KORANHeadline.com, KENDARI – Kebun Raya Universitas Halu Oleo (UHO) mendapat kunjungan wisatawan mancanegera.
Wisatawan tersebut diantaranya Beau Garcia (AS), Fay Taylor (Inggris), Jelle Boef (Belanda).
Ketiganya mengujungi rumah koleksi anggrek sulawesi dan rumah pembibitan tanaman koleksi Kebun Raya UHO serta koleksi tumbuhan spontan.


Prof. Dr. Faisal Danu Tuheteru, S.Hut., M.Si selaku Kepala UPA Kebun Ilmu Hayati UHO mengungkapkan bahwa selain penjelasan terkait jenis dan total koleksi anggrek Sulawesi dan rumah pembibitan Kebun Raya UHO, pengelola juga menjelaskan tageline Kebun Raya UHO.
“Termasuk, konservasi tumbuhan endemik Sulawesi serta fungsi Kebun Raya UHO meliputi konservasi, pendidikan, penelitian, wisata dan jasa lingkungan. Kehadiran Kebun Raya UHO mendukung tridharma perguruan tinggi. Kunjungan wisatawan asing menjadi sangat penting dan strategis bagi KR UHO,” ungkap Prof Faisal, Senin (28/7/2025).
Sementara itu, salah satu wisatawan,
Fay Taylor, mengaku senang dapat mengunjungi Kebun Raya milik Universitas Halu Oleo, karena masih ada hutan dataran rendah sulawesi yang terjaga dalam kampus dan dalam kota.
“Ekosistem hutan harus terus dijaga, selain sebagai habitat flora fauna juga untuk kegiatan penelitian dan pendidikan serta miigasi perubahan iklim,” ujar Fay singkat. (red/id)















