Berita Utama: Breaking news terbaru hari ini - Simak laporan selengkapnya hanya di KORANHeadline.com!
KesehatanMetropolis

Antrean Pasien Urologi Jadi Sorotan, RSUD Kota Kendari Ungkap Duduk Perkara

943
×

Antrean Pasien Urologi Jadi Sorotan, RSUD Kota Kendari Ungkap Duduk Perkara

Sebarkan artikel ini
Antrean Pasien Urologi Jadi Sorotan, RSUD Kota Kendari Ungkap Duduk Perkara

KORANHeadline.com, KENDARI — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari memberikan penjelasan terkait video yang beredar di media sosial mengenai pelayanan dan antrean pasien di Poliklinik Urologi.

Plt. Kepala RSUD Kota Kendari, dr. Putu Agustin, menjelaskan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan perbedaan jadwal pelayanan dan nomor antrean yang tercatat dalam sistem Mobile JKN.

Pada 7 Oktober 2026, pasien datang ke loket pelayanan dengan menunjukkan nomor antrean 8 pada aplikasi Mobile JKN. Setelah dilakukan pengecekan, nomor tersebut tercatat untuk jadwal pelayanan 2 Oktober 2026.

Pada 2 Oktober 2026, pelayanan Poliklinik Urologi tidak berlangsung karena dokter yang bersangkutan sedang berada di luar kota dalam rangka kegiatan kedinasan. Kondisi tersebut menyebabkan nomor antrean yang terdaftar untuk tanggal tersebut tidak dapat digunakan pada jadwal pelayanan yang berbeda.

Untuk membantu pasien mendapatkan pelayanan pada jadwal berikutnya, dilakukan pendaftaran kembali melalui aplikasi Mobile JKN sesuai jadwal pelayanan yang tersedia. Dari proses tersebut, sistem menerbitkan nomor antrean 24 untuk pelayanan tanggal 7 Oktober 2026.

Dr. Putu menjelaskan, nomor antrean 24 tersebut bukan merupakan perubahan nomor secara sepihak oleh petugas, melainkan nomor yang diterbitkan oleh sistem setelah dilakukan pendaftaran kembali untuk jadwal pelayanan 7 Oktober 2026.

“Nomor antrean 24 bukan merupakan penggantian secara sepihak oleh petugas rumah sakit. Nomor tersebut diterbitkan oleh sistem Mobile JKN setelah pasien dilakukan pendaftaran kembali untuk pelayanan tanggal 7 Oktober 2026,” ujar dr. Putu.

Ia menambahkan, nomor antrean 8 merupakan nomor yang tercatat untuk jadwal pelayanan tanggal 2 Oktober 2026, sedangkan nomor 24 merupakan nomor antrean untuk jadwal pelayanan tanggal 7 Oktober 2026 berdasarkan sistem Mobile JKN.

“Kami memahami bahwa perbedaan nomor dan tanggal pelayanan ini dapat menimbulkan pertanyaan bagi pasien maupun keluarga. Karena itu, kami melakukan pengecekan dan memberikan penjelasan berdasarkan data yang tercatat dalam sistem,” katanya.

Terkait situasi komunikasi antara petugas dan keluarga pasien yang turut terekam dalam video, pihak rumah sakit menjelaskan bahwa petugas kemudian melakukan koordinasi dengan kepala ruangan administrasi untuk memastikan informasi yang disampaikan sesuai dengan data pelayanan.

Dr. Putu menegaskan, RSUD Kota Kendari tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan terus melakukan evaluasi, khususnya dalam penyampaian informasi kepada pasien dan keluarga.

“Kami menjadikan setiap pengaduan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan. Yang terpenting, komunikasi dengan pasien dan keluarga harus terus kami tingkatkan agar setiap informasi pelayanan dapat diterima dengan jelas,” tutupnya. (red/id)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama: Breaking news terbaru hari ini - Simak laporan selengkapnya di sini!