Pendidikan

Kakanwil Kemenag Sultra Puji Jati Diri MTsN 1 Kendari dalam Gelaran Expo dan Matsutake 2026

2734
×

Kakanwil Kemenag Sultra Puji Jati Diri MTsN 1 Kendari dalam Gelaran Expo dan Matsutake 2026

Sebarkan artikel ini
Kakanwil Kemenag Sultra saat membuka kegiatan MTsN 1 Kendari dalam Gelaran Expo dan Matsutake 2026.

KORANHeadline.com,KENDARI – MTsN 1 Kendari resmi menggelar perhelatan akbar bertajuk “Implementasi Penguatan Ekoteologi dan Kurikulum Berbasis Cinta melalui Matsutake Competition dan Expo Madrasah”.

Kegiatan yang menjadi ajang unjuk gigi prestasi siswa ini dibuka secara resmi pada Rabu (11/2) oleh Kepala Kanwil Kemenag Sultra, H. Mansur, S.Pd., M.A.

​Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari, Hj. Marni, S.Ag., M.Pd., serta Kepala MTsN 1 Kendari, H. Mappataliang, S.Pd., M.Pd., M.A.

​Dalam sambutannya, H. Mansur memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif MTsN 1 Kendari. Menurutnya, expo tahunan ini bukan sekadar seremoni, melainkan strategi jitu untuk memperkenalkan keunggulan madrasah kepada masyarakat luas dan para pemangku kepentingan (stakeholder).

Baca Juga :  Enam Mahasiswa Jurusan Kehutanan FHIL UHO Magang di Persemaian BPDAS Sampara

​”Expo ini adalah perwujudan jati diri MTsN 1 Kendari. Kita bisa melihat perkembangan prestasinya, kualitas gurunya, serta capaian akademik maupun non-akademik siswanya. Ini menunjukkan bahwa madrasah ini memang lembaga pendidikan pilihan di Kota Kendari,” ujar H. Mansur.

​Ia juga berharap agar inovasi terus dikembangkan guna menjawab ekspektasi masyarakat Sulawesi Tenggara yang kian meningkat terhadap kualitas pendidikan agama.

Baca Juga :  Mahasiswa Kelas Internasional FKM Unhas Tingkatkan Wawasan Global di Universiti Putra Malaysia

​Sementara itu, Kepala MTsN 1 Kendari, H. Mappataliang, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 10 hingga 13 Februari 2026.

Agenda ini melibatkan seluruh elemen siswa dari kelas 7 hingga kelas 9 dengan fokus yang beragam.
​”Siswa kelas 9 menampilkan gelar prakarya sebagai pengembangan kurikuler yang mengintegrasikan nilai seni budaya. Sedangkan kelas 7 dan 8 fokus pada pentas seni untuk mengeksplorasi bakat mereka,” jelas Mappataliang.

​Menariknya, ajang Matsutake Competition tahun ini berhasil menarik minat luar biasa dengan partisipasi sekitar 350 peserta dari SD/MI se-Kota Kendari hingga Kabupaten Konawe Selatan.

Baca Juga :  Tim Dosen UHO Jalankan PKM terkait Ekowisata Anggrek, HHBK dan Jasa Lingkungan di Kebun Raya UHO

Nama “Matsutake” sendiri diambil dari akronim Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kendari yang juga identik dengan jamur langka di Jepang yang menjadi rebutan.

​”Kami berharap MTsN 1 Kendari menjadi seperti jamur Matsutake; menjadi pilihan utama dan diperebutkan karena kualitasnya. Ini adalah momentum kami untuk menunjukkan moto: Madrasah Maju, Berprestasi, dan Mendunia,” pungkasnya. (red/id)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *