dan RS Bhayangkara Sepakat Kerjasama: Perkuat Layanan Kesehatan Karyawan

Sebarkan artikel ini
PT Tiran Nusantara Grup (TNG) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Kendari.

KORANHeadline.com, KENDARI – PT Tiran Nusantara Grup (TNG) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Kendari dan Biddokes Polda Sulawesi Tenggara dalam hal pelayanan kesehatan karyawan, Rabu (21/1/2026).

Dokumen perjanjian kerjasama kedua belah pihak ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PT Tiran Nusantara Grup, Rahman Arif, SE., Akt., MM dan Kepala Bidang Dokkes (Biddokkes) Polda Sultra mewakili RS Bhayangkara Kendari Kombes Pol drg. Ignatius Hendra Arifianto, Sp.KG atau disebut juga Dr. drg. Ignatius Hendra A., Sp.KG.

Rahman Arif mengatakan, kerja sama ini merupakan wujud komitmen PT Tiran Grup menjaga produktivitas melalui kesehatan karyawan menjadi prioritas utama PT Tiran Nusantara Grup (TNG).

“Kerja sama ini mencakup layanan kesehatan menyeluruh, mulai dari rawat jalan, rawat inap, hingga penanganan gawat darurat. Namun, poin yang paling ditekankan adalah upaya pencegahan melalui Medical Check-Up (MCU) rutin bagi seluruh personel Tiran,” ungkapnya.

Rahman Arif mengungkapkan bahwa investasi pada kesehatan karyawan jauh lebih berharga daripada menangani dampak saat penyakit atau kecelakaan sudah terjadi. Termasuk bermanfaat bagi keluarga di rumah.

Baca Juga :  Perkuat Kolaborasi Strategis Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Pemprov Sulteng Pastikan Layanan Energi Masyarakat

“Filosofinya sederhana: sedia payung sebelum hujan. Kalau pegawainya sehat, perusahaannya pasti produktif. Kami ingin karyawan pulang dengan berita baik dan dalam kondisi sejahtera,” tambah Rahman.

Ia juga memuji reputasi RS Bhayangkara Kendari tingkat III yang dinilai memiliki fasilitas lengkap dan pelayanan profesional, sehingga dipercaya menjadi mitra utama dalam menangani ribuan karyawan PT Tiran yang tersebar di berbagai lokasi, termasuk di daerah.

Terkait insiden keselamatan kerja yang pernah terjadi sebelumnya, Rahman Arif menegaskan bahwa perusahaan terus melakukan evaluasi mendalam bersama inspektur tambang. Baginya, karyawan yang sehat adalah karyawan yang fokus, dan fokus adalah kunci keselamatan kerja.

“Kami tidak pernah merencanakan kecelakaan. Jika terjadi hal seperti itu, kami bahkan bisa menutup operasional selama 13 hari untuk evaluasi. Inilah mengapa kerja sama ini sangat penting sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kemanusiaan kami,” jelasnya.

Asisten Direktur Bidang SDM dan Aset PT. Tiran Nusantara Grup, Asma Aburaera, S.Psi, menambahkan pada intinya tujuan dari MoU ini adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh karyawan PT. Tiran Nusantara Grup menuju pada sumber daya manusia yang sehat.

Baca Juga :  Trafik Melonjak Double Digit, Indosat Jaga Keandalan Jaringan di Periode Tahun Baru: Lanjutkan Pemulihan Konektivitas di Lokasi Bencana

Terjalinnya kerja sama dalam penyediaan medis dan pelayanan penunjang medis bagi karyawan PT. Tiran Nusantara Grup untuk memberikan fasilitas pelayanan kesehatan secara cepat dan tepat dan tentunya pelayanan tersebut atas standar profesi dan etika kedokteran.

“Dalam hal kerja sama ini, kami menilai Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Kendari Biddokes Polda Sultra merupakan salah satu rumah sakit yang kami pilih untuk melakukan kerja sama dan kami harap nantinya akan memberikan pelayanan terbaik kepada karyawan PT. Tiran Nusantara Grup,” terangnya.

Menanggapi kerja sama ini, Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Sultra, Pol drg. Ignatius Hendra Arifianto, menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh PT Tiran. Pihak RS Bhayangkara telah menyiapkan skema pelayanan terpadu yang meliputi tiga pilar utama:
Promotif: Memberikan penyuluhan dan edukasi tentang gaya hidup sehat di lingkungan kerja.
Preventif: Melaksanakan pemeriksaan kesehatan berkala (MCU) setiap 6 bulan atau satu tahun sekali untuk mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan.
Kuratif: Penanganan medis dan pengobatan bagi karyawan yang sakit di fasilitas RS Bhayangkara maupun koordinasi dengan Urkes di tingkat Polres/Kabupaten jika terjadi kondisi darurat di lapangan.

Baca Juga :  Komunitas Dosen UHO Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera Melalui Posko Peduli Bencana Lanud Haluoleo

“Kami memiliki jaringan Urkes di setiap Polres. Jadi jika ada kondisi mendesak di lokasi tambang atau pabrik, tenaga kesehatan kami bisa langsung merapat sebelum tindakan lebih lanjut dilakukan di RS Bhayangkara,” jelas Kepala Biddokes Polda Sultra.

Acara penandatanganan kerja sama ini turut dihadiri oleh Direktur PT. Tiran Indonesia Capt. H. Andi Jamaluddin Arsyad, M.Mar, Asisten Direktur Bidang SDM dan Aset PT. TNG Asma Aburaera, S.Psi, Kepala Satuan Pengawas Internal PT. TNG Anwar Hasan, S.H., M.H, Dokter PT. Tiran Indonesia dr. Andi Muhammad Machrum, S.H, M.KKK, Humas TNG H..La Pili, serta Direktur RS Bhayangkara Kendari, Wakil Direktur RS Bhayangkara dan jajarannya. (red/ID)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *