Berita Utama: Breaking news terbaru hari ini - Simak laporan selengkapnya hanya di KORANHeadline.com!
EkobisMetro

Peringati HSN 2026, BPS Sultra Ajak Pemerintah, Akademisi dan Insan Pers Melek Data Statistik

345
×

Peringati HSN 2026, BPS Sultra Ajak Pemerintah, Akademisi dan Insan Pers Melek Data Statistik

Sebarkan artikel ini
Peringati HSN 2026, BPS Sultra Ajak Pemerintah, Akademisi dan Insan Pers Melek Data Statistik

KORANHeadline.com, KENDARI – Memperingati Hari Statistik Nasional (HSN) 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Literasi Statistik dengan tema “Membangun Literasi Statistik untuk Memahami Kondisi Sosial Ekonomi Sulawesi Tenggara”, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan membaca data statistik, khususnya di kalangan Pemerintah Provinsi Sultra, akademisi, mahasiswa, dan insan pers.

Melalui kegiatan ini, BPS Sultra mendorong pemanfaatan data statistik yang akurat dan terpercaya sebagai dasar dalam memahami kondisi sosial ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung penyampaian informasi yang tepat kepada publik.

Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, mengatakan BPS memiliki peran penting dalam membantu berbagai pihak memahami kondisi sosial ekonomi yang terjadi di Sulawesi Tenggara.

“Angka-angka statistik bukan hanya sekadar kumpulan data, tetapi merupakan gambaran mengenai kondisi masyarakat yang dapat menjadi dasar dalam memahami persoalan, merumuskan kebijakan, serta mengevaluasi capaian pembangunan,” ungkap Hadi.

Menurutnya, kemampuan membaca, memahami, dan menggunakan data statistik menjadi semakin penting. Literasi statistik, kata Hadi, tidak hanya dibutuhkan pemerintah dan kalangan akademisi, tetapi juga insan pers, mahasiswa, serta masyarakat luas.

“Dengan literasi statistik yang baik, kita dapat memahami informasi secara lebih tepat. Kita juga dapat melihat data dalam konteks yang benar, serta menghindari kesalahpahaman dalam menafsirkan angka dan indikator-indikator statistik,” tambahnya.

Hadi menuturkan, Sulawesi Tenggara memiliki potensi ekonomi yang besar. Berbagai aktivitas ekonomi, investasi, pengembangan industri, hingga hilirisasi terus menjadi bagian penting dalam dinamika pembangunan daerah.

Namun, menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak hanya diukur dari seberapa besar perekonomian tumbuh, nilai investasi yang masuk, maupun perkembangan aktivitas industri.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana pertumbuhan tersebut memberi manfaat yang luas bagi seluruh masyarakat dan bagaimana pertumbuhan tersebut dapat berlangsung secara sustainable atau berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan merupakan pertumbuhan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat serta mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan adalah pertumbuhan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh semua kalangan masyarakat dan memastikan manfaat tersebut dapat dinikmati dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Kegiatan Literasi Statistik HSN 2026 tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sultra, insan pers, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi BPS, pemerintah daerah, akademisi, dan media dalam meningkatkan pemahaman serta pemanfaatan data statistik untuk mendukung pembangunan dan penyampaian informasi kepada masyarakat. (red/ID)

 

 







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama: Breaking news terbaru hari ini - Simak laporan selengkapnya di sini!