Politik

Debat Publik Kedua Cagub dan Cawagub Sultra Bakal Digelar 1 November di Kolaka

247
×

Debat Publik Kedua Cagub dan Cawagub Sultra Bakal Digelar 1 November di Kolaka

Sebarkan artikel ini
Debat publik pertama calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sukses di gelar di Kota Baubau.

KORANHeadline.com, KENDARI – Debat publik pertama calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU)sukses di gelar di Kota Baubau, Sabtu (19/10/2024) malam.

Rencananya Debat Publik kedua bakal digelar 1 November 2024 di Kabupaten Kolaka. Hal ini disampaikan langsung Ketua KPU Sultra, Asril usai pelaksanaan debat perdana.

Baca Juga :  La Ode Darwin Kembalikan Formulir Pendaftaran: Jadi Satu-satunya Pendaftar Calon Ketua Golkar Sultra

“Debat selanjutnya kita akan adakan di Kabupaten Kolaka, pada 1 November 2024, setelah itu dilanjutkan dengan debat ke tiga di Kota Kendari pada 23 November sebagai debat terakhir,” ungkapnya.

Pada debat perdana, Asril, mengaku bersyukur karena berjalan dengan baik, hingga selesai dan disiarkan secara live melalui TV One, yang disaksikan oleh seluruh masyarakat Sultra.

Baca Juga :  Andi Sumangerukka dan Hugua Jalin Silaturahmi dengan Ribuan Masyarakat Alolama

“Tentunya, harapan kami melalui debat publik ini setelah kita dengarkan visi misi dari masing-masing pasangan calon, masyarakat Sultra betul-betul memahami, mempelajari, sekaligus menjadi dasar pada 27 November 2024 untuk menentukan pilihannya,” ujar Asril, usai debat.

Asril mengungkapkan, dalam regulasi KPU dalam menentukan pilihan masyarakat harus mengedepankan visi misi serta program kerja.

Baca Juga :  Lanjutkan Pengabdian, Ir Ilham Hamra Daftar Penjaringan Balon Walikota Kendari di Partai Demokrat

Dirinya berharap, meskipun terdapat human error yang terjadi pada debat publik pertama ini bisa diminimalisir pada debat berikutnya.

“Mudah-mudahan pada debat berikutnya tidak terjadi lagi, karena ini merupakan human error, sebagai manusia biasa tentu tidak terlepas dari kekurangan dan kesalahan, yang sempurna hanya milik Allah SWT,” pungkasnya. (red/rls)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *