Advetorial

Permudah Akses Masyarakat, Pemprov Upayakan Pembukaan Rute Baru Feri Torobulu-Tondasi

481
×

Permudah Akses Masyarakat, Pemprov Upayakan Pembukaan Rute Baru Feri Torobulu-Tondasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Angkutan Pelayaran Dishub Sultra, Muhammad Jalil Alfin Razak, S.H, M.E.

KORANHeadline.com, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah mengupayakan pembukaan lintasan atau rute baru untuk Kapal Feri Torobulu-Tondasi.

Langkah ini dinilai tepat dalam mempermudah akses layanan kepada masyarakat, terutama dalam memperpendek waktu tempuh penumpang dari Muna Barat (Mubar) ke Torobulu ataupun sebaliknya Torobulu ke Muna Barat.

Pelabuhan Torobulu Kabupaten Konawe Selatan di foto dari atas. Foto: Istimewa

Kepala Bidang Angkutan Pelayaran Dishub Sultra, Muhammad Jalil Alfin Razak, S.H, M.E mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya konsen terhadap ekspansi pembukaan lintasan atau rute baru untuk kapal feri, khususnya rute Torobulu-Tondasi.

“Dengan catatan, pelabuhannya sudah siap dan atau akan dikembangkan oleh pemerintah kabupaten setempat. Kalau bukan pemerintah kabupaten setempat, bisa juga pelabuhan yang sudah existing milik pemerintah provinsi,” ujar Muhammad Jalil, Rabu (20/11/2024).

Tampak Kapal Feri yang beroperasi rute Torobulu-Tampo Kabupaten Muna.

Untuk rute Torobulu-Tondasi kata dia, jika sudah memenuhi syarat, apalagi sarana pra sarana dan dermaga penyeberangan sudah ada di Torobulu dan Tondasi, pihaknya mengupayakan kapal feri bisa beroperasi di rute tersebut.

“Kita tunggu dulu (persetujuan, red) Pj Gubernur, karena beliau masih sibuk terkait Pilkada dan lainnya. Kita tunggu tahun depan, apalagi Pemda Mubar melalui ABPD siap memberikan subsidi kapal feri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dinsos Sultra Dorong Peningkatan Kapasitas TKSK Sebagai Ujung Tombak Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial

Kalau kapal ferinya sudah siap, sambung Muhammad Jalil, pihaknya siap membuka lintasan atau rute tersebut sehingga masyarakat dari Muna Barat atau dari Kendari tidak lagi menghabiskan waktu 1 jam setengah jika melawati Tampo.

“Itu menurut mereka masyarakat, jadi terbantu. Kemudian biayanya lebih murah. Kan lumayan anak mahasiswa dari Muna Barat dan sekitarnya tidak melalui Tampo dan Raja lagi, lebih cepat waktunya. Ini membantu juga dan semua sudah terkonektivitas,” beber ASN yang memulai karir di Kementerian Perhubungan tersebut.



Kantor Dinas Perhubungan Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa

Lebih lanjut Muhammad Jalil menyebut, semua pulau-pulau di Sulawesi Tenggara sudah bisa terhubung. Mulai dari Kebaena, Wakatobi Wangiwamgi Kaledupa Tomia Binongko, termasuk daerah Muna, Buton dan Wawonii. “Bisa dilihat pulau-pulau di Sultra yang belum terhubung yang mana, supaya kita carikan solusi,” cetus Muhammad Jalil.

Baca Juga :  KPU Sultra Bersama Penyelenggara Daerah dan KPPS Rapat Konsolidasi Bahas Evaluasi Pelaksanaan Pilkada

Ia mencontohkan, rute penyeberangan yang sudah beroperasi yakni Labuan-Sawapatani atau Sawaea namun belum dilalui kapal feri. Dimana, pelabuhan Labuan milik pemerintah provinsi sedangkan penyeberangan di Sawapatani milik Pemda Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

“Mereka punya rencana mendatangkan kapal feri sandar di dermaga situ, dengan ekspansi kedepan dibuatkan dermaga konstruksi plan setengah dan itu sudah berjalan satu tahun. Kita sudah buka ketetapan lintasan, ketatapan tarifnya, pengoperasian kapalnya melalui keputusan Gubernur Sultra,” ungkapnya lagi.

