Pendidikan

168 Mahasiswa Baru FEBI UMK Ikuti OSDIK, Dua Diantaranya dari Tiongkok dan Madagaskar

4022
×

168 Mahasiswa Baru FEBI UMK Ikuti OSDIK, Dua Diantaranya dari Tiongkok dan Madagaskar

Sebarkan artikel ini
Dekan FEBI UMK, Dr. Mustam, S.P., M.M., saat diwawancara awak media.

KORANHeadline.com, KENDARI – Sebanyak 168 mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) mengikuti Orientasi Studi dan Dasar-dasar Islam dan Kemuhammadiyahan (OSDIK) di aula FEBI, Selasa (16/9/2025).

Bangganya lagi, dua diantaranya merupakan mahasiswa internasional, yaitu Li Si Yu atau Grace dari Tiongkok dan Poterani Emmanuel Benefica dari Madagaskar.

Dekan FEBI UMK, Dr. Mustam, S.P., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan OSDIK ini menjadi momen penting bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan kehidupan akademik.

Termasuk, lanjut Mustam, bagaimana membangun pola pikir dan perilaku mahasiswa baru dengan meninggalkan pola-pola dari masa SMA.

Baca Juga :  Kadikbud Kota Tegaskan Siswa Tak Diwajibkan Membeli Baju Seragam di Sekolah

“Pola-pola yang dibawa dari SMA harus segera diubah. Mahasiswa harus mandiri, bertanggung jawab, amanah, dan jujur,” ungkapnya.

Mustam memastikan bahwa tidak ada unsur perpeloncoan dalam kegiatan OSDIK.

“Tagline kami adalah gembira, bersaudara, berbahagia. Kami sudah tidak lagi menggunakan metode perpeloncoan seperti tahun 80 an atau 90 an. Jika ada, itu berarti menyalahi kesepakatan yang telah kami buat,” tegasnya.

Dua Mahasiswa Internasional Kuliah di FEBI UM Kendari

Sementara itu, terkait dua mahasiswa asing, ia menuturkan bahwa kehadiran mahasiswa asing ini menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam mewujudkan program internasionalisasi.

Baca Juga :  Pengusulan Prodi S3 Manajemen dan Tiga Prodi S1 Unggulan Menunggu Restu Kemendikti

“Ini adalah kebanggaan bagi kami. Kami punya mahasiswa internasional yang akan menjalani perkuliahan selama delapan semester di sini,” ujar Mustam.

Kehadiran mahasiswa asing ini selaras dengan program unggulan FEBI, yaitu pembukaan kelas internasional.

Kelas ini dirancang khusus dengan pengantar bahasa Inggris. Mustam menambahkan, kolaborasi internasional juga dijalin dengan salah satu perguruan tinggi di Filipina.

“Dosen-dosen kami akan mengajar di Filipina, dan sebaliknya, dosen dari Filipina akan mengajar di kelas kami secara daring. Semua ini dalam rangka mendukung program internasionalisasi Universitas Muhammadiyah Kendari,” paparnya.

Baca Juga :  STIE Enam-Enam Kendari Cetak 409 Lulusan Berakreditasi Baik Sekali, Target Unggul di 2026

FEBI UMK sendiri memiliki dua program studi sarjana, yaitu Manajemen dan Bisnis Terapan. Selain program sarjana, FEBI juga telah membuka program Magister Manajemen yang pada tahun ini merekrut 20 mahasiswa.

Mahasiswa asal Madagaskar, Poterani Emmanuel Benefica, akan mengambil program studi Manajemen, sementara Li Si Yu atau Grace dari Tiongkok juga akan bergabung di kelas internasional. (red/ID)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!