Advetorial

Gandeng Bank Sultra, Dishub Optimalkan Penggunaan e-Ticketing di Pelabuhan Penyeberangan

352
×

Gandeng Bank Sultra, Dishub Optimalkan Penggunaan e-Ticketing di Pelabuhan Penyeberangan

Sebarkan artikel ini
Kadis Perhubungan Sultra, Dr. Rajulan, S.T, M.Si.

KORANHeadline.com, KENDARI – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengandeng Bank Sultra menghadirkan inovasi pembayaran tiket berbasis elektronik (e-ticketing) bagi pengguna jasa penyeberangan angkutan.

Langkah Dishub bersama Bank Sultra ini merupakan transformasi dari sistem konvensional menuju sistem digital yang lebih cepat, mudah, efektif dan transparan di bidang transportasi, khususnya transportasi laut.

Kantor Dishub Sultra.

Kadis Perhubungan Sultra, Dr. Rajulan, S.T, M.Si mengungkapkan bahwa penerapan e-ticketing sudah sudah berjalan disejumlah pelabuhan penyeberangan yang pengelolaanya oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“E-ticketing ini berawal dari tahun 2017, saat itu ada temuan BPK karcis itu sangat repot, bonggol karcis kalau diaudit sangat memakan waktu. Akhirnya BPK menyarankan bisa pakai e-ticketing, bukan lagi pakai karcis. Nah dari situ berkembang, pertama hanya tiga pelabuhan, sekarang 13 pelabuhan penyeberangan sudah memakai e-ticketing,” ungkapnya, Selasa (26/11/2024).

Guna lebih memudahkan penggunaan, tahun ini Dishub Sultra berkolaborasi dangan Bank Sultra menggunakan kartu, namun hanya bisa digunakan di pelabuhan saja. Sebut saja pelabuhan Kendari-Wawonii, Torobulu-Tampo, Baubau-Wara, Amolengo-Labuan dan Mawasangka-Dongkala-Tondasi.

“Insyaallah tahun ini kita usahakan langsung online dengan Bank Sultra, cuman nanti pakai kartu, modelnya kaya e-money tapi berlaku di pelabuhan saja. Di kartu ini nanti bisa di top up (diisi saldo, red) di masing-masing UPTD pelabuhan,” beber Rajulan.

Baca Juga :  Parinringi Beberkan Struktur Tugas Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sulawesi Tenggara

Ia menyebut, penerapan digitalisasi merupakan arahan pemerintah yang telah tertuang dalam Undang-Undang. Semua transaksi dilakukan secara digital termasuk dalam pembelian tiket penyeberangan.

“Kita punya program besar yakni Digital Transportasi Sultra. Mimpi kita semua sistem terdigital, nanti ada pelayanan satu aplikasi tapi bisa memuat semuanya. Ini lagi dirancang untuk pelabuhan penyeberangan, pelabuhan regional, teminal, juga parkir. Dalam kota kan akan parkir tepi jalan,” terang Rajulan.

“Harapan kita di 2025 sudah tidak ada lagi uang case di pelabuhan, tapi uangnya sudah digital. Kita sudah kerjasamakan dengan BI (Bank Indonesia) dan Bank Sultra. Ini akan lebih mudah dan tentunya tiket elektronik ini meminimalsir calo-calo,” pungkasnya.

Sekda Sultra, Asrun Lio didampingi Kadishub Sultra, Rajulan saat peresmian penggunaan QRIS di Pelabuhan.

Diketahui, sebelumnya Dishub Sultra sudah menerapkan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk pembelian tiket penyeberangan. QRIS merupakan standar pembayaran menggunakan kode QR yang dikembangkan oleh Bank Indonesia.

Baca Juga :  Pemprov Sultra Dorong Pencepatan Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus IPIP di Kabupaten Kolaka

Peresmiannya pun berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) usai upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Senin, 23 September 2024.

Sekda Sultra, Asrun Lio didampingi Kadishub Sultra, Rajulan saat pemberian penghargaan ke insan perhubungan.

Saat itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., didampingi Kadis Perhubungan Sultra, Dr. Rajulan, S.T, M.Si meresmikan pengunaan QRIS yang disaksikan langsung jajaran BI dan Bank Sultra.

Peresmian QRIS di Pelabuhan Penyeberangan Kendari diharapkan dapat mempermudah layanan bagi masyarakat, khususnya dalam rute penyeberangan Kendari-Wawonii dengan layanan yang lebih cepat, praktis dan efisien.

Tampak pemberian penghargaan ke insan perhubungan.

Pada peringatan Harhubnas itu, Sekda Sultra membacakan sambutan dari Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Dalam sambutannya, Menteri menekankan pentingnya peringatan Harhubnas sebagai momentum refleksi terhadap bakti dan kontribusi di sektor transportasi.

“Harhubnas dapat dimaknai sebagai kesempatan untuk merefleksikan kontribusi kita dalam membangun transportasi untuk bangsa dan negara,” ungkapnya.

Sesuai dengan tema Harhubnas 2024, “Transportasi Maju Nusantara Baru”, Menteri Perhubungan mengajak seluruh pemangku kepentingan sektor transportasi untuk menjaga keberlanjutan dari pencapaian yang telah diraih selama satu dekade terakhir, serta meningkatkan layanan transportasi yang terjangkau, merata dan berkeadilan.

Baca Juga :  DPM-PTSP Dukung Investasi Pembangunan dan Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum di Sultra

“Indonesia kini sejajar dengan negara-negara maju lainnya, dengan adanya transportasi modern seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang mampu melaju hingga 350 km/jam, serta teknologi angkutan tanpa masinis seperti LRT dan Autonomous Rail Rapid Transit (ART),” tambahnya.

Diakhir sambutannya, Menteri Perhubungan memberikan apresiasi kepada seluruh insan transportasi yang telah berdedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Para penjaga menara suar, penjaga perlintasan sebidang, pemandu penyeberang jalan, pengemudi, inspektur, dan semua pihak yang telah memastikan transportasi di Indonesia berlangsung aman, nyaman, dan selamat,” ujar Sekda Sultra, mengutip pesan Menteri Perhubungan.

Acara ditutup dengan pesan optimisme bahwa Indonesia akan semakin terhubung, dan seluruh pencapaian serta komitmen yang diraih dalam satu dekade terakhir akan terus dilanjutkan dengan penuh integritas.

Upacara Hari Perhubungan Nasional ini juga diisi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada purna bakti ASN lingkup perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2023-2024, serta mitra-mitra sektor perhubungan.

Penyerahan piagam ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendukung pembangunan dan pelayanan sektor perhubungan di Sulawesi Tenggara. (ADV)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!