KORANHeadline.com, KENDARI – Semarak Karnaval Juang dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Kendari tidak hanya menghadirkan beragam atraksi dan kreativitas peserta. Di tengah kemeriahan tersebut, Pemerintah Kota Kendari juga menggelorakan semangat nasionalisme melalui pembagian bendera Merah Putih kepada masyarakat.
Gerakan tersebut dilakukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari sejak awal pelaksanaan Karnaval Juang hingga rombongan peserta tiba di garis finis di depan Kantor Wali Kota Kendari, Sabtu (8/8/2026).
Kepala Badan Kesbangpol Kota Kendari, Fadlil Suparman, mengatakan pembagian bendera tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih yang telah diarahkan melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.1.1/5191/SJ tertanggal 10 Juli 2026 tentang Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026.

Dalam surat tersebut, pemerintah daerah diminta menyelenggarakan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai salah satu simbol, identitas, sekaligus alat pemersatu bangsa dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Gerakan tersebut berlangsung sejak surat ditetapkan hingga 31 Agustus 2026.
“Pembagian bendera ini kami lakukan sejak awal Karnaval Juang. Ketika sampai di finis, kami kembali membagikan bendera kepada masyarakat, termasuk kepada Ibu Wali Kota dan Forkopimda,” ujar Fadlil.
Bendera yang dibagikan tidak sekadar menjadi atribut perayaan. Di lokasi finis, bendera Merah Putih langsung dibentangkan bersama oleh Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, unsur Forkopimda, peserta karnaval, dan masyarakat. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus ajakan agar semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni tahunan.
Karnaval Juang sendiri mengambil start di Kodim 1417 Kendari dan berakhir di depan Kantor Wali Kota Kendari. Sebanyak 48 barisan dari OPD dan kecamatan serta 15 barisan umum ikut memeriahkan kegiatan yang berlangsung sejak siang hingga menjelang magrib.
Peserta menampilkan kendaraan hias, pakaian pahlawan, pakaian adat hingga kostum perjuangan. Sejumlah OPD bahkan mengemas atraksi sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Melalui pembagian bendera tersebut, Pemkot Kendari tidak hanya mengikuti arahan pemerintah pusat, tetapi juga menjadikan Karnaval Juang sebagai ruang untuk menghidupkan kembali semangat persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap Merah Putih di tengah masyarakat. (ref)











