MetropolisPendidikan

Mahasiswa Ilmu Gizi FKM Unhas Ikuti Webinar Nasional Gizi 2025, Siap Dukung Generasi Indonesia yang Sehat

2386
×

Mahasiswa Ilmu Gizi FKM Unhas Ikuti Webinar Nasional Gizi 2025, Siap Dukung Generasi Indonesia yang Sehat

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Ilmu Gizi FKM Unhas Ikuti Webinar Nasional Gizi 2025. Ist

KORANHeadline.com, MAKASSAR – Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengikuti Webinar Nasional Gizi 2025 bertajuk “Stunting vs Wasting, Apa Beda?”, Sabtu (31/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek akademik mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Gizi FKM Unhas Angkatan 2022, yang dikemas dalam bentuk pembelajaran aktif dan partisipatif dalam membahas isu gizi terkini.

Webinar ini juga menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung agenda nasional perbaikan gizi dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya Tujuan 2 yaitu mengakhiri kelaparan dan segala bentuk malnutrisi, serta Tujuan 3 yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan semua usia.

Pelaksanaan webinar ini merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi S1 dan S-2 Ilmu Gizi FKM Unhas, ICONS (Indonesian Center for Nutrition Studies), JENEWA, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI serta UNICEF Indonesia.

Baca Juga :  Rakor Bersama KPK, Gubernur Sultra Tegaskan Pengelolaan Pertambangan dan Penyelamatan Aset Daerah

Kegiatan ini dibuka secara resmi melalui sambutan dari Ketua Panitia, Andi Alya Fakhirah Ihsan, Kepala Departemen S-1 Ilmu Gizi, Dr. Healthy Hidayanty, SKM., M.Kes., Dietisien, serta sambutan dari Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FKM Unhas, Dr. Wahiduddin, SKM, M.Kes, mewakili Dekan FKM Unhas. Acara dipandu oleh Ummi Hafsah Nur Annisa T. selaku MC dan sesi pemaparan materi dimoderatori oleh Rahayu Indriasari, SKM., MPH, CN, Ph.D, dosen Ilmu Gizi FKM Unhas.

Dalam webinar ini, terdapat empat narasumber utama yang menyampaikan materi dari perspektif nasional hingga internasional. Materi pertama disampaikan oleh Blandina Rosalina Bait (Nutrition Specialist UNICEF Indonesia) dengan fokus pada urgensi penanggulangan wasting sebagai strategi mencegah stunting di Indonesia.

Baca Juga :  Satgas Preventif Polda Sultra Monitoring Dugaan Pungli Berkedok Parkir di Area Kolam Retensi Baruga

Kemudian, materi kedua oleh dr. Lovely Daisy, M.K.M (Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes RI), membahas potensi dan tantangan program PMT lokal dalam intervensi wasting.



Selanjutnya, Prof. dr. Veni Hadju, M.Sc., Ph.D, membawakan materi “Salah Kaprah dalam Penurunan Stunting” yang menyoroti berbagai miskonsepsi dalam kebijakan penanganan stunting. Terakhir, Prof. Dr. dr. Abdul Razak Thaha, M.Sc., SpGK, memaparkan pembelajaran dari tren survei gizi nasional dalam lima tahun terakhir serta pentingnya validasi target stunting nasional.

Diskusi berlangsung secara interaktif melalui dua sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh peserta dari berbagai latar belakang. Webinar ini juga dirangkaikan dengan Lomba Poster Ilmiah bertema “Wasting vs Stunting, Apa Beda?” sebagai bentuk komunikasi visual ilmiah dari peserta. Enam karya terbaik dipilih dan dipresentasikan secara langsung dalam sesi khusus, dilanjutkan dengan pengumuman pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menyuarakan isu gizi.

Baca Juga :  Kalla Toyota Rajai Market Share Otomotif Sulawesi Sepanjang Tahun 2024, Bukti Pilihan Utama Masyarakat

Secara keseluruhan, Webinar Nasional Gizi 2025 menjadi forum ilmiah yang tidak hanya memperluas wawasan peserta, tetapi juga menguatkan sinergi lintas sektor dalam mendukung pencapaian SDGs 2030. Melalui pemahaman berbasis bukti, pendekatan lintas sektor, dan komitmen bersama, kegiatan ini menjadi investasi strategis menuju generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan tangguh dalam menghadapi tantangan gizi ke depan. (red/id)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
content-1701

cuaca 638000116

cuaca 638000117

cuaca 638000118

cuaca 638000119

cuaca 638000120

cuaca 638000121

cuaca 638000122

cuaca 638000123

cuaca 638000124

cuaca 638000125

cuaca 638000126

cuaca 638000127

cuaca 638000128

cuaca 638000129

cuaca 638000130

cuaca 638000131

cuaca 638000132

cuaca 638000133

cuaca 638000134

cuaca 638000135

cuaca 638000136

cuaca 638000137

cuaca 638000138

cuaca 638000139

cuaca 638000140

cuaca 638000141

cuaca 638000142

cuaca 638000143

cuaca 638000144

cuaca 638000145

cuaca 638000146

cuaca 638000147

cuaca 638000148

cuaca 638000149

cuaca 638000150

cuaca 638000151

cuaca 638000152

cuaca 638000153

cuaca 638000154

cuaca 638000155

cuaca 638000156

cuaca 638000157

cuaca 638000158

cuaca 638000159

cuaca 638000160

cuaca 638000161

cuaca 638000162

cuaca 638000163

cuaca 638000164

cuaca 638000165

cuaca 638000166

cuaca 638000167

cuaca 638000168

cuaca 638000169

cuaca 638000170

cuaca 638000171

cuaca 638000172

cuaca 638000173

cuaca 638000174

cuaca 638000175

article 999990116

article 999990117

article 999990118

article 999990119

article 999990120

article 999990121

article 999990122

article 999990123

article 999990124

article 999990125

article 999990126

article 999990127

article 999990128

article 999990129

article 999990130

article 999990131

article 999990132

article 999990133

article 999990134

article 999990135

article 999990136

article 999990137

article 999990138

article 999990139

article 999990140

article 999990141

article 999990142

article 999990143

article 999990144

article 999990145

psda 438000111

psda 438000112

psda 438000113

psda 438000114

psda 438000115

psda 438000116

psda 438000117

psda 438000118

psda 438000119

psda 438000120

psda 438000121

psda 438000122

psda 438000123

psda 438000124

psda 438000125

psda 438000126

psda 438000127

psda 438000128

psda 438000129

psda 438000130

psda 438000131

psda 438000132

psda 438000133

psda 438000134

psda 438000135

psda 438000136

psda 438000137

psda 438000138

psda 438000139

psda 438000140

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 898100161

article 898100162

article 898100163

article 898100164

article 898100165

article 898100166

article 898100167

article 898100168

article 898100169

article 898100170

article 898100171

article 898100172

article 898100173

article 898100174

article 898100175

content-1701