KORANHeadline.com, KENDARI – Suasana pelataran kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota Kendari mendadak haru sekaligus penuh syukur.
Di tengah antrean warga yang memburu sembako murah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Kendari hadir membawa angin segar bagi mereka yang paling membutuhkan.
Sebanyak 100 warga yang masuk dalam kategori miskin ekstrem menerima bantuan tunai langsung sebesar Rp400.000 per orang. Penyerahan bantuan ini menjadi oase di tengah fluktuasi harga pangan menjelang bulan suci Ramadan.
Bagi para penerima manfaat, uang tunai tersebut bukan sekadar angka, melainkan kepastian untuk dapur mereka tetap mengepul. Ketua BAZNAS Kota Kendari, Amri Natsir, menjelaskan bahwa momentum ini dipilih secara sengaja agar bantuan tersebut memiliki dampak instan.
Ia berharap bantuan ini bisa langsung dimanfaatkan warga untuk berbelanja kebutuhan pokok di pasar murah ini. Apalagi sebentar lagi kita memasuki Ramadan.
Langkah ini dinilai sangat strategis. Dengan menerima uang tunai tepat di lokasi Gerakan Pangan Murah, warga bisa mendapatkan komoditas lebih banyak dibandingkan jika berbelanja di pasar reguler.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Tak butuh waktu lama setelah menerima amplop santunan, sebagian besar warga langsung menuju stan-stan pangan untuk membeli beras, minyak goreng, dan telur. Senyum merekah terlihat jelas di wajah para ibu yang kini tak lagi pulang dengan tangan hampa.
Menariknya, acara ini tidak hanya tentang bantuan konsumsi. BAZNAS Kota Kendari juga memanifestasikan dukungan terhadap kemandirian ekonomi dengan menghadirkan stan khusus bagi UMKM binaan BAZNAS.
Berbagai produk unggulan lokal dipamerkan dan dijual, membuktikan bahwa zakat yang dikelola dengan baik mampu menggerakkan roda ekonomi dari hulu ke hilir.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi apik antara pemerintah kota dan lembaga zakat dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di Kendari. Dengan adanya intervensi seperti ini, diharapkan masyarakat lapisan bawah tetap memiliki daya beli yang layak di tengah tantangan ekonomi.
Gerakan Pangan Murah hari ini bukan sekadar transaksi jual beli, melainkan simbol kepedulian sosial yang nyata bagi warga Kota Kendari. (red/ID)















