Nasional

Badan Karantina Indonesia Fasilitasi Ekspor Perdana Kelapa Bulat dari Kendari ke Tiongkok

405
×

Badan Karantina Indonesia Fasilitasi Ekspor Perdana Kelapa Bulat dari Kendari ke Tiongkok

Sebarkan artikel ini
Kepala Barantin Sahat M. Panggabean hadir langsung saat Ekspor Perdana Kelapa Bulat dari Kendari ke Tiongkok.

KORANHeadline.com, KENDARI – Dalam semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79, Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Sulawesi Tenggara fasilitasi ekspor perdana kelapa bulat tujuan Tiongkok. Karantina Sultra menjamin kesehatan komoditas tersebut dengan volume sebanyak 646 ton.

“Ekspor perdana kelapa bulat langsung dari Kendari ke Tiongkok sebanyak 646 ton, senilai 2,52 miliar rupiah merupakan salah satu bentuk implementasi tugas Barantin, selaku ‘economic tools’ yang memfasilitasi akses pasar komoditas unggulan Indonesia dalam perdagangan internasional. Berdampak positif dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan devisa negara,” ujar Kepala Barantin Sahat M. Panggabean kepada wartawan di Kendari New Port, Senin (19/8).

Sahat juga menyampaikan salah satu fokus utama Barantin, yaitu menerapkan sistem ketertelusuran pada produk ekspor. Melalui ini, produksi komoditas dapat ditercatat sejak hulu hingga hilir, sehingga adanya penerapan sistem ketertelusuran dalam dokumen ekspor dapat membantu petani di daerah masuk ke pasar Internasional.

“Ketertelusuran komoditas pertanian ekspor harus dipastikan guna memberi jaminan terhadap kesehatan hewan, ikan dan tumbuhan serta keamanan dan mutu pangan serta pakan di negara tujuan,” jelas Kabarantin.

Baca Juga :  Hadiri Indonesia Insurance Summit 2024, Dirut Jasa Raharja Dorong Kolaborasi Sektor Asuransi

“Ekspor perdana ini diharapkan semua potensi ekspor terus berkembang, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani, pelaku usaha, dan masyakarat, khususnya di Sulawesi Tenggara ini. Kami (Barantin) mengawal di hulu, memastikan kesehatan komoditas memenuhi persyaratan negara tujuan,” tambah Sahat.

Peningkatan Produksi Pertanian

Pada kesempatan yang sama Pj Gubernur Sulawesi Tenggara yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara, Asrun Lio menyampaikan pihaknya berkomitmen penuh untuk mendukung dan memfasilitasi pengembangan komoditas unggulan daerah.

“Kami akan terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif dan meningkatkan kapasitas produksi para petani dan pelaku usaha di Sulawesi Tenggara,” ungkap Asrun.



Jenderal ASN Sultra ini juga mengajak seluruh pemangku kepentingan mulai dari petani, pelaku usaha, dan dinas terkait dalam pengembangan produksi pertanian dan sub produknya agar kian melebarkan potensi ekspor produk asli dari Sulawesi Tenggara.

Baca Juga :  Asosiasi Mikoriza Indonesia Riset Pengembangan Jeruk Siompu di Tiga Kabupaten

Komoditas perkebunan berupa kelapa bulat di wilayah Sulawesi Tenggara menjadi salah satu komoditas pertanian unggulan. Tercatat dari data IQFast (‘Indonesian Quarantine Full Automatic System’), frekuensi pengiriman kelapa bulat sepanjang 2024 ini telah dilalulintaskan sebanyak 1,66 ribu ton. Namun, hanya dilalulintaskan secara domestik atau antararea ke Surabaya dan Makassar.

Komoditas Unggulan Lain.

Selain kelapa bulat, terdapat komoditas lain asal Sulawesi Tenggara yang memiliki potensi ekspor, antara lain kopra, jagung biji, kakao biji, mede biji, cengkeh, tepung kelapa, biji pinang, dan pala. Hal ini bisa dilihat dari jumlah komoditas yang dilalulintaskan.