Termasuk, sambung Jalil, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPTD Kelas II Sultra untuk kapal yang akan beroperasi disitu  agar disubsidi. “Istilahnya kapal perintis penyeberangan. Saya cek kemarin pelabuhan penyeberangan Sawea itu yang konstruksi plan setengah sementara di bangun progresnya sudag baik, sisa tunggu saja penyelesaiaan fisiknya,” paparnya.

“Berarti kapal feri yang berlayar dari Labuan ke Sawea itu sudah bisa dimuat kendaraan roda dua atau roda empat yang sebelumnya hanya roda dua dan penumpang saja,” beber Muhammad Jalil.

Baca Juga :  Dinas Penanaman Modal dan PTSP Petakan Potensi Investasi Sultra

Sebagai bentuk dukungan pembukaan rute baru di Sultra, belum lama ini
Dishub Sultra bersama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Lapuko, tepatnya pada 16 November lalu melakukan Uji Coba Sandar di Pelabuhan Munse, Konawe Kepulauan.

Muhammad Jalil menyampaikan bahwa
Uji Coba Sandar kapal menggunakan kapal perintis berdasarkan permintaan Pemerintah Daerah (Pemda) Konkep kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui KUPP Lapuko sebagai unit pelaksana teknis, dengan harapan kedepan pelabuhan ini dapat menjadi jalur kapal perintis.

“Uji sandar kapal di pelabuhan Munse sudah dilaksanakan 16 November lalu. Alhamdulillah kapal bisa sandar dengan aman dan lancar. Uji sandar ini merujuk pada permintaan Pemda Konkep kepada KUPP Lapuko dengan harapan kedepan, dengan masuknya kapal di daerah ini dapat mendorong perekonomian masyarakat di Konawe Kepulauan,” pungkasnya. (ADV)

 

 

 

 

 

 

 










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
content-1701

cuaca 638000116

cuaca 638000117

cuaca 638000118

cuaca 638000119

cuaca 638000120

cuaca 638000121

cuaca 638000122

cuaca 638000123

cuaca 638000124

cuaca 638000125

cuaca 638000126

cuaca 638000127

cuaca 638000128

cuaca 638000129

cuaca 638000130

cuaca 638000131

cuaca 638000132

cuaca 638000133

cuaca 638000134

cuaca 638000135

cuaca 638000136

cuaca 638000137

cuaca 638000138

cuaca 638000139

cuaca 638000140

cuaca 638000141

cuaca 638000142

cuaca 638000143

cuaca 638000144

cuaca 638000145

cuaca 638000146

cuaca 638000147

cuaca 638000148

cuaca 638000149

cuaca 638000150

cuaca 638000151

cuaca 638000152

cuaca 638000153

cuaca 638000154

cuaca 638000155

cuaca 638000156

cuaca 638000157

cuaca 638000158

cuaca 638000159

cuaca 638000160

cuaca 638000161

cuaca 638000162

cuaca 638000163

cuaca 638000164

cuaca 638000165

cuaca 638000166

cuaca 638000167

cuaca 638000168

cuaca 638000169

cuaca 638000170

cuaca 638000171

cuaca 638000172

cuaca 638000173

cuaca 638000174

cuaca 638000175

article 999990116

article 999990117

article 999990118

article 999990119

article 999990120

article 999990121

article 999990122

article 999990123

article 999990124

article 999990125

article 999990126

article 999990127

article 999990128

article 999990129

article 999990130

article 999990131

article 999990132

article 999990133

article 999990134

article 999990135

article 999990136

article 999990137

article 999990138

article 999990139

article 999990140

article 999990141

article 999990142

article 999990143

article 999990144

article 999990145

psda 438000111

psda 438000112

psda 438000113

psda 438000114

psda 438000115

psda 438000116

psda 438000117

psda 438000118

psda 438000119

psda 438000120

psda 438000121

psda 438000122

psda 438000123

psda 438000124

psda 438000125

psda 438000126

psda 438000127

psda 438000128

psda 438000129

psda 438000130

psda 438000131

psda 438000132

psda 438000133

psda 438000134

psda 438000135

psda 438000136

psda 438000137

psda 438000138

psda 438000139

psda 438000140

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 898100161

article 898100162

article 898100163

article 898100164

article 898100165

article 898100166

article 898100167

article 898100168

article 898100169

article 898100170

article 898100171

article 898100172

article 898100173

article 898100174

article 898100175

content-1701