Berita Utama: Breaking news terbaru hari ini - Simak laporan selengkapnya hanya di KORANHeadline.com!
DaerahMetropolis

PAD DKP Sultra Tembus Rp1,04 Miliar, Target Tahunan Hampir Tercapai

927
×

PAD DKP Sultra Tembus Rp1,04 Miliar, Target Tahunan Hampir Tercapai

Sebarkan artikel ini
PAD DKP Sultra Tembus Rp1,04 Miliar, Target Tahunan Hampir Tercapai

KORANHeadline.com, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memperkuat pembiayaan pembangunan di Bumi Anoa.

Salah satu sektor yang menunjukkan kinerja positif adalah Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sultra, dengan realisasi PAD mencapai lebih dari Rp1 miliar hingga September 2026.

Kepala DKP Sultra, Hj. Hikmawaty Amir, S.Pi., M.Si., mengungkapkan, target PAD yang dibebankan kepada instansinya pada 2026 sebesar Rp1.275.000.000. Pendapatan tersebut bersumber dari sejumlah sektor, di antaranya Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI), Balai Jasa Dok, serta retribusi penjualan produk hasil usaha berupa bibit dan benih.

“ Sampai bulan September 2026 sudah mencapai Rp1.044.904.672. Diharapkan pada akhir Desember target tersebut dapat tercapai,” ungkap Hikmawaty usai menghadiri kegiatan penanaman mangrove Polda Sultra, Jumat (16/10/2026).

Dari sejumlah sumber pendapatan tersebut, PPI Sodoha menjadi salah satu penyumbang PAD dengan capaian yang menonjol. Dari target Rp250 juta sepanjang 2026, realisasi pendapatan PPI Sodoha hingga September telah mencapai Rp539.126.672 atau sekitar 216 persen dari target.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pendapatan PPI Sodoha telah melampaui target awal sebesar 116 persen, dengan nilai kelebihan realisasi mencapai Rp289.126.672. Kinerja ini sekaligus memperlihatkan besarnya potensi sektor perikanan dalam mendukung peningkatan pendapatan daerah.

Hikmawaty menjelaskan, upaya optimalisasi PAD dilakukan seiring dengan penyerahan pengelolaan sejumlah pelabuhan perikanan kepada pemerintah provinsi. Meski demikian, proses penyerahan aset dan kewenangan di beberapa lokasi masih berlangsung karena terdapat kabupaten yang belum menyelesaikan proses personel, pendanaan, sarana dan prasarana, serta dokumen atau P3D.

Selain mengoptimalkan pengelolaan pelabuhan, DKP Sultra juga melakukan peninjauan langsung untuk melihat kondisi sarana dan prasarana pendukung aktivitas perikanan. Salah satunya melalui kunjungan ke PPI Mangolo sekitar dua pekan lalu, yang menemukan sejumlah fasilitas pelabuhan sudah membutuhkan perhatian dan perbaikan.

Menurutnya, kondisi sejumlah bangunan dan fasilitas pelabuhan saat diserahkan kepada pemerintah provinsi memang sudah mengalami kerusakan. Karena itu, DKP Sultra mulai melakukan perbaikan secara bertahap, termasuk melalui program perbaikan tahap pertama pada tahun ini.

Hikmawaty juga mengapresiasi perhatian Gubernur Sultra terhadap peningkatan infrastruktur perikanan, khususnya melalui revitalisasi PPI Sodoha. Menurutnya, pembenahan fasilitas pelabuhan memberikan dampak positif terhadap peningkatan PAD, yang kini realisasinya telah melampaui dua kali lipat dari target awal.

“Ini menunjukkan bahwa pemerintah konsen terhadap peningkatan sarana dan prasarana yang ada di pelabuhan guna mendukung meningkatnya PAD di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

DKP Sultra berharap perbaikan infrastruktur dan optimalisasi pengelolaan pelabuhan perikanan dapat terus meningkatkan produktivitas sektor kelautan dan perikanan sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pendapatan daerah hingga akhir 2026. (red/ID)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama: Breaking news terbaru hari ini - Simak laporan selengkapnya di sini!