KORANHeadline.com, KENDARI – Keluarga Besar Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari nonton bareng Film “Believe: Takdir, Mimpi dan Keberanian” di Bioskop XXI Mall The Park Kendari, Jumat (25/7/2025).
Film garapan Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana ini menceritakan kisah perjuangan dan pengorbanan prajurit TNI untuk membela bumi pertiwi Indonesia.
Aksi patriotik perjuangan seorang prajurit TNI bersama tim dalam melawan komplotan pemberontak yang ditampilkan dalam film ini membuat seluruh penonton tegang selama menyaksikan.
Namun, dibalik aksi menegangkan itu, film yang dibalut dengan romantisme percintaan seorang prajurit dan perjuangan meninggalkan keluarga saat bertugas dalam perang sesekali membuat penonton terkesima.
Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) Dedi Wardana memberikan apresiasi terhadap film ini. Menurutnya, film Believe memberi pesan moral bagi penontonya.
“Pesan moralnya, semua itu tidak dapat diperoleh dengan cuma-cuma, butuh pengorbanan. Begitu pula dengan kehidupan kita untuk generasi ke depan, berusahalah dengan semaksimal mungkin, dengan yang baik, lulus ikhlas, Insyaallah kebersilan akan di depan mata,” ujar Danlanal.
Dirinya berharap segenap prajurit TNI untuk terus berusaha semaksimal mungkin untuk membangun negeri tercinta Indonesia. “Salah satu contohnya adalah mendukung program astacita dari Presiden Republik Indonesia,” pungkas Danlanal.
Film yang digarap oleh Sutradara Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana, dibintangi oleh Ajil Ditto (sebagai Agus), Adinda Thomas (sebagai Evi), Wafda Saifan, Maudy Koesnaedi, dan Marthino Lio.
Diangkat dari kisah nyata, Believe terinspirasi dari kisah nyata Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang sebelumnya dituangkan dalam buku biografi berjudul Believe – Based on a True Story of Faith, Dream and Courage karya Valent Hartadi.
Ada beberapa nilai-nilai positif yang bisa dipetik dalam Film “Believe: Takdir, Mimpi, dan Keberanian”, seperti Semangat Perjuangan dan Ketahanan: Film ini mengisahkan perjalanan hidup Jenderal Agus Subiyanto yang tumbuh dalam kesulitan setelah kehilangan ayahnya seorang prajurit. Ini menggambarkan semangat juang yang luar biasa dan ketahanan dalam menghadapi takdir.
Pengorbanan dan Patriotisme: Kisah ayah Agus yang gugur dalam tugas militer serta keputusan Agus untuk mengikuti jejak ayahnya menunjukkan nilai pengorbanan demi negara dan patriotisme yang tinggi.
Transformasi dan Penemuan Jati Diri: Agus digambarkan sebagai pemuda bermasalah yang kemudian mengalami transformasi setelah menelusuri jejak ayahnya. Ini mengajarkan tentang pertumbuhan pribadi dan penemuan jati diri.
Disiplin dan Pantang Menyerah: Dalam perjalanannya di militer, Agus harus membuktikan kemampuannya dan mengatasi cemoohan. Ini menekankan pentingnya disiplin dan semangat pantang menyerah dalam mencapai tujuan.
Nilai Kemanusiaan: Selain adegan aksi, film ini juga diharapkan menampilkan sisi kemanusiaan dan emosional dari para prajurit, serta tanggung jawab untuk melindungi warga sipil. Ini menunjukkan nilai empati dan perlindungan.
Inspirasi dan Motivasi: Film ini diharapkan menjadi motivasi dan inspirasi bagi generasi muda untuk mengejar mimpi dan cita-cita, serta menunjukkan bahwa mimpi bisa terwujud melalui upaya dan kerja keras. (red/id)












