KORANHeadline.com, KENDARI – Dalam rangka mendukung kesuksesan gelaran Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2024, Dinas Perhubungan (Dishub) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan kelancaran transportasi penyeberangan di Bumi Anoa (sebutan untuk Sultra).
Salah satu fokus utama Dinas Perhubungan adalah memastikan kesiapan fasilitas transportasi seperti terminal dan dermaga guna mendukung distribusi logistik Pilkada. Hal ini disampaikan langsung Kepala Dishub Sultra, Dr Muhammad Rajulan, S.T., M.Si saat ditemuai di ruang kerjanya, Senin (25/11/2024).

“Kami turun ke lapangan untuk memastikan kesiapan fasilitas yang kami kelola. Dari 13 dermaga feri yang berada di bawah pengelolaan dishub telah kami instruksikn seluruh kepala Unit Pelaksana Teknis untuk melakukan pengecekan menyeluruh dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ungkapnya.
Kata Rajulan, kerjasama intensif juga dilakukan dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sultra dan PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (Persero) (ASDP) sebagai pengelola kapal feri.
Koordinasi ini tentunya bertujuan untuk memastikan distribusi logistik Pilkada, khususnya yang menggunakan transportasi penyeberangan, berjalan dengan lancar.
Dirinya menyebut, beberapa pelabuhan penting seperti Kendari-Wawonii, Amolengo-Labuan dan Torobulu-Tampo menjadi prioritas dalam memfasilitasi distribusi logistik Pilkada. Saat ini, fokus utama adalah mengantisipasi proses pengiriman logistik pasca pencoblosan, dimana kotak suara akan dikirim dari kabupaten ke tingkat provinsi.
“Kami terus memantau dan mengecek kesiapan pelabuhan untuk memastikan distribusi kotak suara berjalan lancar dan aman. Kami juga telah menginstruksikan agar pengangkutan logistik kotak suara difasilitasi dengan cepat dan diprioritaskan,” terang Rajulan.
Terkait hal ini, orang nomor satu di Dishub Sultra berharap penyelenggaraan Pilkada 2024 dapat berlangsung dengan aman dan sukses. Pihaknya memastikan akan terus mengambil peran aktif sesuai bidangnya untuk mendukung kelancaran proses demokrasi di wilayah Sulawesi Tenggara
“Kita berharap Pilkada tahun 2024 ini baik pemilihan bupati, walikota maupun gubernur bisa berjalan dengan lancar dan aman,” pintanya.
“Kami dari Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara turut mengambil peran sesuai bidang kami dalam mensukseskan Pilkada ini,” tutup Rajulan.
Sebelumnya, baru-baru ini dalam rangka kesiapan Pilkada Serentak 2024, rombongan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Sultra, khususnya Kota Kendari.

Rombongan yang diketuai Bahtra Banong diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra.
Dalam kunjungan ini, hadir jajaran penting, seperti Anggota Komisi II DPR RI, perwakilan KPU RI, Sekretaris Daerah Sultra, Forkopimda tingkat I, serta Bupati Walikota beserta Forkopimda tingkat II dari seluruh kabupaten kota di Sultra, termasuk Ketua KPU dan Bawaslu provinsi hingga kabupaten kota.

Pj. Gubernur Sultra menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan atas kunjungan tersebut. Ia berharap agar kunjungan ini bisa memberikan masukan yang konstruktif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pelaksanaan tugas-tugas konstitusional di masa mendatang.
Kesiapan Sultra Hadapi Pilkada Serentak 2024 telah memaksimalkan peran seluruh elemen terkait untuk memastikan penyelenggaraan Pilkada berjalan lancar.

Sultra memiliki wilayah dengan komposisi perairan 74 persen dan daratan 26 persen, dengan 62 pasangan calon tersebar di berbagai kabupaten kota.
Pemprov Sultra juga mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan KPU, Bawaslu, dan berbagai pihak terkait. Disdukcapil Sultra secara aktif melakukan verifikasi data pemilih melalui program Identitas Kependudukan Digital (IKD), memastikan seluruh pemilih telah terdata dengan baik.
Untuk menjaga integritas, Pemprov Sultra telah mengeluarkan edaran terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), menindak tegas pelanggaran yang ada, serta memastikan tidak ada ASN yang mendukung pasangan calon tertentu.
Pemprov juga mendukung penuh KPU dan Bawaslu di semua tingkatan, termasuk dalam proses rekrutmen badan adhoc dan pemenuhan fasilitas kampanye.
Pemerintah provinsi menargetkan partisipasi pemilih sebesar 83,82 persen, sesuai target nasional, dengan capaian perekaman KTP-el sebesar 98,03 persen, yang difokuskan pada pemilih pemula dan kelompok rentan.
Pj. Gubernur Sultra berharap, melalui sinergi antara Pemprov, Komisi II DPR RI, KPU, Bawaslu dan seluruh pemangku kepentingan, Pilkada Serentak 2024 dapat berlangsung aman, lancar, dan menghasilkan pemimpin yang membawa kemajuan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. (ADV)















