Metro

Pasar Banteng Resmi Dibuka, Pemkot Kendari Gandeng Swasta Bangkitkan Ekonomi Rakyat dan Tertibkan Pedagang Liar

605
×

Pasar Banteng Resmi Dibuka, Pemkot Kendari Gandeng Swasta Bangkitkan Ekonomi Rakyat dan Tertibkan Pedagang Liar

Sebarkan artikel ini
Walikota saat mengunjungi lapak penjual.

KORANHeadline.com, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus bergerak cepat menata ruang kota sekaligus membangkitkan ekonomi kerakyatan.

Terbaru, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran meresmikan Pasar Banteng yang berlokasi di Kelurahan Anduonohu. Pasar ini menjadi pasar ke-12 yang resmi beroperasi di bawah naungan pemerintah kota.

Hadirnya Pasar Banteng merupakan hasil kolaborasi strategis antara Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Kendari dengan pihak swasta, CV Bersaudara Arsy Sinergi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto, mengungkapkan bahwa kerja sama ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan proyek-proyek sebelumnya.

“Uniknya, kali ini justru pihak swasta yang proaktif datang dan mengajak Pemerintah Kota Kendari untuk bekerja sama mendirikan Pasar Banteng ini. Ini sinergi yang sangat positif bagi iklim investasi dan penataan kota,” ujar Sahuriyanto saat memberikan keterangan, Kamis (9/7/2026).

Sahuriyanto menjelaskan, fokus utama Pemkot Kendari dalam menggenjot pembangunan pasar adalah untuk memberikan ruang yang layak bagi para pelaku usaha kecil, sekaligus menyelesaikan masalah ketertiban jalan.

Penyediaan Lapak Layak: Pemkot berkomitmen menyiapkan tempat representatif bagi para pedagang agar bisa bertransaksi dengan aman dan nyaman.

Meminimalisir Pedagang Liar: Langkah ini diambil untuk menekan jumlah pedagang ilegal yang kerap menggunakan bahu jalan atau trotoar di pinggir jalan untuk berjualan, yang memicu kemacetan dan merusak estetika kota.

Di balik berdirinya Pasar Banteng, ada cerita kedermawanan yang patut diacungi jempol. Lahan tempat pasar ini berdiri merupakan milik seorang warga setempat bernama Bu Nanang, yang dengan sukarela meminjamkan tanahnya demi kepentingan masyarakat luas.

“Pemilik lahan, Bu Nanang, sangat luar biasa. Beliau dengan tulus meminjamkan lahannya untuk berdirinya pasar ini,” puji Sahuriyanto.

Sebagai bentuk stimulus awal untuk menarik minat pedagang dan pembeli, pihak pengelola menerapkan kebijakan khusus selama masa awal operasional yakni gratis biaya masuk berdagang dan tarif parkir pengunjung.

Kebijakan gratis ini diharapkan dapat menstimulus perputaran ekonomi di Pasar Banteng Anduonohu, sehingga pasar baru ini bisa segera ramai dan menjadi pusat perbelanjaan andalan baru bagi masyarakat Kendari, khususnya di wilayah Anduonohu dan sekitarnya. (red/id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!