KORANHeadline.com, JAKARTA – Di tengah industri yang identik dengan persaingan bisnis dan dominasi kepemimpinan laki-laki, nama Wa Ode Suliana mendapat sorotan melalui penghargaan Grand Honors 2026 – Indonesia Chapter. Ia menerima apresiasi dalam kategori Most Influential Woman in Mining and Hospitality Entrepreneurship Award 2026, sebuah pengakuan atas kiprahnya di sektor pertambangan dan hospitality.
Namun, bagi Wa Ode Suliana, penghargaan bukan semata-mata tentang trofi yang dibawa pulang. Ada tanggung jawab yang menyertainya: bagaimana perusahaan yang dipimpin tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Pesan itu menjadi salah satu penekanan dalam sambutannya pada Jumat malam, 23 Oktober 2026. Di hadapan para undangan, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Star Excellent Award Management selaku penyelenggara.
“Terima kasih kepada Star Excellent Award Management yang telah memberikan kesempatan luar biasa ini. Terima kasih khusus saya sampaikan kepada seluruh tim, suami tercinta, serta seluruh rekan kerja yang hadir maupun yang berhalangan hadir,” ujar Wa Ode Suliana.
Di balik penghargaan tersebut, terdapat perjalanan profesional yang membawanya menduduki sejumlah posisi strategis di dunia usaha. Ia tercatat menjabat sebagai direktur di PT Iworth Global Mining Inc., PT Tambang Indonesia Sejahtera, dan PT Kagumi Kawasa Nusantara. Ia juga mengemban posisi komisaris di PT Sarana Indonesia Sejahtera.
Rangkaian jabatan itu menempatkannya dalam lingkungan pengambilan keputusan korporasi, terutama pada sektor pertambangan dan hospitality yang memiliki karakter bisnis serta tantangan tersendiri.
Pertambangan, misalnya, bukan hanya berbicara tentang kegiatan produksi dan nilai ekonomi. Di dalamnya terdapat persoalan pemberdayaan masyarakat, peluang kerja, hubungan perusahaan dengan lingkungan sosial, serta tuntutan agar kegiatan usaha memberikan nilai tambah bagi wilayah di sekitarnya.
Sementara itu, sektor hospitality bertumpu pada pelayanan, pengelolaan usaha, dan kemampuan menciptakan pengalaman yang bernilai bagi konsumen. Keduanya membutuhkan strategi bisnis yang berbeda, tetapi dapat bertemu pada satu kepentingan: keberlanjutan usaha dan manfaat ekonomi yang lebih luas.
Wa Ode Suliana menegaskan, visi perusahaan yang dipimpinnya tidak berhenti pada pencapaian keuntungan. Ia ingin aktivitas usaha menjadi bagian dari upaya memperluas pemberdayaan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.
“Perusahaan kami memiliki misi untuk menjadi perusahaan pertambangan yang mampu mewujudkan cita-cita bersama, memberikan pemberdayaan kepada masyarakat, serta memberikan kontribusi positif bagi Indonesia,” tegasnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan arah yang ingin ditekankan Wa Ode Suliana dalam memaknai kepemimpinan bisnis. Pertumbuhan perusahaan, menurut visi yang disampaikannya, perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial dan keterlibatan masyarakat.
Dalam perspektif pembangunan, pendekatan semacam ini menjadi penting karena keberhasilan dunia usaha tidak hanya diukur melalui ekspansi perusahaan atau capaian finansial. Manfaat yang dirasakan masyarakat, terbukanya kesempatan ekonomi, dan keberlanjutan kegiatan usaha juga menjadi bagian dari pembicaraan tentang dampak bisnis.
Meski demikian, komitmen tersebut pada akhirnya perlu diterjemahkan ke dalam program dan hasil yang dapat diukur. Pemberdayaan yang berkelanjutan membutuhkan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi agar manfaatnya tidak berhenti sebagai pernyataan di atas panggung penghargaan.
Prosesi Grand Honors 2026 ditutup dengan penyerahan trofi dan plakat kepada Wa Ode Suliana, dilanjutkan dengan sesi foto bersama para penerima penghargaan lainnya.
Bagi Wa Ode Suliana, penghargaan ini menjadi momentum untuk menegaskan kembali arah kepemimpinannya di dunia usaha. Ia membawa pesan bahwa perempuan dapat mengambil peran strategis dalam pengelolaan perusahaan sekaligus mendorong agenda pemberdayaan masyarakat.
Pada akhirnya, nilai sebuah penghargaan tidak hanya terletak pada nama kategori atau kemegahan acaranya. Ukuran yang lebih substansial terletak pada bagaimana pengakuan tersebut menjadi dorongan untuk menghasilkan karya, memperluas kesempatan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta Indonesia. (red/id)













