KORANHeadline.com, KENDARI – Sosialisasi pencegahan penyakit DBD yang digaungkan Puskesmas Poasia kembali bergulir.
Kali ini Puskesmas yang dipimpin Asmawati, SKM., M.Kes menyasar warga di perumahan BTN Wirabuana RT 25 RW 09, Kelurahan Andonohu, setelah sebelumnya melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah wilayah Poasia.
Asmawati bersama jajarannya terlihat aktif untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengenali bahaya DBD.
”Sosialisasi ini merupakan langkah antisipasi karena di awal tahun ini tercatat sudah ada tiga kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Poasia,” ujar Asmawati.
Asmawati menjelaskan bahwa upaya ini tidak akan berhenti disini saja. Pihaknya berencana memperluas jangkauan sosialisasi ke pasar-pasar tradisional di wilayah Poasia. Ia juga menekankan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah masyarakat.
Sebagai langkah pencegahan massal, masyarakat diimbau untuk konsisten menerapkan pola 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mengubur barang bekas). Selain melalui edukasi tatap muka, Puskesmas Poasia juga memanfaatkan media sosial dan peran kader Posyandu untuk menyebarluaskan informasi.
Tak hanya sekadar imbauan, Puskesmas Poasia juga memfasilitasi pencegahan fisik dengan menyediakan bubuk abate secara cuma-cuma bagi warga.
”Masyarakat yang membutuhkan bubuk abate bisa langsung datang ke Puskesmas Poasia. Kami menyiapkannya secara gratis demi keamanan lingkungan kita bersama,” tutup Asmawati. (red/ID)















