Berita Utama: Breaking news terbaru hari ini - Simak laporan selengkapnya hanya di KORANHeadline.com!
AdvetorialMetropolis

Turun Langsung ke Lapangan, Gubernur ASR Tinjau Proyek Infrastruktur Jalan di Konsel dan Bombana

1218
×

Turun Langsung ke Lapangan, Gubernur ASR Tinjau Proyek Infrastruktur Jalan di Konsel dan Bombana

Sebarkan artikel ini

KORANHeadline.com, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, turun langsung meninjau sejumlah proyek pembangunan infrastruktur jalan provinsi di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dan Kabupaten Bombana, Rabu (4/11/2026).

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah guna mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Kepala Bappeda Sultra Mustakim Darwis, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDA dan BM) Muh Said, Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi Lenny Kartika Indah, Kepala Dinas Kominfo Andi Syahrir, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

‎

Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan, pembangunan jalan yang menghubungkan antarkabupaten menjadi salah satu prioritas Pemprov Sultra. Menurutnya, konektivitas antarwilayah sangat penting untuk memperlancar aktivitas masyarakat, distribusi barang, hingga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru.

“Antarkabupaten itu menjadi prioritas kita. Kenapa? Karena jalan-jalan yang digunakan itu adalah jalan-jalan yang menghubungkan antarkabupaten dan kota,” kata Andi Sumangerukka.

Kadis Bina Marga saat menjelaskan peta sebaran perbaikan jalan ke Gubernur dan Bupati Konsel.

Ia menjelaskan, pembangunan sejumlah ruas jalan provinsi diharapkan dapat menghubungkan wilayah Bombana, Kolaka Timur, Kolaka, hingga Konawe Selatan. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati akses perjalanan yang lebih singkat tanpa harus menempuh jalur memutar.

“Jadi warga tidak harus memutar lagi. Konektivitas antara kabupaten, Bombana, Kolaka Timur, Kolaka, sama Konsel itu nanti akan terhubungkan semua,” ujarnya.

Tidak hanya wilayah daratan, Gubernur juga memastikan pembangunan infrastruktur akan menyentuh kawasan kepulauan. Pemerataan pembangunan, kata dia, menjadi perhatian pemerintah daerah dalam penyusunan alokasi anggaran. “Ya, pasti. Jadi anggaran nanti akan kita siapkan untuk daratan dan kepulauan,” tegasnya.

Di Kabupaten Konawe Selatan, Gubernur bersama Bupati Irham Kalenggo meninjau langsung pekerjaan pengaspalan ruas jalan Ambesea.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga berdialog dengan masyarakat untuk mendengar langsung manfaat pembangunan jalan, khususnya bagi warga yang menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian.

Alat berat mulai melakukan perataan jalan sebelum pengaspalan.

Salah seorang warga, Umar, yang berprofesi sebagai petani sawah, menyampaikan rasa syukurnya atas pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, akses jalan yang semakin baik akan mempermudah aktivitas masyarakat, termasuk pengangkutan hasil pertanian.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kalau jalannya sudah bagus. Ini digunakan untuk kepentingan masyarakat, terutama kami yang bekerja sebagai petani,” ungkap Umar.

Warga lainnya juga mengaku senang karena kondisi jalan yang selama ini menjadi kendala perjalanan menuju Pasar Punggaluku maupun Ambesea mulai mendapatkan penanganan.

“Senang sekali. Selama ini kalau kami ke pasar di Punggaluku, kondisi jalannya seperti ini. Begitu juga kalau dari Punggaluku ke Ambesea. Alhamdulillah, sekarang jalan sudah mulai diaspal,” tuturnya.

Mendengar aspirasi masyarakat, Gubernur berpesan agar infrastruktur yang telah dibangun nantinya dijaga dan dipelihara bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya berharap setelah jalan ini selesai, tolong dipelihara. Manfaatkan dengan baik untuk kepentingan seluruh masyarakat yang ada di sekitarnya,” pesannya.

Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, turut menyambut baik perhatian Pemprov Sultra terhadap peningkatan infrastruktur jalan di wilayahnya.

Dari Konawe Selatan, rombongan Gubernur melanjutkan peninjauan ke Kabupaten Bombana untuk melihat pekerjaan peningkatan ruas jalan provinsi Kasipute–Lora–Bambaeya. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Bombana Burhanudin.

Bupati Bombana menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur yang turun langsung melihat kondisi pembangunan infrastruktur di daerahnya. Menurutnya, perhatian tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah kabupaten dalam mengawal pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.

“Kami sangat senang dan bersyukur atas kunjungan Bapak Gubernur. Ini menjadi perhatian dan dorongan bagi kami di daerah, khususnya dalam melihat langsung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat Bombana,” ungkap Burhanudin.

Sementara itu, Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Muh Said, menjelaskan bahwa peningkatan ruas jalan Kasipute–Lora–Bambaeya dilaksanakan melalui beberapa segmen pekerjaan.

Ia menyebutkan, terdapat sejumlah titik penanganan dengan panjang masing-masing sekitar 2,5 kilometer, 4,4 kilometer, dan 3,1 kilometer.

Secara keseluruhan, panjang penanganan pada segmen yang dijelaskan tersebut mencapai sekitar 10 kilometer.

“Kalau kita melihat kondisi jalan sebelumnya, memang masih banyak bagian yang tidak mantap dan mengalami kerusakan. Karena itu, kami melakukan intervensi melalui pekerjaan peningkatan jalan,” jelas Muh Said.

Menurutnya, percepatan pekerjaan terus dilakukan, terutama pada tahapan penghamparan material agregat dan pemadatan menggunakan alat berat. Upaya tersebut dilakukan agar tahapan pekerjaan berikutnya dapat segera dilaksanakan.

“Kami berupaya mempercepat pekerjaan. Targetnya sampai Desember sudah ada progres yang bisa terlihat di lapangan. Karena itu, pekerjaan agregat terus kami dorong agar tahapan berikutnya bisa segera dilaksanakan,” katanya.

Terkait ruas jalan Ambesea di Konawe Selatan, Muh Said menjelaskan bahwa penanganannya juga dilakukan dalam dua segmen dengan total panjang sekitar 3,8 kilometer.

“Untuk ruas Ambesea, penanganannya terbagi dalam dua segmen. Pola pekerjaannya juga sama, kami percepat mobilisasi material agar pekerjaan di lapangan bisa berjalan,” ujarnya.

Selain meninjau pembangunan jalan, Gubernur juga mengunjungi pekerjaan rehabilitasi Pelabuhan Penyeberangan Torobulu–Tampo yang dilaksanakan melalui Dinas Perhubungan Sultra dengan alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar pada Tahun Anggaran 2026.

Rehabilitasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan penyeberangan, khususnya bagi masyarakat yang memanfaatkan jalur Torobulu–Tampo sebagai penghubung Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Muna.

Adapun pada 2026, Pemprov Sultra mengalokasikan pembangunan dan peningkatan jalan provinsi sepanjang 23,9 kilometer untuk wilayah daratan dan 11,7 kilometer untuk wilayah kepulauan.

Melalui berbagai program tersebut, Pemprov Sultra terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur, memperkuat konektivitas antarkabupaten, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta membuka akses ekonomi masyarakat hingga ke kawasan kepulauan.

Peninjauan langsung oleh Gubernur bersama jajaran teknis tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengawasan pelaksanaan pembangunan agar infrastruktur yang dikerjakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. (ADV)

‎ ‎

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama: Breaking news terbaru hari ini - Simak laporan selengkapnya di sini!