Daerah

Lanal Kendari Resmi Menerima Dua Kapal Tangkapan KRI Bung Hatta-370 yang Diduga Mengangkut Ore Nikel Tanpa Dokumen

3195
×

Lanal Kendari Resmi Menerima Dua Kapal Tangkapan KRI Bung Hatta-370 yang Diduga Mengangkut Ore Nikel Tanpa Dokumen

Sebarkan artikel ini
Lanal Kendari Resmi Menerima Dua Kapal Tangkapan KRI Bung Hatta-370 yang Diduga Mengangkut Ore Nikel Tanpa Dokumen.

KORANHeadline.com, KENDARI – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari secara resmi menerima penyerahan dua unit kapal tunda dan tongkang hasil penindakan KRI Bung Hatta-370 pada operasi patroli di Perairan Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara.

Kedua kapal tersebut diduga melakukan aktivitas pengangkutan ore nikel tanpa kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, muatan ore nikel yang dibawa berasal dari PT DMS, sebagaimana diketahui sebelumnya telah dilakukan penyegelan oleh pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait dugaan pelanggaran pemanfaatan ruang laut.

Baca Juga :  Peringati Bulan K3 Nasional, PT DSSP Power Kendari Tanamkan Budaya Safety dan Etika Kerja di SMKN 2 Kendari

Selain itu, kedua kapal diketahui bergerak dari Jetty PT DMS menuju area lego jangkar tanpa Surat Persetujuan Olah Gerak (SPOG). “Petugas KRI Bung Hatta-370 juga mendapati nahkoda tidak berada di kapal saat olah gerak berlangsung serta tidak ditemukan dokumen kapal maupun dokumen muatan,” ungkap Pasops Lanal Kendari
Mayor Laut (P) Nur Yusroni kepada media, Sabtu (29/11/2025).

Ia menyebut, penyerahan kapal kepada Lanal Kendari dilaksanakan pada Rabu, 26 November, guna memastikan proses penanganan lebih lanjut berada dalam kewenangan satuan wilayah.

Baca Juga :  Irmawati Nurdin Klarifikasi Pemberitaan Dugaan Pungli Dana BOK di Puskesmas Nambo

Temuan awal tersebut mengarah pada indikasi pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan di bidang Minerba dan Pelayaran.

Saat ini, kedua kapal berikut awak serta muatannya telah berada di area labuh Teluk Kendari untuk menjalani tahapan penyidikan yang dilaksanakan oleh Lanal Kendari. Proses pemeriksaan sedang dilakukan secara berjenjang untuk memastikan seluruh unsur pelanggaran dapat teridentifikasi secara menyeluruh.

“Lanal Kendari akan melaksanakan pemeriksaan lanjutan secara objektif, transparan, dan sesuai prosedur hukum dengan memastikan tidak ada intervensi pihak manapun,” tambah Mayor Laut (P) Nur Yusroni.

Baca Juga :  BI Sultra dan Pemkot Kokohkan Sinergitas Kendalikan Inflasi: Siapkan Program Unggulan hingga ke Tingkat Rumah Tangga

Penanganan perkara ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Laut dalam menegakkan hukum dan menjaga ketertiban aktivitas pelayaran di wilayah maritim nasional, khususnya terkait pengangkutan hasil tambang yang berpotensi menimbulkan kerugian negara serta dampak ekologis.



Lanal Kendari selanjutnya akan menetapkan status hukum terhadap kapal, muatan, dan pihak-pihak yang diduga terlibat sesuai hasil penyidikan yang sedang berlangsung.

Hingga berita ini dinaikkan, pihak redaksi terus melakukan upaya konfirmasi ke PT DMS guna keberimbangan berita. (red/ID)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
content-1701

cuaca 638000116

cuaca 638000117

cuaca 638000118

cuaca 638000119

cuaca 638000120

cuaca 638000121

cuaca 638000122

cuaca 638000123

cuaca 638000124

cuaca 638000125

cuaca 638000126

cuaca 638000127

cuaca 638000128

cuaca 638000129

cuaca 638000130

cuaca 638000131

cuaca 638000132

cuaca 638000133

cuaca 638000134

cuaca 638000135

cuaca 638000136

cuaca 638000137

cuaca 638000138

cuaca 638000139

cuaca 638000140

cuaca 638000141

cuaca 638000142

cuaca 638000143

cuaca 638000144

cuaca 638000145

cuaca 638000146

cuaca 638000147

cuaca 638000148

cuaca 638000149

cuaca 638000150

cuaca 638000151

cuaca 638000152

cuaca 638000153

cuaca 638000154

cuaca 638000155

cuaca 638000156

cuaca 638000157

cuaca 638000158

cuaca 638000159

cuaca 638000160

cuaca 638000161

cuaca 638000162

cuaca 638000163

cuaca 638000164

cuaca 638000165

cuaca 638000166

cuaca 638000167

cuaca 638000168

cuaca 638000169

cuaca 638000170

cuaca 638000171

cuaca 638000172

cuaca 638000173

cuaca 638000174

cuaca 638000175

article 999990116

article 999990117

article 999990118

article 999990119

article 999990120

article 999990121

article 999990122

article 999990123

article 999990124

article 999990125

article 999990126

article 999990127

article 999990128

article 999990129

article 999990130

article 999990131

article 999990132

article 999990133

article 999990134

article 999990135

article 999990136

article 999990137

article 999990138

article 999990139

article 999990140

article 999990141

article 999990142

article 999990143

article 999990144

article 999990145

psda 438000111

psda 438000112

psda 438000113

psda 438000114

psda 438000115

psda 438000116

psda 438000117

psda 438000118

psda 438000119

psda 438000120

psda 438000121

psda 438000122

psda 438000123

psda 438000124

psda 438000125

psda 438000126

psda 438000127

psda 438000128

psda 438000129

psda 438000130

psda 438000131

psda 438000132

psda 438000133

psda 438000134

psda 438000135

psda 438000136

psda 438000137

psda 438000138

psda 438000139

psda 438000140

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 898100161

article 898100162

article 898100163

article 898100164

article 898100165

article 898100166

article 898100167

article 898100168

article 898100169

article 898100170

article 898100171

article 898100172

article 898100173

article 898100174

article 898100175

content-1701