KORANHeadline.com, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menargetkan penghargaan Kota Sehat kategori tertinggi yakni Swasti Saba Wistara di tahun ini.
Namun, untuk mendapatkan penghargaan prestisius dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini, dibutuhkan kolaborasi seluruh stakeholder terkait, salah satunya bersama Forum Kota Sehat Kota Kendari.
Ketua Forum Kota Sehat Kendari periode 2025-2027, Laode Ashar mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan atas kepercayaan sebagai Ketua Forum Kota Sehat Kota Kendari.
Laode Ashar optimis Kota Kendari kembali meraih penghargaan kota sehat, tentunya dengan memenuhi semua standar yang telah diberikan oleh Kementerian Kesehatan RI.
“Ini tanggung jawab besar bagaimana mendapatkan target maksimal. Kalau saya lihat Pemkot menargetkan Wistara, kalau saya kenapa tidak Wistara Paripurna yang lebih tinggi lagi,” ungkapnya usai mengikuti rakor persiapan pengukuhan Forum Kota Sehat bersama Plt Sekda Amir Hasan, Kepala Bappeda Syaiful, Kadis Kesehatan Hj Hasria, kepala OPD dan pengurus forum kota sehat, Senin (16/6) di ruang rapat Sekda.
Ashar yang juga Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari tak menampik banyak kendala dalam pelaksanaanya namun dirinya menganggap semua bagian dari pembelajaran agar mempersiapkan semuanya dengan baik.
“Indikatornya ada delapan, kita masih lemah di empat indikator salah satunya di kebencanaan. Belum adanya regulasi Perda soal kebencanaan. Nah, kenapa ini tidak kita dorong agar indikator yang belum tercapai bisa tercapai,” beber Laode Ashar.
Delapan indikator penilaian yakni kehidupan masyarakat sehat mandiri, pemukiman dan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar. Kemudian, perkantoran dan perindustrian, pariwisata, transportasi dan tertib lalu lintas jalan, pelrindungan sosial, penanggulangan bencana.
“Untuk mencapainya butuh keterlibatan banyak pihak. Kita manfaatkan waktu untuk verifikasi online. Kalau kerja-kerja ini mau di konsultasikan ke kementerian saya siap kita jemput bola. Kita yang datang kesana menyampaikan bahwa kita siap verifikasi langsung,” tegas politisi Golkar tersebut.
Diketahui, Kota Kendari sudah mendapatkan predikat kota sehat sejak 2011 dengan kategori Swasti Saba Padapa hingga kategori tertinggi Swasti Saba Wistara tahun 2017 dan tahun 2019. Namun. Sementara pada 2021 dan 2023 berhasil menyabet Swasti Saba Wiwerda.
Penyelenggaraan kabupaten kota sehat sendiri bertujuan untuk mendorong terwujudnya kondisi kabupaten kota yang bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni.
Kabupaten kota sehat juga sebagai tempat bekerja bagi warga dengan cara terlaksananya berbagai program-program kesehatan dan sektor lain sehingga dapat meningkatkan sarana, produktivitas, dan perekonomian masyarakat. Penganugrahan sendiri bakal digelar November 2025. (red/id)















