KORANHeadline.com, KENDARI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari terus berkomitmen menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat prasejahtera.
Melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Baznas menargetkan sebanyak enam kepala keluarga (KK) di Kota Kendari akan mendapatkan bantuan renovasi rumah tahun ini.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Kendari, Drs. Achmad Muhdair, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian lembaga terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, terutama mereka yang masih menempati hunian yang memprihatinkan.

”Target kami tahun ini adalah enam rumah. Jika melihat ke belakang, tahun lalu kami menargetkan 11 unit dan berhasil merealisasikan tujuh rumah. Kami berharap tahun ini seluruh target yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik,” ujar Achmad Muhdair baru-baru ini kepada KORANHeadline.com.
Program RTLH yang dijalankan Baznas ini tidak berjalan sendiri. Achmad menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program strategis Presiden dalam pengentasan kemiskinan ekstrem dan penyediaan hunian layak.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih, Achmad memastikan data penerima manfaat telah terintegrasi dengan instansi terkait.
”Program ini sejalan dengan arahan Presiden, di mana instansi pemerintah maupun lembaga non-pemerintah dianjurkan ikut serta dalam program RTLH. Semua pelaksanaannya terkoneksi langsung dengan Dinas Perumahan dan Kementerian terkait,” tambahnya.
Meskipun antusiasme bantuan cukup tinggi, Baznas tetap menyesuaikan jumlah bantuan dengan kondisi keuangan lembaga yang bersumber dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) masyarakat.
”Kami dianjurkan untuk melaksanakan program ini semaksimal mungkin sesuai dengan ketersediaan anggaran. Ini adalah komitmen kami untuk terus mendukung program pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat kurang mampu di Kota Kendari,” tutup Achmad. (red/ID)















