Berita Utama: Breaking news terbaru hari ini - Simak laporan selengkapnya hanya di KORANHeadline.com!
FriendshipMetropolis

Enam Hari Pencarian, Kru MV LGH Prosper yang Jatuh di Perairan Toronipa Belum Ditemukan

996
×

Enam Hari Pencarian, Kru MV LGH Prosper yang Jatuh di Perairan Toronipa Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Enam Hari Pencarian, Kru MV LGH Prosper yang Jatuh di Perairan Toronipa Belum Ditemukan

KORANHeadline.com, KONAWE – Memasuki hari keenam operasi pencarian dan pertolongan (Ops SAR), satu orang kru kapal MV LGH Prosper yang terjatuh ke laut di sekitar perairan Toronipa, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), belum berhasil ditemukan hingga Sabtu (24/10/2026) sore.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin AS, mengatakan pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan hingga pukul 17.35 Wita belum membuahkan hasil. Operasi SAR pun dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Minggu (25/10/2026) pukul 07.00 Wita.

“Pencarian hari keenam masih nihil. Operasi SAR dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan besok pagi,” demikian informasi perkembangan Ops SAR yang disampaikan KPP Kendari.

Korban diketahui bernama Abdul Rahman, laki-laki berusia 45 tahun, warga Kelurahan Gili Timur, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur.
Berdasarkan kronologi kejadian, insiden tersebut terjadi pada 19 Oktober 2026 sekitar pukul 08.43 Wita.

Saat itu, MV LGH Prosper sedang berlayar dari Muara Jawa menuju Morosi. Korban terjatuh ke laut ketika memasang tangga pandu di lambung sisi kiri kapal.

Mengetahui kejadian tersebut, salah seorang kru kapal langsung melemparkan pelampung ke arah korban. Kru lainnya kemudian melakukan upaya pencarian dengan menurunkan sekoci. Namun, hingga informasi terakhir diterima, korban belum berhasil ditemukan.

Dalam operasi pencarian, sejumlah unsur terlibat, yakni SMC dan staf SMC KPP Kendari, rescuer KPP Kendari, personel Polair Konawe, serta kru MV LGH Prosper. Tim menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya truk personel, rescue car, rigid inflatable boat (RIB), Aquaeye, peralatan evakuasi dan medis, serta perangkat komunikasi dan perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.

Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG, kondisi perairan saat pencarian berawan, dengan tinggi gelombang sekitar 0,2 meter dan kecepatan angin 11 kilometer per jam dari arah timur. Tim SAR dijadwalkan kembali melanjutkan pencarian pada Minggu pagi untuk menemukan korban. (red/ID)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama: Breaking news terbaru hari ini - Simak laporan selengkapnya di sini!