Data volume lalu lintas untuk kopra sebesar 28,46 ribu ton, jagung biji sebesar 39,99 ribu ton, kakao biji sebesar 5,83 ribu ton, mede biji sebesar 4,91 ribu ton, cengkeh sebesar 2,52 ribu ton. Kemudian untuk kelapa bulat sebesar 1,66 ribu ton, tepung kelapa 1,24 ribu ton, biji pinang sebesar 458 ton, dan pala sebesar 297 ton.

Baca Juga :  Apersi Sultra Target 2.500 Unit Rumah Tahun Ini

Sementara itu,Kepala Karantina Sulawesi Tenggara Azhar menyatakan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan dalam mendorong ekspor di provinsi ini. “Harapan ke depannya ekspor komoditas pertanian dapat lebih meningkat, sehingga dapat menjadi nilai tambah yang besar untuk daerah Sulawesi Tenggara dan para petani,” ucap Azhar.

Hadir pada kegiatan ekspor perdana di antaranya Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Komandan Lanal, Kajati Sultra, G.M. Pelindo, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Perternakan, dan Kepala Bea dan Cukai Kendari. (red/rls)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
content-1701

cuaca 638000116

cuaca 638000117

cuaca 638000118

cuaca 638000119

cuaca 638000120

cuaca 638000121

cuaca 638000122

cuaca 638000123

cuaca 638000124

cuaca 638000125

cuaca 638000126

cuaca 638000127

cuaca 638000128

cuaca 638000129

cuaca 638000130

cuaca 638000131

cuaca 638000132

cuaca 638000133

cuaca 638000134

cuaca 638000135

cuaca 638000136

cuaca 638000137

cuaca 638000138

cuaca 638000139

cuaca 638000140

cuaca 638000141

cuaca 638000142

cuaca 638000143

cuaca 638000144

cuaca 638000145

cuaca 638000146

cuaca 638000147

cuaca 638000148

cuaca 638000149

cuaca 638000150

cuaca 638000151

cuaca 638000152

cuaca 638000153

cuaca 638000154

cuaca 638000155

cuaca 638000156

cuaca 638000157

cuaca 638000158

cuaca 638000159

cuaca 638000160

cuaca 638000161

cuaca 638000162

cuaca 638000163

cuaca 638000164

cuaca 638000165

cuaca 638000166

cuaca 638000167

cuaca 638000168

cuaca 638000169

cuaca 638000170

cuaca 638000171

cuaca 638000172

cuaca 638000173

cuaca 638000174

cuaca 638000175

article 999990116

article 999990117

article 999990118

article 999990119

article 999990120

article 999990121

article 999990122

article 999990123

article 999990124

article 999990125

article 999990126

article 999990127

article 999990128

article 999990129

article 999990130

article 999990131

article 999990132

article 999990133

article 999990134

article 999990135

article 999990136

article 999990137

article 999990138

article 999990139

article 999990140

article 999990141

article 999990142

article 999990143

article 999990144

article 999990145

psda 438000111

psda 438000112

psda 438000113

psda 438000114

psda 438000115

psda 438000116

psda 438000117

psda 438000118

psda 438000119

psda 438000120

psda 438000121

psda 438000122

psda 438000123

psda 438000124

psda 438000125

psda 438000126

psda 438000127

psda 438000128

psda 438000129

psda 438000130

psda 438000131

psda 438000132

psda 438000133

psda 438000134

psda 438000135

psda 438000136

psda 438000137

psda 438000138

psda 438000139

psda 438000140

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 898100161

article 898100162

article 898100163

article 898100164

article 898100165

article 898100166

article 898100167

article 898100168

article 898100169

article 898100170

article 898100171

article 898100172

article 898100173

article 898100174

article 898100175

content-1701