KORANHeadline.com, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan tenaga pendidik. Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemkot Kendari bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan perusahaan sekuritas menggelar Sosialisasi Peningkatan Literasi Keuangan sekaligus Pembukaan Rekening Saham bagi kepala sekolah dan guru, di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kota Kendari, Nismawati, yang mewakili Pemerintah Kota Kendari. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan merupakan langkah strategis dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan.
Menurut Nismawati, kepala sekolah dan guru memiliki posisi yang sangat penting sebagai agen edukasi. Selain membentuk karakter peserta didik, para pendidik juga diharapkan mampu menyebarluaskan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sehat kepada masyarakat luas.
“Para kepala sekolah dan guru memiliki peran penting sebagai agen edukasi yang dapat menyebarluaskan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sehat kepada peserta didik maupun masyarakat,” ujar Eselon II yang pernah menjabat Kadis Kominfo tersebut.
Program ini bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di lingkungan pendidikan sekaligus memperkenalkan instrumen investasi yang legal, aman, dan diawasi melalui pasar modal. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal serta mendorong budaya investasi yang bertanggung jawab.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan dari OJK, BEI, dan perusahaan sekuritas mengenai pengelolaan keuangan pribadi, pentingnya perencanaan keuangan sejak dini, hingga pengenalan investasi di pasar modal. Sebagai bentuk implementasi nyata, para peserta juga difasilitasi untuk membuka rekening saham.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, kegiatan ini diikuti kepala sekolah dan tiga orang guru dari setiap SD Negeri dan SMP Negeri se-Kota Kendari. Pelaksanaannya dibagi dalam tiga sesi selama dua hari dengan total peserta mencapai 520 orang.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kendari berharap para pendidik tidak hanya memahami konsep literasi keuangan dan investasi, tetapi juga mampu menjadi pelopor dalam mengedukasi siswa, rekan sejawat, maupun masyarakat tentang pentingnya mengelola keuangan secara bijak serta memilih instrumen investasi yang legal dan aman.
Sinergi antara Pemkot Kendari, TPAKD, OJK, BEI, dan perusahaan sekuritas diharapkan semakin memperkuat budaya literasi keuangan di Kota Kendari. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan dan investasi, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih mandiri secara finansial serta mampu mendorong kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah. (red/id)











