Daerah

Bapanas Siapkan Bantuan Pangan 3 Bulan untuk Warga Kendari, 27 Ribu KPM Berpotensi Kembali Menerima

583
×

Bapanas Siapkan Bantuan Pangan 3 Bulan untuk Warga Kendari, 27 Ribu KPM Berpotensi Kembali Menerima

Sebarkan artikel ini
Abdul Rauf

KORANHeadline.com, KENDARI – Kabar gembira bagi masyarakat Kota Kendari. Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam waktu dekat kembali akan menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat kurang mampu selama tiga bulan sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan, menekan inflasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, kepada awak media, Kamis (23/7/2026). Ia mengungkapkan bahwa kepastian penyaluran bantuan tersebut diperoleh setelah mengikuti forum pangan dalam rangkaian kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Medan.

Menurut Abdul Rauf, dalam forum tersebut pihak Bapanas menyampaikan bahwa pemerintah pusat kembali menyiapkan program bantuan pangan selama tiga bulan. Meski jadwal penyalurannya masih menunggu petunjuk teknis, bantuan dipastikan akan kembali digulirkan dalam waktu dekat.

“Apakah mulai disalurkan pada Agustus atau bulan berikutnya masih menunggu petunjuk. Tetapi yang jelas bantuan pangan akan kembali diberikan selama tiga bulan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sasaran utama program tersebut adalah keluarga rentan, termasuk masyarakat miskin, miskin ekstrem, serta keluarga yang memiliki risiko stunting. Di Kota Kendari, jumlah penerima bantuan pada penyaluran sebelumnya mencapai sekitar 27 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Abdul Rauf mengatakan jumlah penerima bantuan kali ini diperkirakan tidak jauh berbeda. Namun, jumlah tersebut masih bisa berubah karena mengacu pada pembaruan data yang bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan, program ini juga memiliki tujuan strategis dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran. Dengan demikian, daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi daerah dapat dikendalikan.

“Tujuannya bukan hanya membantu masyarakat rentan, tetapi juga menjaga kestabilan harga pangan dan memastikan inflasi tetap terkendali sehingga kebutuhan pangan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelas mantan Kepala Dinas Sosial Kota Kendari tersebut.

Ia menambahkan, hingga saat ini pemerintah daerah masih menunggu petunjuk teknis terkait jenis bantuan yang akan diberikan. Pada penyaluran sebelumnya, selain beras, masyarakat juga menerima bantuan minyak goreng. Menurutnya, tambahan komoditas seperti minyak goreng akan sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Abdul Rauf menegaskan bahwa isu pangan merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah. Menurutnya, pemenuhan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan beras, tetapi juga harus memperhatikan kecukupan gizi masyarakat agar mampu mencetak sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

“Kalau masyarakat terpenuhi kebutuhan pangan dan gizinya, maka akan lahir generasi yang sehat, cerdas, dan kuat. Karena itu urusan pangan menjadi tanggung jawab pemerintah, sama pentingnya dengan kesehatan dan pendidikan,” pungkasnya. (red/id)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *