Daerah

LPDP Buka Beasiswa Tahap II 2026, Talenta Sultra Didorong Tembus Kampus Top Dunia

797
×

LPDP Buka Beasiswa Tahap II 2026, Talenta Sultra Didorong Tembus Kampus Top Dunia

Sebarkan artikel ini
Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso saat diwawancara.

KORANHeadline.com, KENDARI – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) secara resmi membuka Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 pada 30 Juni sampai 31 Juli 2026. Momentum pembukaan ini disosialisasikan secara langsung kepada masyarakat baik dari kalangan mahasiswa, alumni, ASN, maupun akademisi di wilayah Sulawesi Tenggara melalui penyelenggaraan “Seminar Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026” yang bertempat di Auditorium Kampus Universitas Haluoleo, pada Kamis, 16 Juli 2026.

Seminar ini menghadirkan perwakilan dari jajaran pimpinan LPDP, yaitu Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, serta disambut dan dibuka langsung oleh Wakil Rektor III Universitas Haluoleo Dr. Herman, SH. LLM, serta diikuti oleh lebih dari 250 peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai program beasiswa LPDP, mekanisme seleksi, serta strategi mempersiapkan diri bagi putra-putri terbaik daerah agar dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas.

Melanjutkan program pada tahap I, Beasiswa LPDP Tahap II menyediakan dua program utama yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts forPeople, Religious Studies, Economics). Selain itu, LPDP juga membuka kembali program Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan, program kerja sama khusus seperti Beasiswa Keolahragaan, dan Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research.

Foto bersama disela kegiatan.

“Bidang STEM Industri Strategis mencakup sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan artifisial (AI) dan semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufakturdan material maju, serta kewirausahaan dan industri kreatif. LPDP juga mendukung pendanaan untuk bidang STEM-related yang terdiri dari bisnis dan ekonomi serta hukum dan kebijakan publik yang mendukung bidang industri strategis,” ujar Dwi Larso.

Sementara itu, bidang SHARE tetap menjadi bagianpenting dalam memperkuat aspek sosial, kebijakan publik, ekonomi, budaya, pendidikan, hingga keagamaan yang menopang pembangunan nasional. LPDP juga terus melanjutkan komitmen inklusivitas dengan tetap menaruh perhatian besar kepada penerima afirmasi, memberikan prioritas kepada anak-anak terbaik bangsa dari daerah terpencil dan tertinggal dengan memberikan kemudahan prioritas.

Berdasarkan data per 14 Juli 2026, akumulasi penerima beasiswa (awardee) LPDP asal Sulawesi Tenggara telah mencapai 501 orang. Dari Jumlah tersebut, sebanyak 304 orang telah berstatus alumni dan berkontribusi di masyarakat, 144 orang sedang aktif menempuh studi, serta 53 orang dalam tahap persiapan studi.

Tingginya antusiasme putra-putri Sultra tercermin dari pilihan perguruan tinggi, yaitu dominasi pilihan perguruan tinggi dalam negeri sebanyak 392 orang, sementara 109 orang berhasil menembus kampus top luar negeri. Jenjang Magister (S2) menjadi primadona dengan persentase sebesar 66 persen, disusul dengan program Doktor (S2) sebanyak 25 persen, sertasisanya tersebar pada program pendidikan Spesialis dan Beasiswa Non-Gelar.

Secara demografis, Tiga wilayah dengan kontribusi awardee terbanyak ditempati oleh KotaKendari dengan 170 orang awardee, disusul oleh Kabupaten Muna sebanyak 65 orang, dan KotaBau-Bau sebanyak 56 orang. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran sektor akademis lokal,di mana Universitas Halu Oleo (UHO) mencatatkan diri sebagai perguruan tinggi asal di SulawesiTenggara yang membidani awardee terbanyak, yakni mencapai 119 orang.

Perubahan Kebijakan Beasiswa Tahap II 2026

Sejalan dengan semangat menjaring lebih banyak talenta daerah, LPDP menyelenggarakan rangkaian sosialisasi di tiga kota di Sulawesi Tenggara yaitu Kendari, Wakatobi, dan Bau-Bau, melengkapi sosialisasi berskala nasional yang telah dilakukan di kota-kota lainnnya di Indonesia. “Melalui sosialisasi ini, LPDP berupaya menjemput bola, mendorong penjaringan talenta ungguldari berbagai wilayah di seluruh Indonesia, termasuk Sulawesi Tenggara. Kami berharap awardee dari Sultra semakin meningkat dan bisa tembus kampus-kampus top dunia. Hal ini juga akan turut mendorong pengembangan industri strategis Indonesia, khususnya lewat beasiswa STEM Industri Strategis,” ujar Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso.

“Pada seleksi beasiswa LPDP tahap 2 tahun 2026 ini, kami juga menyesuaikan beberapa kebijakan, salah satunya untuk persyaratan bahasa Inggris bagi kriteria pendaftar yang telahdi tentukan. Ini tentu akan mendorong perluasan akses seleksi beasiswa LPDP,” tambahnya.

Guna memperluas aksesibilitas dan memberikan keberpihakan pada kelompok afirmasi, Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, memaparkan sejumlah penyesuaian ketentuan yang sangat menguntungkan bagi para pendaftar pada tahap ini, antara lain.

1. Keringanan persyaratan Bahasa Inggrisa. Untuk pendaftar kriteria afirmasi: Tujuan dalam negeri: tetap tidak dipersyaratkan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris. Tujuan luar negeri: 1) Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa, 2) Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional, penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.

a. Bagi pendaftar dari kelompok afirmasi Putra-Putri Papua tetap tidakdi persyaratkan IPK minimal serta kemampuan bahasa Inggris, baik untuk tujuan dalam negeri maupun luar negeri.

b. Untuk pendaftar kriteria non afirmasi (pendaftar umum/CPNS/PNS/TNI/POLRI): Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa, Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional: 1) Tujuan dalam negeri: penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusatbahasa perguruan tinggi dalam negeri dan TOEP, 2) Tujuan luar negeri: penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris yaitu Duolingo.

c. Untuk pendaftar beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research. Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa. Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional: 1) penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggidalam negeri. 2) Penurunan skor minimal Bahasa Inggris dibandingkan tahap 1.

Guna memperluas akses seleksi beasiswa pada tahap 2 2026 ini, LPDP juga mengizinkan penggunaan hasil tes bahasa Inggris dari 35 perguruan tinggi dalam negeri, termasuk TOEFL-equivalent test dari Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Ketentuan tersebut berlaku bagi pendaftar Kelompok Afirmasi dengan tujuan perguruan tinggi luarnegeri, serta pendaftar Kelompok Non-Afirmasi dengan tujuan studi dalam negeri. Melalui langkah strategis ini, LPDP memberi kemudahan bagi para calon pendaftar dalam memenuhi persyaratan kompetensi bahasa Inggris.

2. Pembaharuan Daftar Perguruan Tinggi Tujuana.

a. Penambahan Universitas Unggulan dari sebelumnya 17 universitas unggulan untuk seluruh program studi, menjadi 31 universitas unggulan yang terdiri dari 17 universitasuntuk seluruh program studi dan 14 universitas tambahan khusus program studi STEM.

b. Pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan dalam negeri, luar negeri, double/joint degreeuntuk beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE serta pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan untuk Beasiswa Keolahragaan.

Beasiswa LPDP terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi syarat. Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 dapat dilakukan melalui laman resmi LPDPsesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Investasi Pembangunan Talenta Bangsa yang Berkelanjutan Sebagai pengelola Dana Abadi Pendidikan, LPDP saat ini mengelola akumulasi Dana Abadi Bidang Pendidikan sebesar Rp195,8 triliun per 30 Juni 2026.

Dana tersebut menjadi fondasi keberlanjutan investasi pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Secara keseluruhan, sejak mulai beroperasi pada tahun 2013 hingga Juni 2026, melalui berbagai program beasiswa LPDP maupun program kolaborasi dengan Kementerian dan Lembaga, LPDPtelah mendukung 112.771 penerima beasiswa program degree serta lebih dari 590 ribu peserta program non-degree.

Jumlah alumni program degree tercatat telah meningkat lebih dari tiga (3)kali lipat dalam tujuh (7) tahun terakhir. Tak hanya itu, LPDP juga telah mendanai 4.718 proyek riset melalui dana abadi penelitian; mendorong penguatan kapasitas 23 perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH) lewat dana abadi perguruan tinggi; dan turut memajukan kebudayaan melalui pendanaan kepada 3.753 penerima manfaat dana abadi kebudayaan.

Antusiasme masyarakat terhadap Beasiswa LPDP juga terus meningkat. Pada penyelenggaraan Seleksi Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2026, sebanyak 2.753 peserta dinyatakan lulus seleksi substansi dari total pendaftar sebesar 32.794 peserta dan akan melanjutkan proses persiapan studi menuju berbagai perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.

Capaian tersebut melanjutkan tren peningkatan minat masyarakat terhadap program beasiswa LPDP sebesar 33,22 persen dibandingkan tahun 2025. Beasiswa LPDP bersumber dari dana publik, sehingga setiap penerima memiliki tanggung jawab untuk kembali dan berkontribusi memberikan manfaat kepada bangsa.

Berikut link resmi pendaftarannya https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/. (red/id)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!