KORANHeadline.com, KENDARI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) khusus di bidang kuliner.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini (16-17 Februari 2026) bertujuan untuk memperkuat kesiapan ekonomi warga menjelang bulan suci Ramadan.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Kendari, Drs. Achmad Muhadir, menjelaskan bahwa fokus utama pendampingan kali ini adalah sektor kuliner karena potensinya yang sangat besar selama bulan puasa.
“Bulan suci Ramadan ini yang paling laris biasanya adalah makanan, kue-kue, dan minuman. Karena itu, sesuai keputusan bersama para komisioner, kita laksanakan Bimtek khusus kuliner ini agar saudara-saudara kita pelaku UMKM dapat maksimal dalam berusaha,” terang Achmad Muhadir saat ditemui di sela kegiatan, Senin (16/02/2026).
Program ini diikuti oleh total 107 pelaku UMKM yang dibagi dalam dua hari pelaksanaan. Hari Pertama: 54 pengusaha UMKM, dan Hari Kedua: 53 pengusaha UMKM.
“Tak hanya mendapatkan ilmu melalui pelatihan teknis, setiap peserta juga mendapatkan suntikan dana segar untuk memperkuat modal usaha mereka,” kata Achmad.
Terakhir, Bantuan Modal: Setiap pelaku UMKM menerima bantuan sebesar Rp1.000.000 (Satu Juta Rupiah).
Achmad Muhadir mengakui bahwa meskipun banyak permohonan yang masuk dari berbagai jenis usaha, saat ini pihaknya baru bisa mengakomodir 100 orang khusus untuk sektor kuliner.
“Kami rancang untuk 100 orang karena kemampuan keuangan kami yang masih sangat terbatas. Namun, ini adalah langkah nyata kami untuk memastikan pelaku usaha kecil kita bisa lebih berdaya saat Ramadan tiba,” tambahnya.
Melalui Bimtek ini, Baznas berharap para mustahik (penerima zakat) yang memiliki usaha kuliner dapat meningkatkan taraf ekonominya dan mengelola usahanya dengan lebih profesional, sehingga mampu meraih berkah maksimal di bulan Ramadan mendatang. (red/id)















