MetroNasional

Semarak Hari Batik Nasional, Tenun Khas Sultra Unjuk Gigi di Istana Merdeka

248
×

Semarak Hari Batik Nasional, Tenun Khas Sultra Unjuk Gigi di Istana Merdeka

Sebarkan artikel ini
Pj Gubernur Andap Budhi saat mempromosikan tenun khas Sultra di Istana. Foto - La Ode Kaharmin

KORANHeadline.com, JAKARTA – Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, menghadiri perayaan Istana Berbatik di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (1/10/2023).

Acara perayaan bersama Presiden Joko Widodo ini menjadi momen baginya untuk mempromosikan tenun khas Bumi Anoa di kancah nasional.

Andap terlihat menggunakan tenun berwarna hitam dan merah yang mewakili etnis di Sultra yaitu Suku Buton dan Suku Muna. Kain tenun Buton bermotifkan Lawa atau Pintu Gerbang, sedangkan kain tenun Muna bermotif tikar yang melambangkan kebijaksanaan.

“Pakaian tenun ini memadukan suku yang ada. Artinya adalah persatuan yang harmonis tanpa membedakan etnis ataupun suku,” ungkap Andap disela kegiatan.

Baca Juga :  RSUD Kota Kendari Genjot Tata Kelola Keuangan dan Kinerja yang Baik lewat In House Training Sistem Remunerasi Jasa Pelayanan

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Provinsi Sultra hendaknya menjadi kekuatan untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di Bumi Anoa ini.

“Sultra memiliki potensi alam yang luar biasa. Potensi tersebut akan memberikan kesejahteraan, apabila seluruh elemen masyarakat ada dalam semangat persatuan,” terang Andap.

Pemakaian tenun khas Sultra, lanjut Andap, sejalan dengan arahan Presiden Jokowi untuk terus melestarikan Batik Nusantara di seluruh Indonesia sebagai warisan budaya yang telah diakui secara Internasional.

Baca Juga :  Usai Dinyatakan Lulus, 63 Casis Tamtama Polda Sultra Siap Diberangkatkan ke Pusdik Brimob dan Polair

Andap hadir bersama Gubernur lainnya dari seluruh penjuru Indonesia. Para pimpinan provinsi ini turut tampil memperagakan batik asal daerah masing-masing.

Selain Gubernur, hadir juga dalam peragaan yakni para Dubes negara sahabat, Pimpinan K/L, perwakilan Kerajaan ( Solo, DIY, Sumenep, Gowa dan Cirebon ), atlet berprestasi serta Putri dan Miss Indonesia mengenakan Batik Nusantara.

Baca Juga :  Inovasi Call Center 112 Buahkan Hasil, Wali Kota Kendari Terima Penghargaan dari Menteri Komdigi

Acara Istana Berbatik diselenggarakan menjelang peringatan Hari Batik Nasional setiap tanggal 2 Oktober. Sebelumnya, UNESCO secara resmi telah mengakui batik sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2 Oktober 2009. (red/rls)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *