KORANHeadline.com, KENDARI – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Pemerintah Daerah secara resmi menyelenggarakan Soft Launching Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 di pelataran The Park Kendari.
Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Sultra Maimo 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan UMKM melalui peningkatan kapasitas usaha, inovasi produk, perluasan akses pembiayaan, digitalisasi, serta perluasan akses pasar.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Bp. Edwin Permadi, bersama Wali Kota Kendari Ibu. dr. Hj. Siska Karina Imran, S.KM., Wakil Wali Kota Kendari Bp. Sudirman, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara Bp. Bismi Maulana Nugraha, pimpinan perbankan, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan.


Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan bahwa penyelenggaraan Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 merupakan wujud nyata sinergi Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, OJK, industri jasa keuangan, pelaku usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat pemberdayaan UMKM, mempercepat digitalisasi ekonomi, serta meningkatkan daya saing perekonomian Sulawesi Tenggara.
“Melalui festival ini, Bank Indonesia menyediakan ruang promosi dan kolaborasi bagi pelaku UMKM kuliner lokal dan perwakilan coffee shop Sulawesi Tenggara untuk menampilkan produk unggulan serta menyajikan beragam kuliner lokal/khas daerah sebagai wujud kekayaan budaya dan identitas lokal,” ungkap Edwin.
Upaya ini diharapkan dapat semakin memperkenalkan cita rasa khas Sulawesi Tenggara kepada masyarakat luas, mengingat kuliner lokal merupakan salah satu daya tarik penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.
Selain itu, festival ini juga menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memperluas jejaring bisnis, serta membuka peluang kemitraan baru. Kehadiran berbagai UMKM kuliner unggulan Nusantara turut menjadi sarana berbagi pengalaman, inspirasi, dan praktik terbaik dalam mendorong inovasi, peningkatan kualitas produk, serta daya saing UMKM Sulawesi Tenggara.
“Bank Indonesia juga terus berkomitmen memperluas penggunaan pembayaran digital melalui QRIS, memperkuat perlindungan konsumen, serta meningkatkan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Sejalan dengan komitmen tersebut, seluruh tenant dan pelaku usaha yang berpartisipasi dalam Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 didorong untuk menggunakan QRIS dalam setiap transaksi,” tambahnya.
Selain memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat, pemanfaatan QRIS juga membantu pelaku usaha mewujudkan pencatatan transaksi yang lebih tertib, transparan, dan efisien sehingga memperkuat tata kelola usaha serta mendorong inklusi keuangan digital.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, S.KM menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Bank Indonesia, Pemerintah Kota Kendari, OJK, dan industri jasa keuangan dalam mendukung pengembangan UMKM. Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan kuliner lokal kepada masyarakat yang lebih luas, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, memperkuat standar kualitas produk, serta menciptakan kemitraan usaha yang berkelanjutan.
Festival Kuliner merupakan salah satu agenda utama Sultra Maimo 2026 yang diselenggarakan pada 2–9 Agustus 2026 di The Park Kendari. Mengusung semangat kolaborasi dan pemberdayaan ekonomi daerah, Sultra Maimo menghadirkan berbagai kegiatan strategis, antara lain showcasing UMKM unggulan, Festival Kuliner, coffee competition, business matching, Sultra Trade Forum, model bisnis sirkular, fesyen wastra, edukasi keuangan dan sistem pembayaran digital, serta berbagai kompetisi kreatif dan hiburan bagi masyarakat.
Keseluruhan rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang promosi, kolaborasi bisnis, dan akselerasi transformasi UMKM agar semakin berdaya saing di pasar nasional maupun global.
Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pembukaan Finance, Sport and Art (FINSPORA) 2026, program kolaborasi antara Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulawesi Tenggara. FINSPORA menjadi wadah untuk mempererat sinergi, membangun semangat kebersamaan, serta memperkuat kolaborasi antar lembaga melalui berbagai kegiatan olahraga dan seni.
Melalui penyelenggaraan Sultra Maimo 2026 dan FINSPORA 2026, Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah, OJK, BMPD, FKIJK, dan seluruh mitra strategis berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam mendorong pemberdayaan UMKM, mempercepat digitalisasi sistem pembayaran, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta membangun ekosistem ekonomi daerah yang semakin tangguh, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan sebagai fondasi bagi pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara yang lebih kuat. (redf)











