Daerah

Polemik Izin Warkop Rumpang: DPRD Kendari Gelar RDP Gabungan, Soroti Aturan Sempadan Sungai

2754
×

Polemik Izin Warkop Rumpang: DPRD Kendari Gelar RDP Gabungan, Soroti Aturan Sempadan Sungai

Sebarkan artikel ini
Polemik Izin Warkop Rumpang: DPRD Kendari Gelar RDP Gabungan, Soroti Aturan Sempadan Sungai.

KORANHeadline.com,KENDARI – Dugaan pelanggaran perizinan yang menyeret nama Warkop Rumpang menjadi sorotan serius di parlemen kota.

Komisi I dan Komisi III DPRD Kota Kendari menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan pada Senin (26/1/2026) guna membedah keabsahan dokumen operasional kedai kopi tersebut.

​RDP ini merupakan tindak lanjut dari aduan Koalisi Pemuda Penggiat Lingkungan (KPPL) Sulawesi Tenggara yang dilayangkan awal Januari lalu.

KPPL menengarai adanya indikasi operasional tanpa dokumen perizinan yang lengkap serta potensi pelanggaran aturan tata ruang.

​Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Laode Azhar, bersama Ketua Komisi I, Zulham Damu. Jajaran legislator lainnya seperti Arsyad Alastum, Laode Abdul Arman, Muslimin, serta Hasbulan dan Nasaruddin Saud turut hadir mencecar pihak terkait mengenai kejelasan izin usaha tersebut.

​Pertemuan ini berlangsung cukup intens karena mempertemukan berbagai pihak kunci, mulai dari Kepala Dinas PM-PTSP, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), hingga Satpol PP Kota Kendari.

Pimpinan Warkop Rumpang dan koordinator KPPL Sultra juga hadir memberikan klarifikasi masing-masing.

​Salah satu poin krusial yang mencuat dalam rapat adalah dugaan pelanggaran aturan sempadan sungai. KPPL menyampaikan sejumlah temuan lapangan yang menunjukkan adanya potensi ketidaksesuaian bangunan dengan regulasi lingkungan hidup.

​Menanggapi hal tersebut, DPRD Kota Kendari mengambil langkah tegas untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.
​”RDP menyimpulkan untuk memanggil seluruh OPD teknis terkait guna membahas lebih detail mengenai dugaan pelanggaran perizinan dan aturan sempadan sungai ini,” ungkap pimpinan rapat dalam kesimpulannya.

​Menanti Putusan Minggu Depan
​Meski telah mendengarkan penjelasan awal dari dinas-dinas terkait, DPRD belum mengeluarkan keputusan final. Rapat lanjutan bersama OPD teknis akan segera dijadwalkan dalam waktu dekat untuk melakukan verifikasi data dan dokumen secara komprehensif.

​Masyarakat dan pihak pengelola kini menanti kepastian hukum, di mana hasil kesimpulan final terkait nasib operasional Warkop Rumpang dijadwalkan akan diumumkan pada minggu depan. (red/ID)















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!