KORANHeadline.com, KENDARI – Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Aswido mengungkapkan bahwa peran Bunda Literasi sangat vital dalam menggerakkan minat baca ditengah masyarakat.
“Bunda Literasi berfungsi sebagai administrator, motivator, dan penggerak gerakan minat baca,” ujarnya, usai menghadiri Workshop Bunda Literasi, Senin (21/10) di Balai Kota Kendari.
Olehnya itu, lanjut Aswido, melalui Workshop Bunda Literasi, dirinya berharap dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang peran Bunda Literasi dalam mengawal gerakan gemar membaca di masyarakat.
“Selain itu, memberikan arah kebijakan bagi program literasi yang dapat membantu meningkatkan angka indeks peningkatan literasi membaca (IPLM) danTingkat Gemar membaca (TGM) di Kota Kendari,” terang Wido.
Termasuk, sanbungnya, memperkuat peran Bunda Literasi dalam keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat untuk pengembangan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca sejak dini dalam ekosistem literasi.
Sementara itu, Penjabat Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, dalam sambutannya menekankan pentingnya menciptakan ekosistem membaca di Kota Kendari.
“Berbicara soal literasi, kita harus fokus pada bagaimana menciptakan kebiasaan membaca yang baik di masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan literasi merupakan pondasi penting bagi kemajuan daerah dan bangsa.
Pj Wali Kota Kendari mendorong para pendidik untuk berperan aktif dalam menumbuhkan kebudayaan membaca sejak usia dini.
“Peran bapak ibu guru sangat penting dalam membangun budaya literasi,” tambahnya. (red/id)












